Kenali Ciri-Ciri Asam Urat Beserta Penyebab dan Cara Penyembuhannya

Imelda Rahma13 Agu 2020, 14:35 WIB
Asam Urat

Fimela.com, Jakarta Salah satu penyakit yang umum bisa menyerang orang dari berbagai lapisan umur ialah penyakit asam urat. Penyakit asam urat atau gout adalah sejenis penyakit sendi yang terjadi akibat kadar asam urat yang terlalu tinggi dalam darah.

Pada kondisi normal, asam urat larut dalam darah dan keluar melalui urine. Tetapi dalam kondisi tertentu, tubuh dapat menghasilkan asam urat dalam jumlah berlebih atau mengalami gangguan dalam membuang kelebihan asam urat, sehingga asam urat menumpuk dalam tubuh.

Penumpukan asam urat nantinya akan membentuk kristal di sendi yang dapat memicu nyeri dan pembengkakan di berbagai sendi tubuh. Meskipun umumnya terbentuk di sendi, kristal asam urat juga bisa terbentuk di ginjal dan saluran kemih. Kondisi tersebut dapat mengganggu fungsi ginjal atau menyebabkan batu saluran kemih.

Perlu kamu tahu bahwa penyakit asam urat ini dapat menyerang secara tiba-tiba, maka dari itu kamu perlu waspada dengan mengenali ciri-cirinya. Untuk itu, Fimela.com kali ini akan mengulas ciri-ciri asam urat, beserta penyebab dan cara penyembuhannya. Simak ulasan selengkapnya berikut ini.

Seputar Penyakit Asam Urat

Seputar Penyakit Asam Urat
Ilustrasi Penyakit Asam Urat Pada Kaki Credit: unsplash.com/Kris

Penyakit asam urat adalah kondisi yang bisa menyebabkan gejala nyeri yang tidak tertahankan, pembengkakan, serta adanya rasa panas di area persendian. Semua sendi di tubuh berisiko terkena asam urat, tetapi sendi yang paling sering terserang adalah jari tangan, lutut, pergelangan kaki, dan jari kaki. Umumnya, penyakit asam urat dapat lebih mudah menyerang laki- laki, khususnya mereka yang berusia di atas 30 tahun.

Khusus untuk perempuan, penyakit asam urat ini dapat muncul setelah terkena menopause. Rasa sakit yang dialami pengidap asam urat, dapat berlangsung selama rentang waktu 3-10 hari dengan perkembangan gejala yang begitu cepat dalam beberapa jam pertama. Penyakit ini juga sering disamakan dengan rematik. Padahal, rematik adalah istilah yang menggambarkan rasa sakit pada persendian atau otot yang mengalami peradangan.

Ciri-Ciri Asam Urat

Ciri-Ciri Asam Urat
Ilustrasi Asam Urat Credit: pexels.com/JimdeRamos

Sama seperti penyakit lainnya, asam urat juga memiliki ciri-ciri atau gejala yang bisa terlihat atau dirasakan. Sekilas gejala dari asam urat ini nampak mirip dengan rematik dan beberapa penyakit lainnya. Untuk mengetahuinya, berikut ciri-ciri penyakit asam urat:

1. Nyeri sendi yang intens

Munculnya rasa nyeri yang menganggu, biasanya mempengaruhi sendi besar jempol kaki, tetapi itu juga bisa terjadi pada sendi mana pun. Sendi yang sering terkena lainnya yaitu pergelangan kaki, lutut, siku, pergelangan tangan dan jari.

2. Ketidaknyamanan Sendi

Setelah rasa sakit yang paling parah mereda, beberapa ketidaknyamanan sendi dapat berlangsung dari beberapa hari hingga beberapa minggu. Serangan selanjutnya cenderung berlangsung lebih lama dan memengaruhi lebih banyak persendian.

3. Peradangan dan kemerahan

Sendi yang terkena atau sendi menjadi bengkak, lunak, hangat dan merah.

4. Gerak tubuh menjadi terbatas

Saat asam urat berkembang, kamu mungkin tidak dapat menggerakkan sendi secara normal.

5. Kualitas tidur menjadi terganggu

Gejala asam urat lainnya yang bisa kamu kenali ialah ketika kualitas tidur menjadi terganggu karena bahwa suhu tubuh turun sedikit selama tidur, dan penurunan suhu ini mengkatalisis pembentukan kristal asam urat di sendi.

Penyebab Asam Urat

Penyebab Asam Urat
Ilustrasi Asam Urat Credit: pexels.com/Matthias

Walaupun bukan penyakit kornis yang amat berbahaya, namun kamu perlu waspada dengan asam urat. Untuk itu, kamu harus tahu penyebab penyakit ini muncul. Penyakit asam urat terjadi ketika kristal urat menumpuk di sendi sehingga menyebabkan peradangan dan nyeri hebat akibat serangan asam urat. Kristal urat dapat terbentuk ketika Anda memiliki kadar asam urat yang tinggi dalam darah Anda.

Tubuh menghasilkan asam urat ketika memecah purin - zat yang ditemukan secara alami di tubuh. Purin juga dapat ditemukan dalam makanan tertentu, seperti steak, daging organ dan makanan laut. Makanan lain juga meningkatkan kadar asam urat, seperti minuman beralkohol, terutama bir, dan minuman yang dimaniskan dengan gula buah (fruktosa).

Biasanya, asam urat larut dalam darah, melewati ginjal dan masuk kedalam urin. Namun terkadang tubuh memproduksi terlalu banyak asam urat atau ginjal mengeluarkan terlalu sedikit asam urat.

Ketika hal ini terjadi, asam urat dapat menumpuk, membentuk kristal urat yang tajam, seperti jarum di dalam sendi atau jaringan di sekitarnya yang menyebabkan rasa sakit, peradangan dan pembengkakan.

Cara Penyembuhan Asam Urat

Cara Penyembuhan Asam Urat
Ilustrasi Apoteker dan Obat Asam Urat Credit: unsplash.com/NationalCancerInstitute

Penyakit asam urat yang tidak segera ditangani akan mengganggu gerak dan kenyamanan tubuh. Oleh karena itu, jika tubuhmu sudah terkena gejala asam urat, ada baiknya kamu tahu cara yang tepat untuk menangani dan mengobatinya.

Pada asam urat, biasanya terdapa dua jenis pengobatan. Hal ini karena pengobatan yang dilakukan memiliki dua sasaran utama yakni untuk meringankan gejala asam urat dan mencegah serangan kembali terjadi.

Pengobatan asam urat yang bisa diterapkan untuk meringankan gejala asam urat adalah dengan menempelkan kantong atau kain berisi es pada bagian sendi yang sakit. Atau konsumsilah obat pereda sakit dan obat-obatan golongan steroid.

Lanjutkan Membaca ↓