Mengenal Start yang Digunakan dalam Lari Jarak Pendek Beserta Tekniknya

Imelda Rahma13 Okt 2020, 12:35 WIB
Diperbarui 13 Okt 2020, 12:35 WIB
Lari jarak pendek

Fimela.com, Jakarta Lari jarak pendek atau yang dikenal juga dengan lari sprint ini menuntut kamu untuk berlari sekencang mungkin dalam waktu yang singkat. Oleh karena itu, diperlukan teknik-teknik yang tepat agar kamu bisa menjadi ya ng nomor 1 dan tetap sehat dengan menghindari cedera.

Adapun start yang digunakan dalam lari jarak pendek adalah start jongkok, berbeda dengan lari jarak jauh, dan lari jarak menengah. Lari jarak jauh menggunakan start berdiri, sedangkan lari jarak menengah biasanya menggunakan start melayang.

Start yang digunakan dalam lari jarak pendek merupakan teknik yang sangat penting. Bagaimanapun, kamu harus memulai lari jarak pendek dengan teknik yang benar agar dapat memaksimalkan kekuatan saat berlari. Jangan lupa juga untuk selalu melakukan pemanasan sebelum melakukan sprint agar kamu terhindar dari cedera.

Nah, maka dari itu, menjadi penting untuk kamu tahu informasi tentang start yang biasa digunakan dalam lari jarak pendek. Tidak hanya untuk kesehatan, tetapi juga untuk keamanan. Dilansir dari Liputan6.com, Fimela.com kali ini akan mengulas start yang digunakan dalam lari jarak pendek beserta tekniknya. Simak ulasan selengkapnya berikut ini.

Start Pendek Beserta Tekniknya

Start Pendek Beserta Tekniknya
Ilustrasi Lari Jarak Pendek Credit: unsplash.com/Sherice

Pertama, start yang digunakan dalam lari jarak pendek adalah start pendek. Start ini merupakan teknik pertama yang bisa kamu coba. Cara melakukannya pun cukup mudah, pertama-tama kamu harus berdiri tegak dengan kedua kaki rapat terlebih dahulu. Kemudian, kedua tangan berada di samping badan.

Selanjutnya, ambil posisi kuda-kuda dengan kaki kiri (kaki yang terkuat) diletakkan di depan dan ditekuk. Posisikan lutut kaki kanan diletakkan di sebelah kaki kiri dan beri jarak sekitar satu kepal.

Setelah itu, letakkan kedua tangan di belakang garis start dengan ibu jari terpisah dan empat jari lainnya merapat dan membentuk huruf V. Luruskan lengan kedua tangan dan fokuskan pandangan ke depan. Angkat panggul hingga posisi yang lebih tinggi dari pundak. Kemudian kamu bisa langsung menolak balok penahan dengan kaki belakang untuk start yang lebih kencang.

Start Menengah Beserta Tekniknya

Start Menengah Beserta Tekniknya
Ilustrasi Start Menengah Credit: pexels.com/AndreaPiacquadio

Kedua, jenis start lainnya yang juga digunakan dalam lari jarak pendek adalah start menengah. Teknik start yang kedua ini tidak jauh berbeda dengan start pendek. Sikap awal tetap sama, yaitu berdiri tegak dengan kedua kaki rapat terlebih dahulu. Kemudian, kedua tangan berada di samping badan. Jangan lupa untuk fokuskan pandangan ke depan.

Selanjutnya, ambil posisi kuda-kuda dengan kaki kiri (kaki yang terkuat) diletakkan di depan dan ditekuk. Posisikan lutut kaki kanan diletakkan di sebelah kaki kiri dan beri jarak sekitar satu kepal.

Setelah itu, letakkan kedua tangan di belakang garis start dengan ibu jari terpisah dan empat jari lainnya merapat dan membentuk huruf V. Luruskan lengan kedua tangan dan fokuskan pandangan ke depan. Angkat panggul hingga posisi yang lebih tinggi dari pundak. Kemudian kamu bisa langsung menolak balok penahan dengan kaki belakang untuk start yang lebih kencang.

Kemudian, tepat sebelum mulai, kamu dapat memosisikan tubuh pada posisi start melayang. Jangan lupa untuk mengangkat sedikit posisi bagian bawah tubuh sebagai start melayang tanda dilakukan.

Start Panjang Beserta Tekniknya

Start Panjang Beserta Tekniknya
Ilustrasi Start Menengah Credit: pexels.com/AndreaPiacquadio

Terakhir, jenis start yang juga digunakan pada lari jarak pendek ialah start panjang. Teknik start yang ketiga juga memiliki sikap awal yang sama, yaitu berdiri tegak dengan kedua kaki rapat terlebih dahulu. Kemudian, kedua tangan berada di samping badan. Jangan lupa untuk fokuskan pandangan ke depan.

Selanjutnya, ambil ancang-ancang dengan posisi kaki kiri (kaki yang terkuat) diletakkan di depan dan ditekuk. Posisikan lutut kaki kanan diletakkan di sebelah kaki kiri dan beri jarak sekitar satu kepal. Letakkan kedua tangan di belakang garis start dengan ibu jari terpisah dan empat jari lainnya merapat dan membentuk huruf V. Luruskan lengan kedua tangan dan fokuskan pandangan ke depan.

Angkat panggul hingga posisi yang lebih tinggi dari pundak. Kemudian kamu bisa langsung menolak balok penahan dengan kaki belakang untuk start yang lebih kencang.

Lanjutkan Membaca ↓