Sukses

Lifestyle

Dropbox Sampah Kemasan, Solusi Indonesia Bebas Sampah 2030

Fimela.com, Jakarta PT Hero Supermarket, Tbk, Nutrifood, dan Garnier berkolaborasi untuk membantu mengurangi jumlah sampah kemasan melalui peluncuran program Dropbox Sampah Kemasan. Menurut data Sustainable Waste Indonesia tahun 2018, Indonesia menghasilkan 64 juta ton sampah per tahun.

Jumlah sampah tersebut berasal dari rumah tangga sebanyak 48%, pasar tradisional sebanyak 24%, kawasan komersial sebanyak 9%, dan sisanya adalah dari fasilitas publik. Dari jumlah tersebut, sampah yang bisa didaur ulang hanya sebanyak 7%, sedangkan 69% berakhir di TPA dan 24% dibuang tanpa ijin.

Program Dropbox Sampah Kemasan mendapat dukungan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, organisasi lingkungan Green Movement Indonesia, dan sektor swasta berdasarkan PP RI No 97 tahun 2017 tentang Kebijakan dan Strategi Nasional Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga. Kolaborasi ini diawali dengan penempatan 5 Dropbox Sampah Kemasan di sejumlah Giant di kawasan Jabodetabek, yaitu di CBD Bintaro, BSD City Serpong, Harapan Indah Bekasi, Tole Iskandar Depok, dan Taman Yasmin Bogor.

 

Dropbox Sampah Kemasan

Jumlahnya akan terus ditingkatkan dan diperluas ke berbagai area. Jenis sampah yang dikumpulkan adalah valuable inorganic waste, dibagi menjadi 3 kategori, yaitu sampah kemasan kertas, sampah kemasan plastik, dan sampah kemasan kaca.

Pemerintah berharap kolaborasi lintas organisasi dan sektor ini akan mempercepat pencapaian target pengurangan sampah sebanyak 30% dan penanganan sampai sebanyak 70% di tahun 2025. Dalam pelaksanaannya, seluruh sampah yang telah terkumpul akan diangkut oleh mitra penjemput, disalurkan, dan diolah oleh sentra-sentra daur ulang menjadi barang-barang yang berguna dan bernilai ekonomi. Bagaimana menurutmu, Sahabat FIMELA?

Saksikan video menarik setelah ini

#ChangeMaker

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading