3 Kombinasi Makanan yang Tepat untuk Redakan Stres di Masa Pandemi

Vinsensia Dianawanti13 Agu 2020, 12:30 WIB
ilustrasi masker bawang putih/unsplash

Fimela.com, Jakarta WHO mengatakan bahwa pandemi virus corona masih menjadi perjalanan yang panjang. Artinya rasa takut dan stres selama pandemi masih mungkin terus terjadi hingga waktu yang tidak bisa ditentukan.

Stres bisa dipicu oleh rasa bosan berada di dalam rumah terus menerus atau karena adanya kecemasan terinfeksi virus vorona. Berkurangnya dukungan moral dan fisik dari orang-orang di sekitar membuat stres tidak bisa dihindari. Sementara, tingkat stres yang terus meningkat berpengaruh pada kondisi imunitas.

Sebagai gantinya, sebenarnya kamu bisa melakukan aktivitas yang menyenangkan di rumah dan mengonsumsi makan-makanan yang tepat. Seperti dilansir dari Boldsky, kamu bisa mengonsumsi kombinasi dari tiga makanan ini untuk membantu meredakan stres di masa pandemi.

1. Bawang putih

Bawang putih memiliki sulfur yang tinggi untuk membantu meningkatkan kadar glutation yang menjadi bentuk antioksidan untuk meradakan tingkat stres. Studi menyebut bahwa konsumsi bawang putih secara rutin dalam membantu melawan stres dan menurunkan tingkat kecemasan.

 

2. Dark chocolate

ilustrasi aromaterapi coklat/unsplash
ilustrasi aromaterapi coklat/unsplash

Mengonsumsi dark chocolate bisa membantu mengatur tingkat stres melalui dua cara. Yakni efek kimia dan efek emosional. Coklat sangat kaya antioksidan yang membantu menurunkan stres dengan menurunkan hormon stres pada tubuh. Jadi, nikmatilah setiap gigitan dari coklat yang kamu makan.

3. Teh herbal

Salah satu jenis teh herbal yang favorit dan digemari oleh masyarakat Indonesia adalah teh chamomile. Dengan aroma khasnya, teh chamomile memberikan sensasi rileks saat dihirup. Selain itu, teh chamomile memang telah digunakan sejak lama sebagai pereda stres natural. Studi membuktikan bahwa mengonsumsi teh chamomile dapat membantu meredakan gejala kecemasan sekaligus mengontrol tingkat stres dan membantu kualitas tidur. Di mana kualitas tidur yang buruk memicu terjadinya stres.

Simak video berikut ini

#changemaker

Lanjutkan Membaca ↓