5 Jenis Makanan Seafood yang Menyehatkan dan Kaya Gizi

Imelda Rahma25 Sep 2020, 13:25 WIB
Diperbarui 25 Sep 2020, 13:25 WIB
Seafood

Seafood merupakan jenis makanan favorit banyak orang karena rasanya yang lezat sekaligus kaya gizi. Tidak hanya itu saja, seafood juga bisa diolah menjadi berbagai hidangan yang enak dan pastinya bikin kamu ketagihan. Contohnya, bisa dibuat sajian berkuah, goreng, hingga bakar.

Sayangnya, bagi beberapa orang, seafood adalah jenis makanan yang sering membuat orang menderita alergi hingga tidak bisa mengonsumsi. Ikan dan udang adalah dua jenis seafood yang sering menyebabkan gejala seperti gatal, kulit memerah, hingga perut yang terasa sakit dan mual. Oleh karena itu, salah satu tips agar nyaman mengonsumsi seafood ialah dengan meracik dan memasaknya secara matang dan higienis.

Namun, terlepas dari masalah alergi yang dialami oleh beberapa orang, seafood tetap merupakan jenis makanan yang sehat dan kaya gizi. Mengonsumsi seafood sangat dianjurkan terutama bagi anak-anak dalam masa pertumbuhan. Beberapa manfaat mengonsumsi seafood bisa berpengaruh besar terhadap perkembangan otak.

Maka dari itu, kali ini Fimela.com akan membagikan informasi 5 jenis makanan seafood yang menyehatkan dan kaya gizi. Dilansir dari Liputan6.com, simak informasi selengkapnya berikut ini.

Ikan

Ikan
Ilustrasi Daging Ikan Salmon Credit: pexels.com/Valeria

Jenis makanan seafood yang menyehatkan dan kaya gizi pada urutan pertama dan yang paling tersohor dibandingkan seafood lainnya ialah ikan. Adapun jenis ikan yang populer kandungan gizinya ialah ikan salmon. Salmon sangat kaya akan asam lemak omega-3 esensial. Ikan ini juga mengandung senyawa astaxanthin. Astaxanthin bermanfaat bagi jantung, otak, sistem saraf, dan kesehatan kulit.

Mengonsumsi salmon dapat membantu melindungi terhadap penyakit jantung dengan meningkatkan kadar lemak omega-3, menurunkan kadar lemak omega-6 dan menurunkan trigliserida.

Selain ikan salmon, jenis ikan lainnya yang tidak kalah terkenal dan banyak dikonsumsi ialah ikan sarden. Ikan sarden sering di sajikan dalam bentuk produk kalengan yang diawetkan. Biarpun begitu, manfaatnya ternyata tetap alias tidak berkurang. Mengonsumsi ikan sarden dapat sejumlah penyakit seperti jantung dan kanker.

Asupan lemak omega-3 yang ditemukan dalam ikan sarden baik untuk jantung karena membantu mengurangi kolesterol dan tekanan darah, sehingga mencegah stroke dan aterosklerosis.

Kerang

Kerang
Ilustrasi Kerang Credit: pexels.com/Alex

Berikutnya, jenis makanan seafood kedua yang menyehatkan dan kaya gizi ialah kerang-kerangan. Adapun jenis kerang yang cukup terkenal dan banyak digemari ialah jenis tiram. Tiram mengandung nutrisi penting, seperti protein, vitamin, mineral, dan asam lemak omega-3. Mereka sangat tinggi vitamin B12, seng, dan tembaga.

Tiram adalah sumber protein berkualitas tinggi dan lengkap yang sangat baik. Makanan tinggi protein dapat mendukung kualitas kesehatan yang lebih baik seperti menurunkan berat badan, kontrol gula darah, dan membentuk otot yang kuat.

Dikenal memiliki antioksidan yang kuat ditambah Vitamin C dan Vitamin E, tiram adalah makanan yang bagus untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh. Kehadiran selenium, tembaga, besi, seng, fosfor dan kalsium yang ditemukan dalam tiram juga mendukung kepadatan tulang yang lebih kuat.

Krustasea

Krustasea
Ilustrasi Udang Credit: pexels.com/Dana

Selanjutnya, jenis makanan seafood ketiga yang menyehatkan dan kaya gizi ialah jenis krutasea. Adapun contoh dari jenis krustasea ini ialah udang dan kepiting. Sebagai makanan yang banyak digemari, udang ternyata sangat rendah kalori, dengan hanya 84 kalori per porsi tiga ons.

Ditambah lagi, mereka menyajikan 20-gram protein, zat besi dan seng dalam jumlah tinggi, dan 300 miligram omega-3. Udang mengandung antioksidan yang disebut astaxanthin, yang telah dipelajari untuk perannya dalam meningkatkan kesehatan otak dan jantung.

Tidak hanya udang yang rendah kalori, kepiting juga rendah kalori dan tinggi asam lemak omega-3. Asam lemak omega-3 sangat penting bagi kesehatan. Terlalu sedikit lemak sehat ini dapat menyebabkan masalah kulit. Sebaliknya, konsumsi mereka dapat mengurangi laju penyakit kardiovaskular, neurologis, inflamasi dan mata.

Moluska

Moluska
Ilustrasi Moluska Credit: pexels.com/Naim

Keempat, jenis makanan seafood lainnya yang tidak kalah sehat dan populer ialah jenis seafood moluska atau contohnya ialah cumi-cumi dan gurita. Cumi-cumi mengandung banyak vitamin dan mineral, termasuk Vitamin B-12, kalium, zat besi, fosfor dan tembaga. Nutrisi esensial ini membantu kinerja dan kesehatan sel darah, tulang, dan sistem kekebalan tubuh.

Cumi-cumi dapat menurunkan kolesterol tinggi, karena dapat meningkatkan kolesterol baik (HDL). Setiap 100 gram cumi hanya memiliki kalori sekitar 75-85 kkal. Kandungan merkuri pada cumi-cumi juga termasuk rendah dan tidak berada pada tingkat yang membahayakan, menurut laporan Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat (EPA).

Gurita adalah salah satu jenis makanan laut tersehat. Daging gurita adalah sumber zat besi, kalsium, kalium, fosfor, dan selenium yang baik. Ini juga kaya akan vitamin C, vitamin A serta beberapa vitamin B dan minyak esensial Omega 3. Gurita adalah bagian makanan yang berharga di negara-negara seperti Jepang, Korea, Singapura, dan beberapa negara Mediterania.

Rumput Laut

Rumput Laut
Ilustrasi Sushi Credit: unsplash.com/Anatoliy

Terakhir, jenis makanan seafood yang kelima ialah nori, jenis rumput laut Porphyra yang dikeringkan menjadi bentuk lembaran. Lembaran kering yang sudah jadi dibuat oleh proses penghancuran dan pengeringan di rak yang menyerupai pembuatan kertas. Nori merupakan bahan makanan pokok di Jepang. Rumput laut ini biasa digunakan sebagai pembungkus sushi, onigiri, dan pendamping makanan lainnya.

Lanjutkan Membaca ↓