Sukses

Lifestyle

Bulan Agustus yang Dinantikan, Penuh Keceriaan dalam Hangatnya Kebersamaan

Fimela.com, Jakarta Kita semua pasti punya pengalaman tak terlupakan terkait negeri kita tercinta Indonesia. Ada kebanggaan yang pernah kita rasakan sebagai bagian dari Indonesia. Kebanggaan terhadap keindahan alam Indonesia, kekayaan tradisi dan budaya, kecintaan terhadap masyarakat Indonesia, dan lain sebagainya. Kita pun punya cara tersendiri dalam mengartikan kebanggaan terhadap tanah air ini. Melalui Lomba Share Your Stories Bulan Agustus: Bangga Indonesia ini, Sahabat Fimela bisa berbagi cerita, pengalaman, dan sudut pandang tentang hal tersebut.

***

Oleh: Yunita soekandar

Bagiku bulan Agustus adalah bulan yang ditunggu-tunggu. Kenapa? Karena di bulan ini desaku terlihat cantik, semarak dan meriah. Bendera merah putih berkibar di setiap rumah, bendera warna-warni menghiasi jalan dan tak ketinggalan lampu-lampu hias menerangi sudut-sudut gang menambah keelokan di malam hari. 

Awal bulan sudah dimulai dengan berbagai macam perlombaan. Anak-anak, remaja bahkan para orangtua, semua ikut berpartisipasi. Di antaranya lomba pecah air, makan kerupuk, joget balon, sepeda hias, estafet air, cantol caping, menangkap belut, itu semua khusus untuk anak-anak dan remaja. Sedang untuk orangtua biasanya lomba menghias bunga kebun, merias pasangan dan memasak nasi goreng. Saat lomba merias pasangan kita bisa dibuat tertawa melihat kelucuannya, karena yang merias adalah para bapak. Jadi bisa ditebak bagaimana ekpresi ibu-ibu saat dirias dan melihat hasil riasannya.  

Semua perlombaan bisa diikuti oleh warga tanpa terkecuali. Jika terlalu banyak peserta maka hanya ditunjuk perwakilan dari tiap RT saja. Setiap lima tahun sekali baru diadakan lomba panjat pinang khusus untuk bapak-bapak. Perlombaan ini memang tidak diadakan setiap tahun karena biayanya sangat banyak. Padahal lomba ini membuat semua bersorak gembira, tersenyum bahagia, dan tertawa bersama. Kebersamaan ini membuat kami semakin kompak. Tak ada perbedaan sedikit pun. 

Selain lomba-lomba juga ada acara malam tirakatan. Untuk mengisi waktu menunggu pukul 24.00, diadakan lomba kuis kocok-kocok yang diikuti oleh remaja dan orangtua. Setiap kelompok ada 5 peserta dari masing-masing RT dan satu kelompok remaja gabungan. Kuis ini biasanya seputar sejarah indonesia. Akan terasa seru karena kebanyakan lupa dengan sejarah.

Bulan yang Perlu Disyukuri

Setelah acara kuis selesai dilanjutkan dengan menonton film perjuangan. Dan ditutup dengan pemotongan nasi kuning serta makan bersama. Yang menjadi istimewa adalah kebersamaan saat semua warga khususnya ibu-ibu dalam menyiapkan nasi tumpeng beserta hiasannya. Di sini selalu ada canda tawa dan cerita-cerita yang membuat kebersamaan ini sering dirindukan. Selain kebersamaan tentu banyak ilmu juga yang bisa diserap, seperti cara membuat tumpeng biar nasinya tidak lembek ataupun terlalu keras. Cara menghias tumpeng dengan aneka lauk dan sayuran, membuat bunga dari tomat atau wortel dan lainnya. Kegiatan ini tanpa disadari menjadi tempat belajar dan menambah pengalaman pribadi. 

Untuk menutup kemeriahan kemerdekaan RI biasanya akan ada malam pentas seni. Di mana semua warga diperbolehkan mengisi acara baik band, menyanyi solo, koor, dance, drama ataupun keahlian lainnya. Acara ini diselingi dengan pembagian hadiah untuk para juara. 

Semua bahagia semua bangga dengan perayaan HUT Indonesia. 

Hanya di sini di Indonesia ini, kita bisa tetap aman sentosa tak perlu was-was menjalani hidup. Disini di Indonesia ini kita bisa bersatu padu. Meski berbeda tapi tetap satu, untukmu Indonesiaku. Aku bangga jadi anak bangsa.

Selamat ulang tahun Indonesiaku, semoga tetap kokoh dan semakin jaya.

#ChangeMaker

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading