5 Cara Mudah Menghadapi Rekan Kerja yang Toxic

Imelda Rahma30 Sep 2020, 10:35 WIB
Diperbarui 30 Sep 2020, 10:35 WIB
Rekan kerja

Fimela.com, Jakarta Rekan kerja yang toxic memang menjadi tantangan tersendiri untuk kamu bisa bertahan di tempat kerja. Bisa dikatakan bahwa hamper di setiap lingkungan kerja, kamu akan bertemu dengan banyak orang dan salah satu diantara mereka adalah orang yang toxic. Jika situasi ini sekarang sedang terjadi padamu maka, kamu perlu tahu cara yang tepat untuk menyikapinya.

Tujuan awalmu memang bekerja dan ingin menyelesaikan pekerjaan sebaik dan secepat mungkin. Namun, tidak bisa dipungkiri bahwa kualitas hubungan sosialmu di lingkungan kerja dengan rekan-rekan yang lain juga tidak kalah penting karena kamu adalah makhluk sosial yang pasti membutuhkan interaksi di tempat kerja. Jadi, menemukan dan bisa menyikapi rekan kerja yang toxic adalah sebuah keniscayaan.

Satu prinsip yang perlu kamu pegang saat menghadapi mereka adalah menghargai keberagaman. Hal ini karena setiap orang yang berada dilingkungan kerja datang dari latar belakang yang berbeda-beda sehingga faktor tersebut memengaruhi gaya komunikasi dalam berinteraksi dengan orang lain, termasuk berinteraksi ditempat kerja.

Nah, supaya kamu tidak terpengaruh atau dirugikan oleh rekan kerja yang toxic, maka kamu perlu tahu cara untuk menyikapinya. Untuk itu, Fimela.com kali ini akan mengulas 5 cara mudah menghadapi rekan kerja yang toxic. Simak ulasan selengkapnya berikut ini.

Berusaha Bersikap Netral

Berusaha Bersikap Netral
Ilustrasi Rekan Kerja yang Toxic Credit: unsplash.com/Linkedin

Cara mudah menyikapi rekan kerja yang toxic bisa dimulai dengan bersikap netral. Bersikap netral adalah cara paling aman agar kamu tidak terpengaruh atau terbawa emosi karena perilaku temanmu yang toxic. Memang cukup sulit, apalagi jika sikapnya sudah mulai keterlaluan, namun cara ini akan membuat posisimu jadi kelihatan lebih dewasa dan bijaksana.

Kamu tidak perlu membenci atau menyukainya, cukup bersikap netral saja selama yang dia lakukan tidak merugikanmu, maka biarkan. Jika kamu tidak bersikap netral dan justru terbawa emosi, maka rekan kerjamu yang toxic itu jutsru akan merasa senang karena telah berhasil membuatmu marah. Maka dari itu, apapun yang terjadi tetaplah bersikap netral dan profesional.

Menghindar dan Membatasi Interaksi

Menghindar dan Membatasi Interaksi
Ilustrasi Rekan Kerja Credit: unsplash.com/Mimi

Berikutnya, cara mudah yang kedua untuk menyikapi rekan kerja yang toxic ialah dengan menghindar membatasi interaksi dengannya. Daripada kamu jadi terpengaruh oleh gossip yang dibawa rekan kerja, lebih baik kamu menghindar dan membatasi diri agar tidak membuka banyak obrolan yang bisa membuatmu kesal.

Kamu perlu tahu bahwa rekan kerja yang toxic biasanya akan bersikap drama dan senang menciptakan konflik, maka dari itu lebih baik kamu membatasi komunikasi dengannya. Misalnya, kamu hanya berbicara atau bekerja sama dengan rekan kerjamu pada saat tertentu saja yang sifatnya mendesak, penting, dan orientasinya pada tugas kantor saja.

Kurangi Basa-Basi dan Bicara Langsung Pada Intinya

Kurangi Basa-Basi dan Bicara Langsung Pada Intinya
Ilustrasi Rekan Kerja Credit: unsplash.com/Amy

Ketiga, cara mudah menyikapi rekan kerja yang toxic ialah dengan mengurangi basa-basi yang kurang perlu dan bicara langsung pada intinya saja. Jangan salah sangka, jika kamu memulai pembicaraan dengan basa-basi, justru rekan kerjamu akan berpikir bahwa kamu menyukainya sehingga dia merasa berteman dan bisa memengaruhimu.

Maka dari itu, kamu perlu menjaga jarak dengan langsung membiacrakan sesuatu pada inti topiknya saja. Dengan begitu, kamu akan terhindar dari kemungkinan-kemungkinan masalah yang bisa ditimbulkan dari rekan kerjamu tersebut. Memang terlihat ketat dan agak canggung, tetapi cara ini juga bisa menjadi sinyal baginya bahwa dia perlu merubah tabiatnya agar tidak menjadi rekan kerja yang toxic.

Memberi Nasihat

Memberi Nasihat
Ilustrasi Rekan Kerja Credit: unsplash.com/Linkedin

Selanjutnya, cara mudah keempat untuk menyikapi rekan kerja yang toxic ialah dengan menasehatinya. Tentu saja cara ini merupakan pilihan untukmu, jika kamu merasa perlu untuk menasehatinya, maka lakukan. Menasehati rekan kerja juga merupakan tanda bahwa kamu peduli dengannya dan ingin ada perubahan yang baik darinya.

Namun, kamu perlu ingat bahwa ketika sedang menasehati orang yang toxic, itu bukanlah hal yang mudah karena bisa jadi dia akan menyangkal dan membenarkan sikap yang selama ini ditunjukkan. Maka caranya kamu perlu berhati-hati dalam memberikan masukan atau nasihat agar dia tidak tersinggung dan dapat mendengarkan saran yang kamu berikan.

Mendiamkannya dan Bersikap Tidak Peduli

Mendiamkannya dan Bersikap Tidak Peduli
Ilustrasi Lingkungan Kerja Credit: pexels.com/CoWomen

Terakhir, cara mudah menyikapi rekan kerja yang toxic ialah dengan mendiamkannya dan bersikap tidak peduli. Memang terkesan agak kejam, namun kamu perlu melakukannya ini jika tingkah rekan kerjamu sudah amat keterlaluan dan tidak bisa ditolerir lagi.

Dengan mendiamkannya dan bersikap tidak peduli bisa membuatnya berpikir dan berbenah diri bahwa apa yang telah dilakukannya selama ini bersifat toxic dan memberikan dampak yang kurang baik dirinya dan orang lain.

Lanjutkan Membaca ↓