Sukses

Lifestyle

FIMELA FEST 2020: 5 Tanda Toxic Relationship dalam Pernikahan

Fimela.com, Jakarta Pernikahan memang menjadi momen membahagiakan bagi setiap orang. Namun, kebahagian tersebut memudar ketika salah satu pasangan selalu mengatur, memarahi, memerintah kita.

Tanpa disadari, ternyata pernikahan tersebut merupakan toxic relationship, tentu hal ini akan merugikan diri kita,. Walau mencintai pasangan, bukan berarti menutup mata dan hati jika kita ada di dalam lingkarangan toxic relatioship.

Berikut ini tanda-tanda bahwa pernikahanmu merupakan toxic relationship, melansir mamamia.com.au.

1. Sering berkelahi

Setiap pasangan wajar berkelahi, karena menyatukan dua pikiran cukup sulit. Tetapi perkelahian tidak wajar ketika terlalu sering,  menghancurkan barang-barang di depanmu, tidak mendengarkan pendapatmu, hingga yang terparah pasangan mulai menggunakan kekerasan seperti memukulmu.

2. Menyimpan rahasia

Mungkin banyak pasangan berfikir menyimpan rahasia ini untuk melindungi pasangan dan diri sendiri baik untuk suatu hubungan. Padahal, memiliki rahasia bukanlah sesuatu yang harus dilakukan dalam pernikahan. 

Rahasia bisa membuatmu dan pernikahan menjadi tidak sehat lagi. Jika telah memilih untuk membangun kehidupan dengan orang ini, kalian harus berbagi hal-hal kecil dan besar. Sebab, menyimpan rahasia akan membohongi pasanganmu, dam pasangan akan merasa terkhianti.

3. Penghinaan

Penghinaan didefinisikan sebagai "perasaan bahwa seseorang sedang dipertimbangkan, tidak berharga atau pantas dicemooh". Dirimu atau pasangan mengekspresikan rasa jijik dengan memutar mata, mengucapkan kata-kata yang tidak baik, atau bersikap sarkastik atau meremehkan.

 

Dalam hal interaksi rutin dengan pasangan, apakah ada penghinaan? Insiden mata berputar, sarkasme, penghinaan, atau panggilan nama? Apakah mengeluh tentang satu sama lain kepada orang lain?

Penghinaan merupakan tanda bahwa tidak ada lagi rasa hormat dalam hubungan tersebut. Hubungan yang kurang hormat adalah hubungan yang tidak sehat dan hubungan harus memiliki rasa hormat, cinta, dan kepercayaan agar dianggap sehat.

4. Jaga Jarak

Jika hubungan seperti mencoba meraih satu sama lain melalui pagar. Rasanya selalu ada sesuatu di antara kalian, bahkan jarang melakukan hubungan seksual, mungkin ini tanda toxic relationship. 

 

Pernikahan yang sehat harus mencakup kasih sayang dan perhatian. Seperti menikmati menghabiskan waktu bersama dan berusaha melakukannya. Jika jarak antara dirimu dan pasangan juga terasa terlalu jauh, pernikahan kemungkinan besar beracun.

5. Terlalu banyak diam

Dua orang dalam hubungan yang sehat berkomunikasi dengan jujur, terbuka, dan teratur. Mereka meluangkan waktu untuk mencari tahu apa yang terjadi dengan satu sama lain dan hubungan mereka.

Dua orang dalam hubungan yang beracun sering kali mengandalkan diam, baik sebagai cara untuk menghindari diskusi atau menghukum yang lain. Ketika keheningan menjadi pola (seperti diam selama beberapa hari setelah setiap pertengkaran), maka kemarahan, kebencian, dan keterasingan muncul.

Menjadi sangat sulit untuk memperbaiki dan membangun kembali keintiman jika tidak ada ruang yang diberikan untuk berbicara.

Jika lebih banyak diam daripada berbagi pikiran dan perasaan, kemungkinan besar berada dalam pernikahan yang beracun.

Mengenali tanda-tanda pernikahan yang beracun adalah cara terbaik untuk mencoba menyelamatkannya sebelum terlambat.

Untuk tahu lebih lanjut topik seputar toxic relationship, daftarkan dirimu di sini dan dapatkan info terupdate FIMELA FEST 2020. Jangan sampai terlewat ya.

#changemaker

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading