Sempat Bingung Masalah Uang untuk Menikah, Rezeki Datang pada Waktu yang Tepat

Endah Wijayanti28 Sep 2020, 12:35 WIB
Diperbarui 28 Sep 2020, 12:35 WIB
pasang surut menikah

Fimela.com, Jakarta Ada yang bilang uang bukan segalanya. Hanya saja uang tetaplah kita butuhkan dalam kehidupan. Mengatur keuangan, membuat rencana keuangan untuk jangka waktu tertentu, mewujudkan impian melalui perencanaan finansial yang baik, rencana investasi dan membeli rumah, hingga pengalaman terkait memberi utang atau berutang pasti pernah kita alami. Banyak aspek dalam kehidupan kita yang sangat erat kaitannya dengan uang. Nah, dalam Lomba Share Your Stories September 2020: Aku dan Uang ini Sahabat Fimela semua bisa berbagi tulisan terkait pengalaman, cerita pribadi, kisah, atau sudut pandang terkait uang. Seperti tulisan berikut ini.

***

Oleh:  Novi Misnawati

Hubungan sebuah percintaan terkadang tidak semulus yang kita bayangkan. Ada banyak hal yang harus kita mengerti dan pahami.  Sahabat Fimela, aku mau berbagi pengalamanku tentang kisah percintaanku dan keluargaku. 

Aku mulai mengenal cinta saat aku sudah bekerja.  Pertama aku mengenalnya lewat media sosial yaitu Facebook. Awalnya dia chat aku melalui Facebook dan kami berlanjut chat di Whatsapp.  Dari awal pertemuan yang kami bahas adalah mengenai pernikahan.  Apakah dia serius terhadapku atau tidak? Di awal pertemuan aku langsung bertanya kepadanya apakah dia serius atau tidak.  Dan dia pun menjawab aku ingin serius.  Aku tidak ingin bermain-main lagi dengan cinta.  Saat itu umurku lebih tua darinya, kami beda dua tahun.  

Seiring berjalannya waktu tak terasa aku dan dia sudah menjalani hubungan selama satu tahun.  Dan rencana pernikahan kami pun semakin dekat. Di saat rencana pernikahan kami sudah dekat,  ujian pernikahan itu datang. 

Aku dan dia sama-sama diberhentikan dari pekerjaan karena alasan tertentu yang mengharuskan kami berhenti.  Aku mulai bertanya padanya, "Bagaimana kita bisa mengumpulkan uang untuk pernikahan kita.  Sedangkan kita belum punya tabungan yang cukup."

Rezeki Itu Ada

Pernikahan
Ilustrasi/copyright pixabay.com/OlcayErtem

Dia selalu berusaha menenangkan pikiranku yang kacau ini. Di saat ini pun keluargaku meragunakan niat kami untuk mengadakan pernikahan.  Ayah dan ibuku selalu bertanya bagaimana bisa kami melaksanakan pernikahan sedangkan uangnya belum cukup.  Aku pun mulai merasa bersedih.  Selalu bertanya mengapa ini bisa terjadi kepadaku.  Di saat menjelang hari bahagiaku ujian keuangan itu pun datang dan rasa ragu dari kedua orangtuaku juga datang. 

Setiap malam aku berdoa berharap apa yang kami niatkan bisa terlaksana.  Hari hari kami lalui dengan penuh doa dan usaha.  Aku dan dia sama sama saling berusaha untuk mencari pekerjaan baru.  Dan alhamdulilah tidak lama kemudian, kami mendapatkan pekerjaan dengan gaji yang sesuai. 

Beberapa bulan kami sama-sama mengumpulkan uang dari hasil kerja itu. Kini tiba saatnya hari bahagia itu terlaksana.  Kami mengadakan acara pernikahan yang sudah sejak lama kita nantikan.  Aku percaya setiap usaha dan doa yang kita panjatkan akan dikabulkan oleh Allah pada waktu yang tepat. 

#ChangeMaker

Lanjutkan Membaca ↓