Hadapi Pandemi Seorang Ibu Rumah Tangga Berhasil Atasi Stres dengan Tontonan Favorit

Nabila Mecadinisa15 Okt 2020, 09:30 WIB
Diperbarui 15 Okt 2020, 09:30 WIB
Biaya Langganan Aplikasi

Fimela.com, Jakarta Fani bertekad mengikuti jejak dan memenuhi harapan ibunya, yang telah tiada. Itu sebabnya, ibu rumah tangga berusia 34 tahun tersebut melibatkan diri sepenuhnya dalam setiap urusan keluarga. Ia mengantarkan dan menjemput anaknya, Gemma, yang berusia tiga tahun, ke dan dari sekolah, mengelola belanja keperluan rumah tangga, memasak, menangani urusan sekolah anaknya, dan bahkan memperbaiki rumah. Semua itu ia lakukan sembari mengelola divisi dikantornya.

“Setelah Gemma lahir, ibu saya selalu menjaganya saat saya bekerja. Hubungan di antaranenek dan cucu jauh lebih istimewa jika dibandingkan dengan hubungan ibu dengan anak,”kata Fani, yang dengan tekun memikul lebih banyak tanggung jawab setelah ibunyameninggal pada tahun lalu.“Ibu saya sangat inspiratif. Dia adalah sahabat saya,” kata Fani, wanita ramah yang selalutersenyum saat berbicara.

Itu sebabnya, Fani gemar menghabiskan waktu senggangnya setelah hari panjang dan melelahkan dengan menonton serial drama Korea, seperti, Hospital Playlist dan Something In The Rain di Netflix. Tapi, peran Netflix jauh lebih besar daripada hanya sekadar sarana menonton hiburan Netflix mengingatkan Fani tentang bagaimana ibunya tetap menjadi bagian penting dari tujuan pengasuhan anaknya. 

Sikap positif yang memberi dampak dalam hidup

Netflix
Bersama Netflix, Fani seorang ibu rumah tangga berhasil atasi stres di masa pandemi.

“Satu hal yang saya pelajari dari ibu saya adalah bagaimana ia selalu bersikap positif dalam hidupnya dan saya menyadari dampak positifnya terhadap keluarga. Kalau ibu sedih atau sedang menghadapi masalah, itu akan mempengaruhi makanan yang ia masak. Suasana hatinya mempengaruhi semua hal. Saya harus bekerja, mengurus anak dan lain-lain,” kata Fani.

“Di tengah keadaan (pandemi) kita saat ini, Netflix menjaga sisi kemanusiaan saya. Netflix mengingatkan saya akan minat saya, tentang bagaimana memahami emosi, tentang bagaimana menjalani hidup dengan penuh minat dan semangat. Dalam satu hal, Netflix berfungsi seperti alat yang membantu saya mencapai keseimbangan sehingga saya bisa menjalani hidup dengan penuh gairah,”katanya menambahkan. Reply 1988 adalah serial yang membuatnya terkenang akan masa lalu dan mengilhaminya untuk terus mengikuti jejak ibunya.

Serial drama Korea itu berkisah tentang kehidupan lima keluarga, yang tinggal di sebuah jalan yang sama di Seoul pada 1988.“Saya punya kenangan serupa (dengan adegan dari serial itu). Itu membuat saya terkenangakan ibu saya,” katanya.“Hal kecil, seperti, caranya memasak (untuk keluarga) dan bagaimana ia mencoba membangunkan saya dan saya tidak bereaksi, dan bagaimana ia akan marah dan menggedor pintu kamar saya. Semua adegan ini mengingatkan saya pada ibu saya,” katanya.

Saat Fani mengarungi kehidupan sebagai ibu dan wanita karir, serta kehidupan keluarga,drama Korea dan Netflix akan selalu mengingatkannya pada wanita yang menjadi panutannya.“Saya suka dengan cara ibu saya menanggapi apa pun yang dihadapi dalam hidupnya. Ketika diperlakukan tidak adil, ia menerimanya, tapi kalau ia diperlakukan dengan baik, ia akan membalasnya dua kali lipat. Saya sangat menghargai kearifannya dan semua yang ia ajarkan pada saya. Saya terus memegang kata-katanya dan menerapkannya dalam hidup saya,” kata Fani, seraya mengusap air matanya namun dengan senyum di bibirnya.

#ChangeMaker

Lanjutkan Membaca ↓