3 Masalah Utama dalam Hubungan Asmara selama Masa Karantina dan Cara Memperbaikinya

Annissa Wulan07 Agu 2020, 19:00 WIB
Masalah dalam hubungan asmara

Fimela.com, Jakarta Pandemi dan masa karantina tidak hanya berdampak pada aspek ekonomi dan kesehatan mental, namun juga hubungan asmara. Selama pandemi, orang-orang telah mengalami banyak hal, mulai dari kesulitan keuangan, kehilangan pekerjaan, dan harus terjebak di rumah dengan anak-anak dalam waktu lama.

Tidak heran jika tingkat perceraian melonjak selama pandemi. Dilansir dari yourtango.com, berikut ini adalah beberapa masalah utama dalam hubungan asmara selama masa karantina dan cara memperbaikinya.

1. Menghabiskan terlalu banyak waktu bersama

Sebelum pandemi, pasangan biasanya tidak menghabiskan 24 jam dalam sehari bersama-sama. Mereka harus pergi bekerja, menghabiskan waktu bersama teman, menyelesaikan pekerjaan, dan melakukan hal-hal lainnya.

Menghabiskan terlalu banyak waktu bersama dapat menciptakan ketegangan. Me time sebenarnya dapat membantu mengurangi ketegangan tersebut dalam sebuah hubungan asmara.

 

 

2. Mencoba menghibur anak-anak

Masalah dalam hubungan asmara
Ilustrasi Pertengkaran Hubungan Credit: pexels.com/pixabay

Anak yang tinggal di rumah saja selama masa pandemi dapat menciptakan tekanan tambahan pada keluarga, terutama orangtua yang mencoba bekerja dari rumah. Jika memungkinkan, bagilah tanggung jawab dengan pasangan untuk merawat anak di siang hari.

Buatlah aktivitas yang bisa membuat anak terhibur selama kamu bekerja dari rumah. Carilah referensi kegiatan yang bisa dilakukan anak segala usia dari rumah.

3. Berurusan dengan masalah keuangan

Masalah dalam hubungan asmara-kezo
ilustrasi/pexels

Salah satu masalah terbesar dalam sebuah hubungan adalah masalah keuangan. Sekaranglah saatnya menyesuaikan keuanganmu dengan kebutuhan yang ada.

Jika kamu sudah memiliki dana darurat, cobalah untuk terus menyisihkan uang sebanyak mungkin untuk menambahnya. Diskusikan segala kemungkinan dengan pasangan di masa-masa yang tidak pasti seperti saat ini.

#ChangeMaker

Lanjutkan Membaca ↓