Berwisata ke Gunung Papandayan, Lelahnya Perjalanan Terbayar dengan Keindahannya

Endah Wijayanti12 Agu 2020, 11:05 WIB
hiking

Fimela.com, Jakarta Kita semua pasti punya pengalaman tak terlupakan terkait negeri kita tercinta Indonesia. Ada kebanggaan yang pernah kita rasakan sebagai bagian dari Indonesia. Kebanggaan terhadap keindahan alam Indonesia, kekayaan tradisi dan budaya, kecintaan terhadap masyarakat Indonesia, dan lain sebagainya. Kita pun punya cara tersendiri dalam mengartikan kebanggaan terhadap tanah air ini. Melalui Lomba Share Your Stories Bulan Agustus: Bangga Indonesia ini, Sahabat Fimela bisa berbagi cerita, pengalaman, dan sudut pandang tentang hal tersebut.

***

Oleh: Retno Astrini

Hiruk pikuk di daerah perkotaan seperti Jakarta, membuat warganya menginginkan wisata alam yang dekat dari kota namun mampu menenangkan hati dan pikiran. Warga Jakarta dapat bergeser sedikit ke Kabupaten Garut, yang hanya membutuhkan waktu selama empat jam perjalanan darat. Di Garut, terdapat gunung api aktif bernama Papandayan. Gunung dengan ketinggian sekitar 2665 meter di atas permukaan laut itu, menyajikan wisata alam dengan keindahan pemandangannya yang mampu menghibur warga Jakarta.

Keindahan Papandayan ditemukan pada kawah Papandayan yang masih aktif. Kawah Papandayan seluas 10 hektar tersebut berisi lubang-lubang berukuran besar dan kecil yang selalu mengeluarkan asap. Ada pula hutan mati yang berisi batang kayu dan ranting tanpa adanya daun karena hutan mati merupakan bekas hutan yang terbakar. Pemandangan tak biasa yang hanya dapat disaksikan di Papandayan. Kawasan hutan mati ini menjadi spot foto terbaik untuk semua pengunjung. Kawasan terindah lain adalah sekumpulan bunga Edelweis atau bunga abadi. Untuk mencapai kawasan bunga Edelweis ini, diperlukan waktu yang cukup lama untuk pendakian karena letaknya yang paling tinggi diantara dua kawasan sebelumnya.

Indah dan Segarnya Udara Gunung Papandayan

gunung papandayan
Keindahan alam./Copyright Retno Astrini

Ada dua jenis pengunjung kawasan Papandayan ini, yaitu pengunjung harian maupun pendaki yang ingin bermalam di kawasan perkemahan. Pengunjung harian dibatasi mulai dari pukul 7 pagi hingga 5 sore. Kawasan kawah Papandayan merupakan batas akhir dari pengunjung harian. Para pengunjung yang ingin bermalam di kawasan perkemahan Papandayan wajib lapor kepada petugas loket dan menyerahkan beberapa persyaratan. Fasilitas Papandayan termasuk lengkap, salah satunya adalah jasa pengantaran dari loket menuju ke kawah Papandayan dengan menggunakan motor. Selain itu, fasilitas toilet umum juga sudah tersedia hingga di lokasi perkemahan. Fasilitas lainnya adalah kolam pemandian air panas di kaki gunung dengan pemandangan penuh ke Gunung Papandayan membuat betah berlama-lama di sana.

Gunung Papandayan menyajikan banyak keindahan alam sehingga mampu membuat kegiatan wisata jadi menyenangkan. Wisata ini menyatukan keindahan alam dengan sentuhan modern di setiap suguhan fasilitasnya. Perjalanan yang melelahkan semua akan terbayar lunas setelah mendatangi kawasan wisata Papandayan ini. Sehingga dapat segera segar menjalani rutinitas perkotaan kembali.

#ChangeMaker

Lanjutkan Membaca ↓