Ayah Tak Punya Umur Panjang, Dua Gadis Ini Buat Kenangan Haru yang Bisa Diingat Selamanya

Febi Anindya Kirana14 Sep 2020, 16:15 WIB
ayah dan anak perempuan di pernikahan

Fimela.com, Jakarta Ketika menikah, mungkin harapan setiap anak adalah bisa dihadiri kedua orangtua. Begitu pula untuk setiap orangtua, mungkin harapan terbesarnya adalah bisa menyaksikan anaknya dipinang pria yang tepat. Ada momen yang sulit dikatakan saat itu terjadi.

Tapi bagaimana jika waktunya tak cukup untuk melakukan semua itu? Bagaimana jika orangtua hanya memiliki sedikit waktu sehingga tak bisa mengantarkan anak perempuannya ke altar atau mewakili saat akad nikah?

Itu yang dirasakan ayah bernama Jason Halbert kepada dua anak perempuannya ketika dokter mengatakan ia hanya punya sisa waktu dua bulan untuk hidup.

Di usia 51 tahun Jason didiagnosis mengidap Glioblastoma Multiforme stadium IV, salah satu jenis kanker otak paling agresif dan paling mematikan. Bulan April setelah radiasi dan kemoterapi, dokter membawa kabar buruk dengan memberinya prognosis 2-3 bulan saja untuk hidup.

Ayah mengidap kanker otak

ayah dan anak perempuan
ilustrasi ayah dan anak dewasa/ copyright By fizkes from Shutterstock

Istrinya, Nicole Clowson Halbert membagi cerita ini ke dalam unggahan di Facebook dan menjadi viral karena hal yang dilakukan di akhir cerita. "Bagaimana kita akan mengatakannya pada anak-anak? Kami telah membesarkan dua anak perempuan kami selama ini dengan cinta dan kami akan menghancurkan hati mereka. Masa depan tiba-tiba terlihat sangat berbeda."

"Mimpi mereka tentang ayah yang akan mendampingi berjalan menyusuri altar akan terhenti sampai di sini." Usia Kaylee masih 18 tahun, dan adiknya Ashlee masih 16 tahun.

Ketika mendengar kabar itu, "Dengan suara pelan menahan air mata, mereka bertanya apakah bisa membuat pernikahan kecil-kecilan di mana mereka bisa menari dengan ayah mereka."

"Ya tentu saja! Kalian akan menari dengannya! Kita akan buat kenangan yang manis. Mengaap tidak kita wujudkan saja?" kata Nicole.

Ketika orang-orang sekitar mendengar hal ini, mereka datang menawarkan bantuan. "Teman-teman menawarkan baju pengantin yang cantik ke anak-anak dan mereka memilih yang mereka sukai. Teman-teman juga datang untuk merias dan menata rambut mereka. Kami juga menemukan tempat yang indah. Videografer di gereja juga berjanji membuatkan video paling istimewa agar bisa dikenang kembali," ungkap Nicole.

Kenangan terakhir dengan ayah

ayah dan anak
ilustrasi ayah dan anak/copyright shutterstock

"Ketika aku bertanya pada temanku yang berprofesi sebagai fotografer dan kebetulan sudah sangat berpengalaman dan terkenal, padahal ia sedang sangat sibuk, ia langsung mengatakan, aku akan melakukannya." Orang-orang membuat semuanya sempurna dan memungkinkan.

Ayah sudah rapi dengan setelan jasnya dan anak-anak perempuan itu berjalan dengan gaun pengantin cantik. Satu sama lain menggandeng lengan ayahnya menuju tempat di mana mereka bisa berdansa. Keduanya tak bisa menahan haru saat bertatapan dan senyum bahagia itu mengembang.

"Jason selalu menjadi ayah yang paling perhatian. Dia tidak pernah melewatkan acara mereka," tulis Nicole tentang suaminya.

"Ketika anak-anak melihat kembali tentang momen ini, aku ingin mereka bukan hanya mengingat tentang kematian, tapi juga kehidupan ayahnya."

Keluarga ini membuktikan bahwa bukan hanya kasih sayang ibu yang melimpah pada anaknya, kasih sayang ayah pun sebenarnya tak kalah besar pada anaknya, Sahabat Fimela. Tak banyak yang membahas betapa ayah juga memiliki sisi lembut tak terduga pada anak-anaknya, terutama anak perempuan. 

#ChangeMaker with FIMELA

Lanjutkan Membaca ↓