3 Cara Memastikan Staycation di Hotel Minim Risiko di Masa Pandemi

Novi Nadya18 Sep 2020, 08:00 WIB
Diperbarui 18 Sep 2020, 10:37 WIB
Artotel Wahid Hasyim

Fimela.com, Jakarta Pandemi Covid-19 masih berlangsung di Indonesia hingga saat ini, dan ibu kota sendiri kembali memasuki pembatasan sosial berskala besar untuk menekan angka kasus baru yang masih tinggi setiap harinya. Namun dalam PSBB Jakarta kali ini, hotel masih boleh beroperasi dengan memperketat protokol kesehatan.

Untuk tetap menjaga keselarasan antara roda perekonomian dengan tingkat kesehatan masyarakat, Artotel Group mengambil inisiasi di masa pandemi dengan menggandeng platform teknologi di bidang telekonsultasi kesehatan Halodoc. Gebrakan terbaru Artotel Group di masa pandemi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dalam pencegahan transmisi Covid-19 pada para tamu dan karyawan di jaringan hotelnya yang tersebar di Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Semarang, Bali, dan Medan.

Kerja sama tersebut mencakup beberapa program inisiatif yang sudah mulai dijalankan. Pertama adalah pembekalan penyuluhan terkait protokol Covid-19 sesuai arahan Kementerian Kesehatan serta tips kesehatan yang diberikan secara berkala oleh tim Halodoc lewat sesi webinar.

"Dengan bantuan pihak yang capable di bidangnya, kami berharap bisa menaikkan standar higienitas dan sanitasi, terutama bagi karyawan untuk menambah edukasi dan informasi terkini mengenai Covid-19," ujar Chief Operational Officer Artotel Group Eduard Rudolf Pangkerego dalam press conference virtual, Rabu (16/9).

Voucher Konsultasi dari Kamar Hotel atau Booth yang Disediakan

Artotel Clean
Artotel Clean menjadi peluang usaha bagi staf hotelnya lewat unit bisnis jasa layanan kebersihan dan desinfektan untuk perumahan dan perkantoran

Selain itu Artotel dan Halodoc juga memberikan voucher konsultasi di aplikasi Halodoc senilai Rp25 ribu bagi tamu hotel. Kupon tersebut dapat digunakan di booth konsultasi daring Halodoc yang tersedia si setiap properti Artotel Group. 

"Sekarang kalau tenggorokan gatal sedikit bawaannya langsung panik sendiri. Daripada mencari tahu sendiri, lebih baik bertanya langsung dengan yang ahli," lanjut Eduard. 

Terakhir adalah mengedukasi untuk menjalankan protokol kesehatan pada tamu di area publik dan kamar dengan cara menarik. Yatu lewat materi desain kreatif seperti poster, stiker, dan ragam medium baru.

"Ini memang hal kecil tapi dampaknya akan sangat membantu mengingatkan saat kita semua yang sedang beradaptasi menjalaninya. Apalagi dikemas eye catching untuk membantu kampanye edukasi kebiasaan baru seperti 3M (memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak)," timpal Chief Marketing Officer Halodoc Dionisius Nathaniel. 

General Manager Artotel Hotel Thamrin Jakarta Dicky Panjaitan juga memastikan para karyawan akan menjalani rapid test rutin setiap bulannya. Ia pun berharap kerja sama Artotel dengan Halodoc dapat memaksimalkan pencegahan dan menjadi pengingat agar tak lengah pada penyebaran Covid-19.

Simak video berikut

#ChangeMaker 

Lanjutkan Membaca ↓