Rayakan Global Handwashing Day, Yuk Tuntaskan Pandemi Mulai dari Tanganmu

Iwan Tantomi17 Okt 2020, 18:52 WIB
Diperbarui 17 Okt 2020, 19:06 WIB
Rayakan Global Handwashing Day, Yuk Tuntaskan Pandemi Mulai dari Tanganmu

Fimela.com, Jakarta Tak terasa pandemi sudah berlangsung selama beberapa bulan lamanya. Meski kasusnya masih cukup tinggi, tetapi bukan artinya kehilangan asa untuk terus menerapkan protokol kesehatan dengan benar. Salah satunya dengan tetap aktif mencuci tangan secara rutin dan benar, biarpun di rumah saja, lebih-lebih saat bepergian.

Nah, bertepatan dengan momen Global Handwashing Day, CAREX x Fimelahood mengadakan talkshow menarik secara live streaming bertajuk 'Tuntaskan Pandemi Mulai dari Tanganmu' pada 15 Oktober 2020. Ada banyak hal menarik yang bisa dipetik dari bincang-bincang online tersebut.

 

Pentingnya Cuci Tangan di Masa Pandemi

Pentingnya Cuci Tangan di Masa Pandemi
credit: Carex x Fimelahood

Cuci tangan memiliki peranan penting untuk memutus rantai penyebaran virus di masa pandemi seperti. Hal ini pun dijelaskan langsung oleh dr. Listya Paramita, Sp.KK. Menurutnya, cuci tangan yang tepat dan benar mampu membunuh virus maupun bakteri yang ada pada tangan.

"Dengan mencuci tangan secara tepat dan benar menggunakan sabun dan di bawah air yang mengalir, maka dapat menghancurkan selubung virus. Hasilnya, virus yang ada pada tangan pun bisa mati," ungkap dr. Mita.

 

Pentingnya Cuci Tangan di Masa Pandemi
credit: Carex x Fimelahood

Dalam kesempatan itu pun, Agatha Suci sebagai influencer, juga menambahkan, jika cuci tangan juga perlu dibudayakan bagi keluarga. Sebagai seorang ibu, Agatha mengungkapkan sejak awal ia fokus untuk mendorong anak-anak terus rajin cuci tangan. Untungnya, kebiasaan tersebut sudah berlangsung sejak lama dalam keluarganya, sehingga bisa dijalanlan secara konsisten.

"Dari awal aku fokus mengajak anak untuk terbiasa cuci tangan. Tak sekadar mengimbau, tetapi juga mencontohkan langsung. Ketika orangtua dapat melakukan cuci tangan secara konsisten, maka anak-anak pun akan ikut meniru dan melakukannya sebagai daily consistency," ungkap Agatha.

Pentingnya Cuci Tangan di Masa Pandemi
credit: Carex x Fimelahood

Sementara Amelia Ayu Kinanti sebagai Chief Editor Fimela yang juga berperan sebagai seorang ibu, menambahkan bila perlu cara-cara menarik yang bisa membuat buah hati sadar akan pentingnya cuci tangan di masa pandemi. Termasuk salah satunya dengan menumbuhkan rasa empati yang dimiliki anak-anak.

"Sama halnya dengan mbak Agatha, anakku sejak awal sudah rajin cuci tangan. Cuma kalau sudah terlalu asyik main, kadang masih perlu dikontrol agar tak lupa mencuci tangan selama 20 detik. Misalnya, dengan mengajaknya bernyanyi selama 20 detik atau berlomba mencuci tangan. Pokoknya, coba menerapkan beragam cara menarik, agar anak-anak bisa teralihkan dan tetap mencuci tangan dengan tepat dan benar. Selain itu, penting juga menumbuhkan rasa empatinya. Seperti memberikan pemahaman anak-anak jika penyakit atau pandemi ini ada. Meski bagi dia tak berbahaya karena daya tahan tubuhnya lebih kuat, tetapi ada oma yang mungkin imunitasnya lebih lemah, sehingga mencuci tangan ini penting bukan sekadar untuk melindungi diri sendiri, tapi juga orang lain," jelas Ayu.

 

Cara Mencuci Tangan yang Benar

Cara Mencuci Tangan yang Benar
credit: Carex x Fimelahood

Lebih lanjut dr. Mita mengungkapkan jika cara mencuci tangan yang benar ini betul-betul harus diperhatikan. Sebab, virus, bakteri atau kuman pada tangan tak akan bisa mati, jika sekadar mencuci tangan secara kilat hanya dengan air, tanpa menggunakan sabun.

"Mulailah mencuci tangan dengan menggosok punggung tangan kiri dan kanan secara bergantian. Kemudian, silangkan kedua tangan, agar sela-sela jari juga ikut dibersihkan. Kemudian, lanjutkan dengan gerakan mengunci tangan dan melakukan rotasi. Jangan lupa membersihkan kedua jempol tangan. Lanjutkan dengan menggosokkan ujung jari pada telapak tangan secara bergantian, agar bersih secara keseluruhan. Baru kemudian, bilas di bawah air bersih, keringkan dengan handuk yang bersih," jelas dr. Mita.

dr. Mita juga menyebutkan jika proses mencuci tangan yang tepat dan benar tersebut perlu dilakukan minimal selama 20-30 detik. Tak perlu sampai satu menit atau bahkan lebih, karena justru akan membuat kulit tangan kering.

"Mencuci tangan pakai sabun jauh lebih efektif daripada cuci tangan biasa, karena ada kandungan sabun yang bisa merusak selubung virus. Ketika selubung virus rusak, otomatis dia mati. Air saja tak bisa merusak selubung virus atau bakteri. Selain itu, tak perlu menggunakan air panas, air mengalir saja, yang penting pakai sabun. Terlalu sering menggunakan air hangat justru bisa merusak skin barrier," kata dr. Mita.

 

Bicara Soal Dilema Mencuci Tangan Sebabkan Kulit Kering

Bicara Soal Dilema Mencuci Tangan Sebabkan Kulit Kering
credit: Carex x Fimelahood

Menariknya, dalam talkshow online tersebut, para narasumber juga bicara tentang handwash dilemma atau dilema saat mencuci tangan yang kerap menyebabkan kulit tangan kering. Hal ini pun diakui Agatha dan Ayu saat awal-awal pandemi.

"Awalnya aku juga mengalami masalah kulit tangan kering ini, saat awal-awal menerapkan cuci tangan lebih sering. Apalagi saat pergi keluar seperti ke supermarket, kulit tangan jadi mudah kering karena gonta-ganti produk sabun," ungkap Agatha. Sementara Ayu menjelaskan jika masalah kulit kering juga pernah dialaminya, lantaran sering menggunakan hand sanitizer, di samping sabun cuci tangan.

Menanggapi hal ini, dr. Mita membenarkan jika kulit aslinya didesain sebagai proteksi alami, sebagai selubung paling luar, yang bisa melindungi tubuh dari patogen berbahaya.

"Ketika cuci tangan terlalu sering, justru bisa merusak skin barrier hingga membuat kulit kering. Akibatnya, kuman dan bakteri akan lebih mudah menginvasi. Jadi, kulit tangan harus tetap lembap dan sehat, agar tak mudah dimasuki kuman, bakteri maupun virus," imbuh dr. Mita.

 

Solusi Sabun Cuci Tangan yang Tepat

Solusi Sabun Cuci Tangan yang Tepat
credit: Carex x Fimelahood

Supaya kulit tangan tetap bersih, tetapi juga tak sampai kering, dr. Mita menyarankan untuk memilih produk sabun yang tepat. Produk tersebut mengandung antiseptik yang tak keras banget, seperti nectarol. Selain itu harus mengandung pelembap alami yang bisa menjaga kesehatan kulit tangan.

"Sabun cuci tangan yang bagus itu mengandung antiseptik alami, seperti nectarol yang lembut pada kulit tangan, tetapi efektif membunuh kuman dan virus. Kemudian, ada pelembapnya, sehingga tak sampai merusak skin barrier," ungkap dr. Mita.

Lantas, adakah produk sabun yang tepat dengan kandungan dan fungsi tersebut? Jawabannya bisa kamu temukan pada CAREX Hand Wash. Sabun cuci tangan ini menghadirkan kombinasi anti-bakteri berbahan alami yang efektif membunuh bakteri maupun kuman, sekaligus bisa merawat kulit tangan tetap halus dan lembut.

Solusi Sabun Cuci Tangan yang Tepat
credit: Carex x Fimelahood

Hal ini pun disampaikan langsung oleh Andy Santoso, PZ Cussons Senior Brand Manager Personal Care.

"CAREX Hand Wash hadir dengan #Perlindungan2XLebihBaik. Pertama melindungi kulit tangan dari bakteri maupun kuman yang menempel, karena sabun ini mengandung anti-bakteri alami Nectarol yang berasal dari Manuka Honey, sehingga bisa membersihkan tangan tanpa merusak skin barrier untuk mencegah patogen berbahaya menginvasi. Perlindungan kedua berasal dari ekstrak aloe vera yang bisa menjadi pelembap alami, untuk mencegah kulit tangan tak kering setiap kali cuci tangan," jelas Andy.

Menariknya, hal ini pun dibenarkan oleh Agatha. Menurutnya sejak menggunakan sabun CAREX, kulitnya tak lagi kering. Ia bahkan sampai menggunakan botol-botol kecil, agar lebih mudah membawa sabun cuci tangan CAREX ke mana-mana.

"Aku pakai CAREX Hand Wash warna ungu saat di rumah. Biar tak gonta-ganti produk sabun saat bepergian, aku juga membawa sabun CAREX dalam botol-botol kecil, sehingga tetap aman dan juga praktis," pungkas Agatha.

Global Hand Washing Day
credit: Carex x Fimelahood

Sebagai informasi tambahan, CAREX hand wash mengandung anti bakteri alami Nectarol yang berasal dari kombinasi Manuka Honey dan asam laktat. Madu Manuka yang berasal dari New Zealand ini efektif membasmi kuman maupun bakteri. Bukan hanya itu, CAREX juga mengandung pelembab alami dari ekstrak Aloe Vera (lidah buaya) yang bantu jaga kelembaban kulit setiap kali cuci tangan. Teruji secara dermatologis, CAREX hand wash aman untuk kulit sensitif sekali pun.

Perlindungan 2X Lebih Baik CAREX juga tersedia dalam format hand gel dan tisu basah (wipes) untuk Sahabat Fimela yang perlu beraktivitas di luar rumah, saat fasilitas air bersih dan sabun tidak tersedia. Selain varian Aloe Vera (warna hijau), CAREX juga dilengkapi dengan varian Sensitif (warna ungu) untuk kulit yang lebih sensitif dan Fresh (warna biru) untuk wangi oceanic yang menyegarkan.

Tak salah #Perlindungan2XLebihBaik CAREX menjadi merek sabun cuci tangan dan Hand Sanitizer pilihan no 1 warga Inggris. Merayakan #GlobalHandWashingDay2020, CAREX berperan aktif mendukung pemerintah Indonesia dengan rangkaian produk yang lebih terjangkau melalui jaringan toko Alfamart, Lion SuperIndo, Hypermart, Lazada, Shopee, Tokopedia, JD.ID, dan Bukalapak. Tuntaskan Pandemi dengan #Perlindungan2XLebihBaik pada tanganmu dan menangkan Air Purifier, Laptop serta puluhan hadiah menarik lainnya dengan belanja produk CAREX sebanyak-banyaknya di Cussons Official Store yang ada di Lazada hingga 30 November 2020. Cek informasi selengkapnya di sini.

Lanjutkan Membaca ↓