4 Ciri-Ciri Darah Rendah yang Perlu Kamu Waspadai

Imelda Rahma07 Agu 2020, 14:35 WIB
Darah rendah

Fimela.com, Jakarta Jika kamu sering mengalami anemia, itu artinya tekanan darahmu rendah dan hal ini tidak boleh dianggap sepele. Perlu kamu tahu bahwa tekanan darah normal untuk orang dewasa adalah sekitar 120/80 mmHg, tetapi bisa saja ada yang tekanan darahnya 80/60 mmHg namun tidak merasakan apa-apa. Akan tetapi, jika tekanannya rendah dan menimbulkan sejumlah gejala maka kamu perlu waspada.

Tekanan darah rendah atau penyakit darah rendah yang biasa dikenal dengan istilah hipotensi adalah suatu kondisi yang terjadi ketika tekanan darah berada di bawah 90/60 mmHg. Akibatnya, kamu akan lebih mudah mengalami anemia bahkan komplikasi penyakit lainnya.

Sayangnya, masih banyak orang menganggap bahwa penyakit darah rendah ini adalah hal biasa. Jika tidak segera ditanggapi, penyakit ini akan sangat berpengaruh dalam aktivitasmu sehari-hari. Penyakit ini juga bisa berbahaya karena tekanan darah turun yang terlalu rendah dapat menyebabkan jantung dan otak kekurangan oksigen sehingga menyebabkan penurunan kesadaran sampai kematian.

Nah, ada baiknya kamu mulai mengetahui ciri-ciri darah rendah agar kamu menjadi lebih peduli dan sigap pada kesehatan diri. Untuk itu, Fimela.com kali ini akan membagikan informasi 4 ciri-ciri darah rendah yang perlu kamu waspadai. Simak informasi selengkanya berikut ini. 

Wajah Terlihat Pucat

Wajah Terlihat Pucat
Ilustrasi Wajah yang Pucat Karena Darah Rendah Credit: pexels.com/pixabay

Ciri-ciri darah rendah yang pertama ialah wajah terlihat pucat pasi seperti orang sakit. Jelas saja, hal ini karena jumlah darah yang disuplai ke otak sangat sedikit sehingga membuat wajah terlihat tidak segar. Adapun ciri wajah pucat yakni, kantung mata yang menghitam, bibir yang kering dan pecah-pecah, serta tekstur kulit wajah yang agak kasar.

Tidak hanya wajah yang terlihat pucat, tubuh juga akan terasa dingin, karena suplai darah lambat dan tidak sampai ke jaringan tepi pada tubuh. Rasa dingin karena tidak cukupnya pasokan darah dalam tubuh biasanya akan menjalar dari kaki, tangan, telinga, atau bibir yang terlihat membiru. Gejala biasanya dibarengi dengan keringat berlebih.

Pandangan yang Sulit Fokus dan Mudah Kabur

Pandangan yang Sulit Fokus dan Mudah Kabur
Ilustrasi Pandangan yang Sulit Fokus Credit: pexels.com/pixabay

Ciri-ciri darah rendah yang kedua ialah pandangan yang sulit fokus dan mudah kabur. Tentu saja hal ini akan terjadi pada kamu yang memiliki tekanan darah rendah, hal ini diakibatkan karena kurangnya suplai darah ke otak sehingga kamu sulit fokus ketika melihat sesuatu dan pandangannya menjadi kabur.

Gejala ini juga sangat mudah dialami ketika kamu duduk atau tidur untuk waktu yang cukup lama lalu kamu mencoba bangun dan berdiri. Seketika pandangan langsung menjadi buyar bahkan kamu merasa kepala juga berkunang-kunang hingga kamu tidak bisa berdiri tegak dengan cepat melainkan merasakan pusing sambil memegang kepala sembari mengedipkan mata berkali-kali agar bisa fokus.

Perut Merasa Kembung Hingga Mual

Perut Merasa Kembung Hingga Mual
Ilustrasi Perut Kembung dan Mual Credit: pexels.com/pixabay

Ciri-ciri darah rendah yang ketiga yakni, perut kembung hingga merasa mual. Khusus untuk penderita darah rendah, mual yang dirasakan bisa menyerang secara tiba-tiba dan terjadi secara berulang.

Hal inilah yang menyebabkan tubuh terasa lemas karena kondisi perut yang selalu mual dan ingin memuntahkan makanan. Dalam kasus yang parah, pengidap bahkan tidak mampu untuk menopang kedua kaki. Hal tersebut dapat terjadi karena tidak cukup energi yang dibawa darah menuju otak, organ-organ dalam tubuh, dan kulit.

Mendadak Pusing Hingga Menyebabkan Pingsan

Mendadak Pusing Hingga Menyebabkan Pingsan
Ilustrasi Pusing dan Sakit Kepala Credit: pexels.com/pixabay

Terakhir, ciri-ciri darah rendah yang keempat ialah sering mengalami pusing secara mendadak bahkan sampai menyebabkan pingsan atau tidak sadarkan diri. Hal ini bisa terjadi karena darah tidak mampu membawa oksigen yang cukup menuju otak. Akibatnya, pengidap hipotensi akan merasa pusing, bahkan bisa saja mengalami pingsan secara tiba-tiba.

Sebagai antisipasi utama saat kamu mengalami pusing mendadak, segera ambil posisi yang lebih rendah seperti duduk dan usahakan kaki tidak ditekuk. Setelahnya, segera minum air putih yang banyak atau jika perlu, kamu juga bisa mengoleskan minyal roll-on aroma terapi agar sakit kepala menjadi lebih ringan.

Lanjutkan Membaca ↓