Perempuan yang Tak Pernah Ceritakan Masalah, Bukan Berarti Hidupnya Selalu Mudah

Endah Wijayanti15 Okt 2020, 14:22 WIB
Diperbarui 15 Okt 2020, 14:22 WIB
berbagi masalah

Fimela.com, Jakarta Nggak semua masalah harus diumbar. Nggak semua problema perlu dibagikan ke orang lain. Nggak semua perkara harus diceritakan kepada semua orang. Memang ada yang selalu curhat setiap kali ada masalah untuk meringankan perasaan. Tapi ada juga yang memutuskan untuk tidak mudah menceritakan masalah kepada orang lain.

Bagi yang tak pernah menceritakan masalah atau mungkin jarang mengumbar masalahnya ke orang lain, bukan berarti hidupnya selalu mudah. Bisa saja karena memang merasa sedang butuh waktu sendiri untuk mengurai permasalahan yang ada. Selain itu, pastinya cara tiap perempuan dalam menghadapi atau menyelesaikan suatu permasalahan tidaklah seragam.

Tiap Perempuan Punya Cara Sendiri Hadapi Sebuah Persoalan

Hanya karena tak pernah curhat di media sosial soal kegalauan atau permasalahannya, bukan berarti hidupnya selalu baik-baik saja dan tanpa masalah. Bisa jadi karena memang tak ingin semua orang tahu permasalahan yang sedang dihadapinya, dan ia butuh waktu sendiri untuk fokus mengurai persoalan yang ada. Hanya karena tak pernah meminta saran atau masukan dari orang terdekat, bukan berarti hidupnya selalu mudah. Bisa saja karena memang ia sedang berusaha menaklukkan rintangan yang ada untuk membuat hidupnya lebih bermakna. Tiap perempuan jelas punya cara sendiri hadapi sebuah persoalan.

 

Kadang Ada Permasalahan yang Memang Harus Dihadapi Seorang Diri

karakter zodiak
ilustrasi./Photo by Tuấn Kiệt Jr. from Pexels

“In everybody’s life there’s a point of no return. And in a very few cases, a point where you can’t go forward anymore. And when we reach that point, all we can do is quietly accept the fact. That’s how we survive.”― Haruki Murakami, Kafka on the Shore

Pada titik tertentu, kita pasti pernah dihadapkan pada situasi atau persoalan yang memang harus kita terima dan hadapi seorang diri. Adakalanya kita perlu menguji kemampuan kita sendiri dalam menghadapi suatu keadaan. Sebab kadang mengumbar sebuah permasalahan pada sembarang orang malah hanya akan memperburuk keadaan.

Menceritakan Masalah pada Sembarang Orang Bisa Bikin Hati Makin Gelisah

“If a problem is fixable, if a situation is such that you can do something about it, then there is no need to worry. If it's not fixable, then there is no help in worrying. There is no benefit in worrying whatsoever.”― The Dalai Lama

Bisa jadi tak semua orang setuju dengan hal ini. Kadang menceritakan setiap masalah yang ada ke sembarang orang bisa bikin hati makin  gelisah. Apalagi kalau kita curhat pada orang yang salah atau tidak terpercaya, maka yang terjadi hanya akan membuat kita merasa makin bingung dengan keadaan. Terlalu banyak saran, masukan, hingga sindiran atau cibiran bisa membuat kita malah makin mengkhawatirkan keadaan kita.

Tak pernah atau jarang menceritakan masalah bukan berarti hidup kita selalu mudah. Bisa jadi karena memang sedang butuh waktu untuk mengurai keadaan. Serta kita selalu punya cara sendiri hadapi setiap persoalan yang mungkin berbeda dari orang lain.  

#ChangeMaker

Lanjutkan Membaca ↓