Fakta Masker Scuba Dilarang Digunakan untuk Menahan Covid-19

Kezia Prasetya Christvidya22 Sep 2020, 16:35 WIB
Diperbarui 22 Sep 2020, 16:35 WIB
masker-kezo

Fimela.com, Jakarta Untuk membantu mencegah penularan covid-19, pemerintah menghimbau masyarakat untuk menggunakan masker. Masker ini berfungsi untuk menutup mulut dan hidung, agar virus corona ini tidak masuk ke dalam tubuh.

Karena minimnya persediaan masker medis, sehingga banyak yang menjual masker kain yang bermacam-macam jenis, termasuk masker kain dengan jenis kain scuba.

Baru-baru ini pemerintah menghimbau warga agar tidak menggunakan masker scuba. Karena masker scuba tidak bisa membantu mencegah penyebaran virus corona. Berikut fakta masker scuba dilarang digunakan untuk menahan covid-19, dilansir dari berbagai sumber:

Terlalu Tipis

ilustrasi fakta masker scuba dilarang digunakan untuk menahan covid19/Nandhu Kumar/pexels
ilustrasi fakta masker scuba dilarang digunakan untuk menahan covid19/Nandhu Kumar/pexels

Di masa pandemi ini, masker kain jenis scuba sangat laris dijual. Masker jenis scuba ini memiliki bahan yang adem dan nyaman untuk digunakan. Namun kain scuba sangat tipis.

Masker scuba ini hanya memiliki satu lapis, sehingga kotoran, polusi udara bahkan virus bisa menembus masker. Karena masker scuba terlalu tipis dan berlapis satu, maka pemerintah menghimbau warga untuk tidak menggunakan masker scuba, untuk bepergian ke tempat-tempat umum.

Masker scuba juga memiliki tekstur kain yang pori-porinya besar. Tekstur kain ini bisa menyebabkan air liur keluar dan menembus kain, jika pengguna sedang batuk, bersin atau pilek.

 

Tidak Memenuhi Kriteria WHO

ilustrasi fakta masker scuba dilarang digunakan untuk menahan covid19/Anna Shvets/pexels
ilustrasi fakta masker scuba dilarang digunakan untuk menahan covid19/Anna Shvets/pexels

Masker scuba ini sudah tidak dibolehkan lagi untuk dipakai. Karena masker scuba tidak sesuai dengan kriteria dari WHO. Menurut WHO, masker yang bisa menangkal virus corona adalah masker yang memiliki 3 lapisan kain.

Masker yang boleh dipakai yaitu masker yang memiliki 3 lapisan. Lapisan yang paling dalam adalah lapisan yang bisa menyerap kelembapan. Lapisan kedua atau lapisan tengah digunakan untuk filter udara. Lalu lapisan ketiga atau yang terluar adalah lapisan yang tidak bisa menyerap cairan.

Masker yang Boleh Digunakan

ilustrasi fakta masker scuba dilarang digunakan untuk menahan covid19/Anna Shvets/pexels
ilustrasi fakta masker scuba dilarang digunakan untuk menahan covid19/Anna Shvets/pexels

Walaupun masker scuba memiliki gambar yang lucu-lucu dan harganya murah, tetapi demi kesehatan dan terhindar dari virus corona, ada baiknya Sahabat Fimela tidak menggunakan masker scuba lagi.

Kalau ingin menggunakan masker dengan motif lucu, kamu bisa menggunakan masker kain dari katun, dengan 3 lapisan 600 thread count cotton, yang bisa dikombinasikan dengan sutra, flanel atau chiffon. 

Kamu juga bisa menggunakan masker disposable atau masker sekali pakai, yang harus langsung dibuang setelah digunakan. Masker ini biasanya memiliki 3 lapisan, dengan lapisan terluar berwarna hijau yang bisa menyaring mikropartikel, lapisan tengah untuk menyaring cairan keluar saat bersin, pilek atau batuk. Kemudian lapisan putih adalah lapisan terdalam yang halus untuk kulit.

Masker yang Hanya Boleh Digunakan Tenaga Medis

ilustrasi fakta masker scuba dilarang digunakan untuk menahan covid19/cottonbro/pexels
ilustrasi fakta masker scuba dilarang digunakan untuk menahan covid19/cottonbro/pexels

Sahabat Fimela juga jangan sampai salah saat membeli masker. Karena ada beberapa masker yang dijual khusus untuk tenaga kesehatan. Masker ini sangat tebal dan biasanya dijual dengan harga yang lumayan mahal.

Masker yang hanya boleh digunakan oleh tenaga kesehatan adalah masker bedah atau yang biasa digunakan untuk operasi, masker N95 atau N-100 yang bisa menyaring partikel hingga ukuran terkecil, p100 respiratory mask dan full face respiratory mask.

Lanjutkan Membaca ↓