Update Corona 22 September Tambah 4.071 Kasus Baru Covid-19

Novi Nadya22 Sep 2020, 18:00 WIB
Diperbarui 22 Sep 2020, 18:00 WIB
Ilustrasi Covid-19

Fimela.com, Jakarta Update corona di Indonesia, Selasa, 22 September 2020 masih di angka 4.000-an. Kasus konfirmasi Covid-19 baru bertambah 4.071 di Indonesia sehingga total akumulasi sebanyak 252.923 orang. 

Sementara kasus sembuh lebih sedikit dari kasus baru yaitu 3.501 orang sehingga akumulasinya sebanyak 184.2987 jiwa. Begitu juga angka meninggal yang bertambah sebanyak 160 orang dengan akumulasi 9.837 seperti yang dilaporkan Satuan Tugas Penanganan Covid-19.

DKI Jakarta masih tetap menjadi provinsi dengan jumlah konfirmasi positif baru tertinggi. Tercatat 1.236 kasus baru di Ibu Kota.

Provinsi lain yang juga melaporkan kasus konfirmasi positif COVID-19 di atas 100 yakni:

Bali (108) Banten (129) Jawa Barat (575) Jawa Tengah (228) Jawa Timur (341) Kalimantan Timur (114) Sumatera Barat (201) Sulawesi Selatan (121) Riau (253)

85 Perawat Meninggal Dunia karena Covid-19

Ilustrasi Covid-19
Ilustrasi Covid-19 (Foto: Shutterstock By danielmarin)

Melansir Liputan6.com, Ketua Umum DPP Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), Harif Fadhilah, mengatakan 85 perawat di Indonesia meninggal dunia karena Covid-19. Mereka meninggal setelah berjuang menangani pasien yang terpapar virus SARS-CoV-2.

"Di perawat sendiri saat ini sudah 85 orang yang wafat di dalam perjuangan Covid-19," ujarnya dalam Talk Show Benteng Terakhir Penanganan Covid-19 di Gedung BNPB, Jakarta Timur, Selasa (22/9/2020).

Harif menyebut, jumlah perawat yang terpapar Covid-19 belum terdata seluruhnya. Hingga saat ini, data yang masuk ke PPNI baru berasal dari empat provinsi, yakni Jawa Timur, DKI Jakarta, Sulawesi Selatan dan Bali.

Jawa Timur melaporkan 884 perawat terjangkit Covid-19, DKI Jakarta 1.629, Sulawesi Selatan 350 dan Bali 156 perawat. Total perawat yang terinfeksi Covid-19 di empat provinsi tersebut mncapai 3.019 orang.

"Data perawat yang positif Covid-19 di Bali itu per 9 Agustus," jelas Harif.

Banyaknya perawat yang terpapar Covid-19 menjadi alarm bagi pemerintah dan organisasi profesi PPNI. Harif mengapresiasi langkah pemerintah yang melakukan pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR) secara gratis kepada tenaga kesehatan di Tanah Air, termasuk perawat.

"Kami berharap ini berjalan terus dan konsisten kepada semua provinsi. Paling tidak provinsi yang menjadi episentrum kepada teman-teman kami petugas kesehatan agar mereka merasa nyaman, merasa diri aman untuk melayani dan tidak menjadi sumber penularan bagi yang lainnya," kata Harif.

Simak video berikut ini

#ChangeMaker 

Lanjutkan Membaca ↓