Gowes Virtual Sambil Berdonasi untuk Korban Covid-19 di FibreFirst Cycling 2020

Novi Nadya22 Sep 2020, 11:00 WIB
Diperbarui 22 Sep 2020, 11:21 WIB
Bersepeda

Fimela.com, Jakarta Gowes atau bersepeda menjadi opsi olahraga favorit selama pandemi Covid-19. Kini kita bisa memberi makna lebih dalam bersepeda dengan ikut berdonasi untuk keluarga korban Covid-19 lewat kegiatan virtual cycling terbesar di Indonesia FibreFirst Cycling 2020.

Untuk bisa mulai berdonasi, peserta harus memenuhi target akumulasi jarak tempuh sejauh 50 KM terlebih dulu. Setelah itu, FibreFirst akan mendonasikan Rp400/km atas nama peserta untuk setiap kilometernya kepada Yayasan Kita Bisa (kitabisa.com).

 

FibreFirst Cycling 2020 menargetkan 10.000 peserta untuk mencapai total akumulatif 1 juta km. Untuk mencapai total donasi sebesar Rp200 juta yang diberikan pada keluarga korban Covid-19 yang membutuhkan.

"Kami paham betul setelah berbulan-bulan dilanda pandemi, masyarakat Indonesia sudah mulai bosan dan sangat rindu adanya sebuah event, khususnya bersifat healthy, massive, dan fun. Maka FibreFirst hadir dengan tetap mematuhi protokol PSBB yang berlaku," ujar CEO FibreFirst Benny Winata.

 

Tiket Early Bird Terjual Habis

Bersepeda
Ilustrasi bersepeda gowes (Foto: ShutterStock)

Sebelumnya, untuk mengikuti event yang didukung oleh Indonesian Cycling Federation (ICF) kita harus mendaftarkan diri yang telah dibuka sejak 12 Oktober sampai 1 November 2020. Dengan biaya pendaftaran Rp275 ribu, setiap peserta akan mendapatkan race pack senilai Rp1 juta berupa official jersey, finished medal, FibreFirst one week supply serta shaker-nya tanpa ongkos kirim.

Hingga sabtu, 19 September 2020, pendaftaran periode Early Bird telah terjual habis. Namun pendaftaran reguler tetap akan dibuka hingga mencapai 10.000 peserta.

"Kami dari ICF mendukung FibreFirst Cycling 2020. Melihat dari jumlah peserta yang telah terdaftar, kegiatan virtual cycling berskala nasional ini menunjukkan tingginya semangat pesepeda di seluruh Indonesia," tutup Ketua Umum ICF Raja Sapta Oktohari.

Simak video berikut ini

#ChangeMaker 

Lanjutkan Membaca ↓