Penyebab Pemanasan Global Beserta Dampak dan Cara Mengatasinya

Imelda Rahma11 Agu 2020, 15:45 WIB
Warming

Fimela.com, Jakarta Salah satu penyebab kerusakan alam ialah karena adanya pemanasan global. Istilah pemanasan global pasti sudah tidak asing lagi ditelinga karena isu ini sudah ada sejak lama dan masih ada sampai sekarang. Bahkan semakin hari, tanda-tanda meningkatnya pemanasan global semakin sering terlihat. Tentu kita harus waspada dengan dampak yang ditimbulkan.

Pemanasan global adalah fenomena perubahan iklim drastis akibat kenaikan suhu rata-rata pada atmosfer, laut, dan daratan bumi. Gejala yang paling mudah dirasakan ialah saat kamu merasa bahwa cuaca atau kondisi udara saat ini sering membuatmu gerah. Gejala lainnya ialah berdampak pada prediksi musim hujan yang juga kini sulit ditebak karena fenomena pancaroba.

Adapun tanda-tanda dari pemanasan global yakni, kenaikan suhu permukaan bumi, permukaan laut yang naik, badai yang semakin sering terjadi, iklim yang kacau, dan es di kutub mencair sedikit demi sedikit. Hal ini tentu akan memberikan efek yang negatif, baik untuk alam maupun untuk manusia.

 Nah, melihat urgensi tersebut, ada baiknya kamu menambah wawasan secara lebih luas mengenai pemanasan global. Untuk itu, Fimela.com kali ini akan mengulas penyebab pemanasan global beserta dampak dan cara mengatasinya.

Penyebab Pemanasan Global

Penyebab Pemanasan Global
Ilustrasi Penyebab Pemanasan Global Credit: unsplash.com/JuniperPhoton

Perlu kamu tahu bahwa penyebab pemanasan global diakibatkan oleh ulah manusia atau kebiasaan yang dilakukan manusia sehari-hari. Mungkin kamu tidak menyadarinya atau menyangkal, namun faktanya kegiatan kita sehari-hari ternyata alasan mengapa pemanasan global menjadi meningkat setiap tahunnya. Berikut beberapa penyebab pemanasan global yang berasa dari kegiatan manusia:

Penggunaan Listrik yang Boros

Penyebab pemanasan global yang pertama ialah penggunaan listrik yang boros. Contoh kebiasaan penggunaan listrik yang tidak bijak yakni, menghidupkan lampu disiang hari, mengisi baterai gadget, menghidupkan televisi, AC, dan hairdryer secara bersamaan. Kebiasaan tersebut dapat membuat keberlangsungan energi listrik menjadi semakin menipis dan meningkatkan pemanasan global.

Hal ini karena listrik diproduksi sebagian besar menggunakan batu bara dan batu bara juga hampir murni karbon. Sehingga pembakaran yang dilakukan ialah dengan menggabungkan oksigen yang menghasilkan CO2, penyebab polusi udara yang mengakibatkan pemanasan global.

Penggunaan Tisu Secara Berlebihan

Berikutnya, penyebab pemanasan global yang kedua ialah penggunaan tisu secara berlebihan. Tidak bisa dipungkiri bahwa tisu adalah benda yang tidak bisa dipisahkan dalam kehidupan sehari-hari. Namun, penggunaannya yang berlebihan ternyata menjadi penyumbang meningkatnya pemanasan global.

Hal ini karena tisu terbuat dari serat kayu yang berasal dari pohon yang diolah menggunakan teknologi canggih. Semakin banyak tisu yang digunakan manusia, maka makin banyak pula serat kayu yang digunakan. Semakin sedikit persediaan pohon di bumi, maka akan semakin berkurang oksigen dan berakibat penipisan lapisan ozon. Hal ini juga akan menjadikan kualitas udara memburuk dan akan merugikan manusia.

Sampah Plastik yang Tidak Terkendali dan Menyebabkan Pencemaran

Penyebab pemanasan global yang ketiga dan berasal dari kegiatan manusia ialah tumpukan sampah plastik yang tidak bisa dikendalikan sehingga menyebabkan pencemaran lingkungan. Menurut penelitian, plastik mengeluatkan gas metana dan etilena ketika terkena sinar matahari dan berakibat rusak. Gas metana alami atau buatan dikatakan sebagai penyebab utama perubahan iklim. Tentu saja hal ini akan berhubungan dengan peningkatan pemanasan global.

Polusi Udara yang Berasal dari Sampah Industri dan Kendaraan Bermotor

Selanjutnya, penyebab pemanasan global yang paling sering terjadi setiap waktu ialah polusi udara akibat sampah industri dan kendaraan bermotor. Perlu kamu tahu bahwa asap yang dihasilkan dari kendaraan bermotor dan juga sampah industri mengandung gas karbon monoksida yang berbahaya bagi kesehatan manusia dan gas karbon monoksida menyebabkan efek rumah kaca yang berkorelasi terhadap peningkatan pemanasan global.

Dampak Pemanasan Global

Dampak Pemanasan Global
Ilustrasi Penyakit Asma Credit: unsplash.com/Karla

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, pemanasan global pastinya akan memberikan dampak yang kurang baik bagi kesehatan manusia dan keberlangsungan alam. Hal ini karena pengaruhnya yang cukup besar dan sangat komprehensif. Berikut beberapa dampak dari adanya pemanasan global:

1. Menyebabkan Penyakit Pernapasan Pada Manusia

Meningkatnya temperatur di bumi membuat konsenterasi di lapisan ozon meningkat. Hal ini bisa menyebabkan rusaknya jaringan paru-paru dan menyebabkan komplikasi bagi para pengidap asma dan penyakit pernapasan lainnya.

2. Menimbulkan Gelombang Panas

Meningkatnya suhu bumi bisa menyebabkan terjadinya heatwaves atau gelombang panas. Saat gelombang panas terjadi di suatu wilayah, maka suhu di wilayah tersebut akan meningkat drastis dan membuat banyak orang terserang heatstroke dan hipertermia atau meningkatnya suhu tubuh secara drastis.

3. Kondisi Iklim Menjadi Tidak Stabil

Pemanasan global juga memberikan dampak pada iklim sehingga iklim menjadi tidak stabil dan kondisinya sulit diprediksi. Hal ini karena pemanasan global dapat menyebabkan naiknya air hingga ke permukaan laut akibatnya akan menimbulkan pencairan di kutub, meningkatnya badai atmosfer, dan berubahnya pola angin, bertambahnya jenis dan populasi organisme yang akan menyebabkan terjadinya penyakit, dan dapat menyebabkan pola curah hujan dan hidrologi.

4. Berpengaruh Terhadap Hasil dan Kualitas Pertanian

Berikutnya, pemanasan global juga berdampak terhadap perekonomian para petani, apalagi bagi para petani yang menggantungkan hidupnya kepada hasil panennya. Dengan adanya pemanasan global bisa membuat panas yang berlebihan sehingga membuat sawah para petani mengalami kekeringan cukup lama dan akhirnya membuat gagal panen besar-besaran. Hal ini tentu saja membuktikan bahwa pemanasan global berpengaruh terhadap hasil dan kualitas pertanian.

Cara Mengatasi Pemanasan Global

Cara Mengatasi Pemanasan Global
Ilustrasi Kampanye Cinta Lingkungan Credit: unsplash.com/Mert

Melihat dampaknya yang besar terhadap keberlangsungan alam dan hidup manusia, ada baiknya jika kita tahu cara yang tepat untuk mengatasi fenomena pemanasan global. Bisa dikatakan bahwa sejak beberapa tahun lalu kampanye untuk menyelamatkan lingkungan dan prinsip ‘sustainability’ sudah ada dan sepertinya perlu ditingkatkan lagi agar efeknya maksimal. Berikut beberapa cara untuk mengatasi pemanasan global:

Mengurangi Pemakaian Kendaraan Bermotor

Cara mengatasi pemanasan global yang pertama ialah dengan mengurangi pemakaian kendaraan bermotor. Ada banyak cara yang bisa kamu lakukan untuk ini, diantaranya menggunakan alat transportasi yang lebih sehat seperti menggunakan sepeda, atau berjalan kaki, agar mengurangi polusi yang mengelurkan gas karbondioksida yang akan membuat suhu bumi semakin panas sehingga menyebabkan lebih cepatnya pemanasan global.

Menggalakkan Gerakan Reboisasi dan Mengurangi Penebangan Pohon Secara Liar

Cara mengatasi pemanasan global yang kedua ialah dengan menggalakkan gerakan reboisasi dan mengurangi penebangan pohon secara liar. Penebangan pohon secara liar sangat berpengaruh dalam pemanasan global, karena pohon berfungsi sebagai paru-paru dunia yang berperan penting bagi kehidupan makhluk hidup.

Melakukan Penghematan Terhadap Pemakaian Listrik

Penggunaan listrik yang berlebihan dapat menyebabkan pemanasan global, maka dari itu sebaiknya mulai dari sekarang kamu belajar untuk melakukan penghematan terhadap pemakaian listrik. Contohnya, matikan lampu kamar saat siang hari. Tindakan kecil tersebut sangat berarti apalagi jika kamu menjadikannya sebagai sebuah kebiasaan.

Menggunakan Produk yang Ramah Lingkungan

Kini sudah ada banyak produk yang berinovasi menjadi sebuah barang yang ramah lingkungan, contohnya totebag, tumblr, dan juga stainless straw. Ada baiknya jika mulai dari hari ini kamu belajar menggunakan produk-produk yang ramah lingkungan sehingga dapat mengurangi pemakaian plastik.

Lanjutkan Membaca ↓