Tempo adalah Ukuran Kecepatan Birama Lagu, Ketahui Jenis dan Perhitungannya

Imelda Rahma20 Okt 2020, 18:35 WIB
Diperbarui 20 Okt 2020, 18:35 WIB
Tempo

Fimela.com, Jakarta Dalam istilah seni musik, tempo adalah tanda cepat dan lambat. Tempo juga merupakan istilah yang dekat dengan para musisi dan para penikmat musik. Tempo umumnya ditulis dalam notasi balok dan angka dalam hitungan beat per minute (BPM).

Tempo adalah tanda cepat lambatnya lagu yang dapat memudahkan proses rekaman. Kemudahan ini akan nampak ketika BPM ditentukan untuk setiap instrumen. Ketika BPM ditentukan, maka keselarasan lagu atau musik yang dimainkan benar-benar terlihat.

Ketukan demi ketukan akan menyesuaikan BPM dalam tempo. Ada tiga jenis tempo yang perlu diketahui, yakni cepat, sedang, dan lambat. Pembagian ini berguna untuk memudahkan penyesuaian. Tempo cepat untuk musik gembira, sedang untuk musik megah, dan lambat untuk keromantisan/kesedihan.

Nah, untuk kamu yang penasaran dan ingin tahu lebih banyak soal tempo, bisa melihat ulasannya berikut ini. Dilansir dari Liputan6.com, Fimela.com akan mengulas pengertian tempo, lengkap beserta jenis dan perhitungannya. Simak ulasan selengkapnya berikut ini.

Pengertian Tempo

Pengertian Tempo
Ilustrasi Mendengarkan Musik Credit: pexels.com/Marcelo

Secara pengertian, tempo dalam sebuah lagu menunjukkan tanda cepat lambatnya lagu yang harus dinyanyikan. Tempo lagu umumnya ditulis di sebelah kiri lagu. Tempo lagu terbagi menjadi tiga, yakni cepat, sedang, dan lambat.

Lagu yang bertempo cepat akan dinyanyikan dengan gembira dan bersemangat. Lagu yang bertempo sedang bersifat lebih gembira dan megah. Sementara lagu yang bertempo lambat digunakan untuk menyanyikan lagu sedih, syahdu, dan romantis.

Tempo adalah tanda cepat lambatnya lagu yang ditulis dalam notasi balok maupun angka. Cepat lambatnya lagu ini bisa diukur dengan alat metronome maelzel (M.M) dalam hitungan satu menit. Sementara ukuran dari tempo disebut beat atau ketukan dalam satu menit lagu dinyanyikan.

Jenis-Jenis Tempo

Jenis-Jenis Tempo
Ilustrasi Jenis-Jenis Tempo Credit: pexels.com/Agnes

Tempo Lambat

- Grave

Tempo grave adalah Sangat lambat dan kidmat (40-44 M.M)

- Largo

Tempo largo adalah lambat dan agung (46-50 M.M)

- Adagio

Tempo Adagio berarti sedikit lebih cepat dari largo (52-54 M.M)

- Lento

Tempo lento artinya lambat (56-58 M.M)

Tempo Sedang

- Adante

Tempo Adante adalah secepat orang berjalan (72-76 M.M)

- Andantino

Tempo Andantino berarti lebih cepat dari adante (80-84 M.M)

- Maestoso

Tempo Maestoso artinya agung dan mulia (88-92 M.M)

- Moderato

Tempo moderato adalah sedang (96-104 M.M)

Tempo Cepat

- Allegretto

Tempo allegreto adalah agak cepat dan riang (108-116 M.M)

- Allegro

Tempo allegro artinya cepat, hidup dan riang (132-138 M.M)

- Vivace

Tempo vivace berarti hidup dan riang (160-176 M.M)

- Presto

Tempo presto berarti cepat (184-200 M.M)

Menghitung Tempo

Menghitung Tempo
Ilustrasi Menghitung Tempo Credit: pexels.com/Alegro

Perlu diketahui bahwa penyebutan tempo adalah menggunakan beat per minute (BPM). Satuan BPM ini memakai angka. Digunakan sebagai tanda cepat lambatnya sebuah lagu harus dimainkan atau dinyanyikan.

Contoh ketika memainkan lagu dengan tempo 60 BPM. Hal ini dapat berarti dalam satu menit terdapat 60 ketuk. Sementara ketika memainkan tempo 120 BPM, ketukannya dua kali lipatnya.

Maka dalam satu menit terdapat dua kali lebih banyak ketukan yang ada. Hal ini dapat berarti pula, memainkan lagu atau bernyanyi menjadi lebih cepat. Terutama dalam satu menit, gerakan ketukan menjadi lebih cepat dengan selaras.

Ketukan ini bisa diibaratkan 60 BPM sebagai langkah kaki dalam satu menit. Ibarat ini sama dengan 60 langkah kaki ketika seseorang berjalan. Sementara dengan 120 BPM, langkah kaki menjadi lebih cepat berjalan. Bisa dilakukan dengan berlari, asal sampai pada tujuan dengan hitungan yang pas.

BPM tempo sendiri merupakan perhitungan yang akan memudahkan proses rekaman lagu. BPM ini pula yang akan memudahkan pergerakan dan ketukan setiap instrumen yang dimainkan.

Kesepakatan awal sebelum memainkan instrumen akan sangat memudahkan keselarasan permainannya. Memberikan batasan 90 BPM juga bisa dilakukan. Ketika hal ini disepakati, maka setiap instrumen wajib untuk tak melewati angka tersebut ketika sedang rekaman.

Lanjutkan Membaca ↓