Orientasi adalah Bentuk Peninjauan Sikap, Pahami Tujuan dan Manfaatnya

Imelda Rahma13 Okt 2020, 15:35 WIB
Diperbarui 13 Okt 2020, 15:35 WIB
Orientasi

Fimela.com, Jakarta Orientasi bisa diartikan sebagai masa-masa pengenalan, yakni proses adaptasi dan sosialisasi ketika seseorang berada pada lingkungan yang baru. Orientasi adalah perkenalan untuk bisa menentukan sikap berupa arah dan pandangan pikiran seseorang. Umumnya, masa orientasi diterapkan oleh siswa baru di sekolah atau karyawan baru di sebuah perusahaan.

Masa orientasi sangat diperlukan bagi seseorang yang hidup di tempat atau lingkungan baru. Hal ini dilakukan agar seseorang mampu menyesuaikan diri dengan baik. Terlebih bagi karyawan baru, tentu harus mengenal terlebih dahulu terkait tugas atau pekerjaan yang nantinya akan dihadapi.

Melalui masa orientasi, seseorang diharapkan mampu menempatkan diri sesuai dengan status dan perannya. Tentu saja jika hal ini dapat terwujud, maka tercipta ekosistem lingkungan yang saling timbale balik, artinya ada kesinambungan yang baik antara satu individu dengan individu lainnya.

Nah, untuk lebih jelasnya, Fimela.com kali ini akan mengulas secara spesifik mengenai orientasi, lengkap beserta tujuan dan manfaatnya. Dilansir dari Merdeka.com, simak ulasan selengkapnya berikut ini.

Memahami Arti Orientasi

Memahami Arti Orientasi
Ilustrasi Orientasi Credit: pexels.com/Christina

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) orientasi adalah peninjauan untuk menentukan sikap, arah, tempat, dan sebagainya yang tepat sasaran. Orientasi dapat dipahami sebagai suatu pandangan yang bersifat berputar, sehingga membentuk ruang lingkup yang berpengaruh terhadap orang-orang sekitar.

Secara sederhana, orientasi adalah suatu proses atau upaya seseorang dalam mengenal atau beradaptasi dengan keadaan di sekitarnya. Orientasi sendiri dibagi menjadi beberapa jenis seperti orientasi personal (perorangan), orientasi temporal (waktu), dan orientasi spasial (tempat). Yang mana orientasi personal merupakan kemampuan individu untuk menunjukkan identitas diri sendiri dan orang lain di sekitarnya.

Sementara itu, orientasi temporal adalah kemampuan individu untuk mengetahui hubungan masa atau waktu, baik sekarang, lampau, maupun yang akan datang. Sedangkan, orientasi spasial yaitu kemampuan individu untuk mengetahui batasan antara ruang yang ditempati dengan lokasi lainnya.

Tujuan Orientasi

Tujuan Orientasi
Ilustrasi Masa Orientasi Credit: pexels.com/Fauxels

Setelah memahami arti dari orientasi, selanjutnya kamu perlu mengetahui tujuannya. Menurut Ingham (1970), orientasi adalah cara menyesuaikan sikap dan tingkah laku karyawan. Hal ini menjadi salah satu konsep yang mampu menciptakan harmoni dalam bekerja. Adapun tujuan utamanya ialah meningkatkan kinerja karyawan agar keinginan perusahaan bisa tercapai.

Sederhananya, orientasi adalah suatu program yang dibuat oleh perusahaan untuk memperkenalkan tempatnya bekerja, tugas karyawan, kehidupan sosial, dan lingkungan tempat bekerja. Diharapkan melalui orientasi, maka setiap karyawan dapat memahami sekaligus menjalankan perannya sehingga tercipta produktivitas yang akan membawa dampak positif.

Manfaat Orientasi

Manfaat Orientasi
Ilustrasi Masa Orientasi Credit: pexels.com/Fox

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, bahwa melalui masa orientasi yang diberikan kepada seorang individu, baik dalam rangka pekerjaan atau melanjutkan studi, dapat membantu mereka mengenal lingkungan serta memahami perannya. Pasalnya, jika seorang individu tidak mengerti dan menyadari perannya, maka konflik pun rawan terjadi.

Oleh karena itu, masa orientasi memiliki sejumlah manfaat yang dapat menunjang proses adaptasi dari individu terhadap tempat dan lingkungan baru yang sedang ditempati. Jika proses adaptasi berhasil, maka suasana yang tercipta juga akan lebih kondusif serta setiap orang bisa memaksimalkan kesempatan untuk mengembangkan diri maupun kesibukan yang tengah dikerjakannya. 

Lanjutkan Membaca ↓