Bertahan di Masa Pandemi dengan Usaha Menjahit

Endah Wijayanti14 Okt 2020, 09:17 WIB
Diperbarui 14 Okt 2020, 09:17 WIB
kisah penjahit

Fimela.com, Jakarta Kita bisa bersinar melalui setiap pilihan hidup yang kita buat dalam hidup. Baik dalam hal pendidikan, karier atau pekerjaan, dan pilihan soal impian serta cita-cita. Setiap perempuan bisa menjadi sosok tangguh melalui setiap pilihan hidup yang diambil. Seperti dalam tulisan Sahabat Fimela yang diikutsertakan dalam Lomba Share Your Stories Oktober 2020: Menjadi Lady Boss Versimu ini.

***

Oleh: Susi Sihombing

Masa pandemi belum juga bisa dilihat kapan akan berakhir. Berbagai lamaran aplikasi kerja hingga sekarang tak terlihat tanda-tanda dilirik para HR perusahaan. Seolah-olah semua pintu benar-benar tertutup dan bingung entah harus bagaimana. 

Masih terus bertanya-tanya apa yang salah dengan CV saya. Apakah karena umur saya yang sudah kepala tiga? Apakah karena kemampuan saya yang minim? Menangis hampir tiap malam dalam doa sudah pasti jangan ditanya.

Dengan sisa-sisa tabungan saya sempat mengambil kursus singkat menjahit kebaya. Dua bulan sudah saya belajar menjahit dan kini beberapa dress sudah saya buat dari helai- helai kain.

Meski pelanggannya masih ibu, adik dan kakak saya, saya mencoba terus memotivasi diri. Mengawali suatu usaha memang sungguh berat. Modal yang terbatas, keterampilan yang masih belum mumpuni membuat saya masih minder akan hasil jahitan saya.

 

Tetap Optimis dengan Usaha Baru

anak pertama
ilustrasi./Photo by Jimmy Chang on Unsplash

Lantas saya berhenti menjahit? Tentu tidak. 

Saya percaya usaha akan membuahkan hasil, meski awalnya pahit saya yakin suatu saat akan berbuah manis.

Saya masih tekun berkarya lewat jahitan-jahitan saya, berharap dalam waktu dekat saya bisa menjadi seorang Lady Boss meski bekerja dari rumah dan sebagai industri rumahan. Memiliki banyak partner kerja yang bervisi sama seperti saya. Meniti karier melalui helai-helai benang yang teruntai, membuka lapangan kerja bagi perempuan-perempuan yang putus asa seperti saya.

Saya percaya saya bisa!

#ChangeMaker

Lanjutkan Membaca ↓