Sering Ditagih Bayar Utang, Ini 4 Tips yang dapat Dilakukan saat Menghadapi Debt Collector

Gayuh Tri Pinjungwati01 Okt 2020, 13:15 WIB
Diperbarui 01 Okt 2020, 13:15 WIB
keuangan (hadapi debt collector)

Fimela.com, Jakarta Berurusan dengan debt collector adalah sesuatu yang ditakuti bagi sebagian besar orang. Penagih utang biasanya menelepon untuk menanyakan tentang utang kartu kredit yang belum dibayar, pinjaman yang telah lewat jatuh tempo atau tagihan lainnya. Jika ingin menghindari penagihan utang, cobalah untuk bernegosiasi dengan kreditur dan lakukan pengaturan pembayaran yang wajar sebelum utang tersebut dijual kepada penagih utang pihak ketiga. Jika mungkin itu tidak memungkinkan, beberapa cara berikut ini mungkin dapat membantumu untuk menghadapi debt collector.

Menjaga Rekening Bank

Debt collector dapat mengajukan gugatan kepada konsumen karena tidak dapat membayar utang. Mmbekukan tabungan atau rekening giro adalah salah satu opsi yang diperintahkan pengadilan untuk menagih utang. Ini bisa sangat bermasalah bagi anggaran keluarga dan arus kas. Para ahli menyarankan untuk memiliki rekening bank terpisah untuk dana seperti Jaminan Sosial, yang dikecualikan dan tidak dapat digunakan sebagai sumber pembayaran utang yang diperintah pengadilan.

Jangan Membuat Metode Pembayaran yang Terlalu Mudah

Beberapa ahli mengatakan konsumen harus menghidari memberikan rekening bank dan nomor perutean kepada debt collector. Lakukan pembayaran dengan wesel atau layanan pembayaran pihak ketiga lainnya, sehingga dirimu memiliki bukti pembayaran tetapi hindari membayar dengan cek pribadi. Selain itu juga disarankan untuk tidak mengizinkan kolektor untuk melakukan penarikan elektronik langsung dari rekening bank.

Rekam Percakapan

rekam percakapan
Ilustrasi/copyrightshutterrstock/Siam Stock

Jika bahasa yang digunakan kasar atau ancaman juga digunakan para debt collector untuk menagih utang, merekam percakapan untuk mendokumentasikannya bisa dilakukan. Di banyak negara, dirimu memerlukan izin pihak lain untuk merekam percakapan. Memberi tahu collector bahwa panggilan sedang direkam mungkin merupakan ide yang baik bahkan jika tidak diperlukan, kata para ahli, karena kolektor cenderung tidak mengkahi batasan ketika mereka tahu rekaman sedang diputar.

Perjanjian Tertulis dan Tanda Tangan Materai

Setiap perjanjian akan melakukan pembayaran penagihan utang harus dikonfirmasi secara tertulis dan ditanda tangani oleh perwakilan penagih utang sebelum mengirimkan pembayaran apa pun. Hal ini untuk menghindari kesalahpahaman tentang jumlah uang yang harus dibayarkan atau jangka waktu untuk melakukan pembayaran.

Nah, berikut tadi beberapa tips saat menghadapi atau berurusan dengan debt collector. Tetap waspada ya Sahabat Fimela!

Cek Video di Bawah Ini

#Changemaker

Lanjutkan Membaca ↓