Bisa Membeli Rumah dari Usaha Mendirikan Sekolah PAUD dan Tempat Penitipan Anak

Endah Wijayanti13 Okt 2020, 12:15 WIB
Diperbarui 13 Okt 2020, 13:03 WIB
menjadi guru dan mendidik murid

Fimela.com, Jakarta Kita bisa bersinar melalui setiap pilihan hidup yang kita buat dalam hidup. Baik dalam hal pendidikan, karier atau pekerjaan, dan pilihan soal impian serta cita-cita. Setiap perempuan bisa menjadi sosok tangguh melalui setiap pilihan hidup yang diambil. Seperti dalam tulisan Sahabat Fimela yang diikutsertakan dalam Lomba Share Your Stories Oktober 2020: Menjadi Lady Boss Versimu ini.

***

Oleh: Trasnawangsasi

Usaha rumahan ini berawal dari ajakan teman yang suka sekali membicarakan bisnis dan uang. Aku jadi tertular, berbekal dari pengalamanku sebagai guru privat dan pengajar sukarelawan di kampung, aku mendirikan sekolah PAUD dan Tempat Penitipan Anak.

Sebelumnya aku sudah menjadi guru privat sejak kuliah semester akhir karena membantu teman  yang kewalahan menerima murid dari bimbel ternama. Meski awalnya tidak mudah dan banyak penolakan karena latar belakangku memang bukan dari pendidikan, toh aku mulai menyukainya dan memberanikan diri untuk membuka les-lesan dari rumah sendiri.

Hasil dari usaha ini bisa untuk modal, sekolah PAUD, selain itu sudah membawa aku berangkat umroh dan jalan-jalan ke luar negeri serta membiayai S2, meski akhirnya aku DO. Tahun 2012 aku membuka sekolah PAUD dan berjalan cukup lancar meski banyak masalah datang silih berganti, seperti karyawan yang bermasalah, konsumen yang melarikan diri atau komplain dari konsumen.

Usaha ini berjalan cukup baik meski belum berkembang optimal, aku bisa membangun rumah meski sederhana. 

Perubahan Selama Pademi

usaha paud
Sekolah untuk masyarakat./Copyright Trasnawangsasi

Masa pandemi ini sekolah belum berjalan seperti biasanya atau tutup, tetapi aku mengalihkan sekolah menjadi  tempat belajar masyarakat, aku dan teman-teman sebagai guru relawan dan kita sempat masuk salah satu stasiun televisi lokal karena merupakan salah satu tempat belajar yang direkomendasikan oleh kota dan dijadikan percontohan se-kota yang ditinjau oleh Wawali Kota. Sebagai guru privat maupun guru relawan selama pandemi sangat dibutuhkan anak-anak di mana anak-anak kesulitan belajar online terutama untuk pelajaran eksakta.

Banyak wacana yang kubuat setelah pandemi berlalu seperti membuat bimbel dan spa baby selain meneruskan sekolah PAUD. Saat ini aku banyak belajar untuk managemen dan lain-lain melalui Webinar maupun orang -orang yang sudah berpengalaman.

Usaha rumahan ini cukup menghidupi diri sendiri dan keluarga, selain bisa mengatur sendiri waktu kerja dan standar kerja sesuai yang kita inginkan. Kita tetap bisa fokus di rumah untuk mengurus urusan rumah tangga. Menjadi sibuk dan bermanfaat bagi orang lain sangat bisa dilakukan tanpa harus mengorbankan waktu bersama orang-orang dicintai melalui Usaha Rumahan yang dikelola secara profesional.

#ChangeMaker

Lanjutkan Membaca ↓