Kadang untuk Menghadapi Orang Menyebalkan, Kita Cuma Perlu Kasihan Padanya

Endah Wijayanti13 Okt 2020, 13:55 WIB
Diperbarui 13 Okt 2020, 13:55 WIB
menghadapi orang menjengkelkan

Fimela.com, Jakarta Dalam hidup, kadang kita dihadapkan pada orang-orang yang menyebalkan atau menjengkelkan. Ada saja orang yang merecoki hidup kita bahkan ikut menghakimi pilihan hidup kita seenaknya. Tentu saja menghadapi orang yang menjengkelkan itu sangat menguras tenaga.

Kadang untuk menghadapi orang menjengkelkan, kita cuma perlu merasa kasihan padanya. Kasihan karena dia sudah memperburuk hidupnya sendiri. Kasihan karena dia telah membuang waktunya sia-sia.

Jangan Buang-Buang Energi untuk Hal Tak Penting

“Be alert! Some people have problems. Don't let them be your problem and don't ever allow their problems to infect you through their words and actions! Stay happy!”― Ernest Agyemang Yeboah

Sungguh bikin capek sendiri jika kita terus mengurusi orang-orang yang membuat kita jengkel dan sebal. Ada saatnya kita cukup mengabaikannya saja. Ada yang mencibir seenaknya, tutup telinga saja. Ada yang selalu mencari masalah denganmu, cuek saja. Kadang kita perlu lebih fokus untuk menjaga emosi dan energi sendiri demi kebaikan dan kebahagiaan kita.

 

Yang Negatif, Tak Perlu Direspons Negatif Juga

love self
Ilustrasi/copyrightshutterstock/eggeegg

You can speak loudly with deep silence”― Ernest Agyemang Yeboah

Menanggapi orang yang negatif dengan cara negatif cuma bakal memperburuk keadaan. Saat ada orang yang membuatmu jengkel, lalu kamu malah terdorong untuk melukai atau menjelek-jelekkannya maka kamu akan sama buruknya dengannya. Cukup kasihani saja dia. Mungkin hidupnya sedang menderita sehingga mencari "hiburan" dengan membuat orang lain susah. Cukup kasihani saja dia. Mungkin dia sedang ada masalah dalam hidupnya sendiri.

Tak Perlu Menumpuk Terlalu Banyak "Sampah" dalam Hidup Kita

“Take your garbage somewhere else 'cause I'm not buying it.”― Adrienne Posey

Orang yang menjengkelkan bisa tetap menjadi orang yang menjengkelkan selama beberapa waktu ke depan. Tidak mudah untuk membuatnya mengerti atau mengubah sikapnya. Namun, kita bisa mengubah cara kita menghadapinya. Kita bisa memilih untuk tidak terlalu menghiraukannya. Jika yang dilakukan orang yang menjengkelkan itu hanya untuk meruntuhkan hidup kita, maka buktikan bahwa kita bisa lebih bersinar dari dugaannya.

Kadang kita perlu bersikap cuek menghadapi orang yang "hobinya" mengusik ketenangan jiwa kita. Ada saatnya kita perlu lebih fokus pada diri sendiri daripada hanya sekadar menghabiskan energi untuk orang yang negatif.

#ChangeMaker

Lanjutkan Membaca ↓