Ketahui 5 Penyakit Berbahaya Akibat Kelebihan Gula yang Perlu Diwaspadai

Imelda Rahma22 Okt 2020, 07:35 WIB
Diperbarui 22 Okt 2020, 07:35 WIB
Donat

Fimela.com, Jakarta Makanan manis memang menggoda, tetapi jika dikonsumsi secara berlebihan dapat berbahaya bagi kesehatan tubuh. Hal ini karena didalam makanan manis pasti terdapat kandungan gula. Jika kadar kandungan gula yang dikonsumsi sudah berlebihan, maka dampaknya akan menyerang kesehatan tubuh.

Jika selama ini penyakit kelebihan gula identik dengan diabetes, ternyata itu bukan satu-satunya penyakit yang bisa disebabkan oleh kelebihan gula. Masih ada beberapa penyakit lainnya yang dapat disebabkan karena kamu terlalu banyak mengonsumsi gula. Hal ini patut diperhatikan karena gula tidak bisa dilepaskan dari makanan dan minuman sehari-hari banyak orang.

Berbagai makanan dan minuman seperti nasi putih, es krim, soda, hingga permen semuanya mengandung gula. Rasanya yang manis tentu menjadi daya tarik paling utama. Namun, secara langsung maupun tidak langsung konsumsi gula berlebihan menyebabkan berbagai penyakit.

Nah, supaya kamu semakin waspada dan lebih peduli terhadap kesehatan, ada baiknya jika kamu tahu penyakit apa saja yang bisa disebabkan oleh kelebihan gula. Untuk itu, Fimela.com akan mengulas 5 penyakit berbahaya akibat kelebihan gula yang perlu diwaspadai. Simak ulasan selengkapnya berikut ini.

Membuat Gigi Rusak

Membuat Gigi Rusak
Ilustrasi Gigi Rusak Credit: unsplash.com/Peter

Penyakit berbahaya yang pertama akibat kelebihan gula ialah gigi rusak. Gula merupakan pemicu adanya bakteri jahat yang menghasilkan asam di mulut. Bakteri jahat ini memakan gula yang kamu makan dan membentuk plak pada gigi.

Plak adalah lapisan lunak dan lengket di gigi yang terdiri dari 70 persen bakteri yang berasal dari air liur. Plak pada gigi yang tidak hilang dengan air liur dan tidak terangkat saat disikat membuat pH mulut menurun sehingga membuatnya menjadi lebih asam.

Jika dibiarkan, hal ini bisa melemahkan dan menghancurkan email gigi yang pada akhirnya bisa membentuk lubang kecil di gigi. Jika dibiarkan, lubang ini akan terus membesar hingga menyebar ke lapisan gigi yang lebih dalam dan bisa mengakibatkan rasa sakit. Adapun beberapa gejalanya ialah sakit gigi, sakit saat mengunyah, dan gigi sensitif terhadap makanan dan minuman manis, panas, atau dingin akan kamu rasakan saat gigi sudah rusak.

Obesitas

Obesitas
Ilustrasi Obesitas Credit: pexels.com/AllGo

Penyakit kedua yang juga diakibatkan oleh kelebihan gula ialah obesitas. Hal ini karena makanan dan minuman yang mengandung gula tambahan biasanya mengandung kalori. Jadi, semakin banyak mengonsumsi makanan dan minuman yang mengandung gula, semakin banyak pula kalori yang kamu konsumsi.

Gula mematikan sistem kendali nafsu makan, sehingga sekali saja kamu makan dan minum manis, kamu tidak bisa berhenti dan ingin mengonsumsi makanan manis lainnya. Akibatnya, jika kebiasaan ini dibiarkan terus menerus maka bukan tidak mungkin kamu mengalami berat badan berlebih atau obesitas. Obesitas bahkan menjadi penyakit akibat gula yang bisa menjadi memicu berbagai penyakit kronis lainnya.

Penyakit Alzheimer

Penyakit Alzheimer
Ilustrasi Penyakit Alzheimer Credit: pexels.com/AdreaPiacquadio

Penyakit ketiga yang disebabkan oleh gula berlebih selanjutnya adalah Alzheimer. Sebuah penelitian di Inggris, menemukan fakta bahwa kelebihan glukosa dapat merusak enzim penting di otak yang merespon peradangan. Akibat terganggunya enzim tertentu ini, sel-sel otak lebih mudah mengalami peradangan yang bisa berujung pada Alzheimer.

Alzheimer merupakan penyakit degeneratif yang mengakibatkan hilangnya neuron (sel otak) dan sinapsis (persimpangan antara sel-sel otak) secara bertahap. Kondisi ini mengakibatkan penurunan fungsi otak seiring berjalannya waktu. Pada akhirnya, seseorang yang terkena Alzheimer yang cukup parah harus dibantu orang lain dalam melakukan berbagai hal.

Hiperglikemia

Hiperglikemia
Ilustrasi Hiperglikemia Credit: pexels.com/Kate

Selanjutnya, penyakit keempat yang disebabkan oleh gula berlebih berikutnya adalah hiperglikemia. Hiperglikemia adalah penyakit gula darah tinggi sebagai komplikasi dari diabetes. Biasanya, ada sejumlah faktor yang dapat memicu diabetes mengalami hiperglikemia yaitu makanan yang tidak dijaga, kurang gerak, obat-obatan nondiabetes yang bisa menaikkan gula darah, dan melewatkan konsumsi obat penurun gula darah atau suntik insulin.

Hiperglikemia termasuk masalah kesehatan yang bisa berakibat fatal jika tidak segera ditangani. Biasanya, kondisi ini bisa menyebabkan komplikasi pada mata, ginjal, saraf, dan juga jantung. Tak hanya itu, hiperglikemia juga bisa menyebabkan Anda mengalami koma.

Diabetes

Diabetes
Ilustrasi Diabetes Credit: PhotoMIX

Penyakit yang disebabkan oleh gula berlebih yang paling dikenal tentunya adalah diabetes. Risiko diabetes ditemukan pada mereka yang mengonsumsi minuman dengan gula berlebih, seperti soda, es teh manis, minuman energi, dan sebagainya.

Diabetes dipacu dengan terhambatnya produksi hormon insulin. Hormon insulin berguna untuk mengubah makanan menjadi energi.

Lanjutkan Membaca ↓