FIMELA FEST 2020: Cara Keluar dari Toxic Relationship

Annissa Wulan28 Sep 2020, 14:04 WIB
Diperbarui 28 Sep 2020, 16:15 WIB
Ilustrasi stres

Fimela.com, Jakarta Toxic relationship biasanya tidak akan disadari oleh pasangan di dalamnya. Di awal hubungan, kamu mungkin mengira pasangan adalah orang yang tepat, ia yang kamu tunggu-tunggu selama ini.

Setelah kegembiraan tersebut memudar, kamu menyadari bahwa ada yang salah dalam hubungan yang sedang dijalani, kamu menjalani toxic relationship. Kamu mencoba berbagai cara untuk memperbaiki keadaan, namun tidak menghasilkan apapun.

Dilansir dari purewow.com, berikut ini adalah beberapa cara keluar dari toxic relationship. Penasaran?

1. Mengetahui tanda-tandanya

Kamu harus memperhatikan tanda-tanda dari toxic relationship. Apa kamu menghabiskan banyak waktu untuk merasa cemas atau kamu memberi lebih banyak daripada yang diterima?

Jika jawabannya adalah ya, maka mungkin kamu sedang berada dalam toxic relationship. Mengakui adalah langkah pertama yang penting untuk dilakukan.

 

 

2. Mendapatkan bantuan profesional

Ilustrasi stres
Ilustrasi stres. (Photo by Freshh Connection on Unsplash)

Jika kamu tahu bahwa kamu sedang berada dalam toxic relationship, seharusnya cukup untuk keluar dari sana, bukan? Sayangnya, tidak.

Manusia secara biologis diciptakan untuk jatuh cinta dan mengembangkan, serta menahan keterikatan dengan manusia lain. Jika kamu sudah berada di dalam sebuah hubungan yang tidak sehat, mungkin sulit untuk berpikir jernih dan memilah perasaan diri sendiri.

Dapatkan bantuan dari profesional. Mereka akan membantu membicarakan perasaanmu dengan cara terbaik. Membangun kembali dirimu sebagai pribadi yang kuat.

3. Mengelilingi diri dengan sikap yang positif

Setelah kamu akhirnya memutuskan untuk keluar dari toxic relationship, orang-orang di sekitarmu akan ada yang menunjukkan diri sebagai sistem pendukung terbesar. Terima tawaran mereka, biarkan mereka merawatmu.

Habiskan waktu sebanyak mungkin dengan orang-orang yang memiliki sikap positif. Bangun kembali kepercayaan dirimu dengan orang-orang ini.

4. Pikirkan dirimu terlebih dahulu

Ilustrasi stres
Ilustrasi stres. Sumber foto: unsplash.com/Kevin Grieve.

Jika hubunganmu sebelumnya sempat menguras energi, berhati-hatilah ini akan membahayakan kesehatan mentalmu. Kesampingkan segala hal terlebih dahulu dan fokus pada diri sendiri.

Ikut kelas meditasi, berjalan-jalan, atau lakukan segala hal untuk menyenangkan diri sendiri. Beri waktu dan kesempatan untuk merawat diri sendiri.

5. Jangan menebak-nebak

Keluar dari toxic relationship bukan lari maraton, namun lari cepat. Sehabis putus, akan ada waktu di mana kamu mungkin merindukan mantan dan ingin kembali.

Coba pikirkan kembali apa yang telah kamu lakukan selama ini. Kalau tidak berhasil, hubungan teman yang akan mendukungmu keluar dari lingkaran setan tersebut. Selamat mencoba!

Untuk tahu lebih lanjut topik seputar ini, daftarkan dirimu di sini dan dapatkan info terupdate FIMELA FEST 2020. Jangan sampai terlewat ya.

#ChangeMaker

Lanjutkan Membaca ↓