FIMELA FEST 2020: 5 Cara Move On dari Toxic Relationship

Anisha Saktian Putri22 Okt 2020, 16:32 WIB
Diperbarui 22 Okt 2020, 16:44 WIB
[Fimela] Toxic Relationship

Fimela.com, Jakarta Toxic relationship merupakan hubungan yang sangat menyakitkan. Sayangnya, hubungan ini membuat seseorang sulit melepaskan pasangannya.

Beberapa faktor menyebabkan seseorang sulit move on dari toxic relationship, seperti tergantung dengan pasangan, terlalu takut untuk pergi, atau terlalu mencintai.

Namun bagaimana pun hubungan yang merugikan tersebut bisa kita tinggalkan agar tidak merugikan diri kita sendiri kedepannya. Berikut ini beberapa cara move on dari hubungan beracun dari psikolog, melansir stylist.co.uk.

1. Sadarilah bahwa hubungan tersebut beracun dan merugikan

Menurut Dr Bijal Chheda-Varma, seorang psikolog di Rumah Sakit Nightingale London, kita hanya bisa benar-benar mengatasi hilangnya hubungan dengan sepenuhnya menerima dan memahami semua yang salah dengan hubungan tersebut.

"Seseorang harus melalui tahapan menerima bahwa hubungan itu beracun dan meninggalkan adalah pilihan terbaik. Begitu itu terjadi, kalian harus melalui emosi seperti sakit hati, marah, kehilangan dan kesedihan," ujarnya.

Mengatasi dengan cara yang sehat juga memerlukan penyesuaian ulang pada kehidupannya di semua tingkatan, penyesuaian psikologis, penyesuaian fisik, dan penyesuaian lingkungan. Hubungan yang beracun membuat orang menjadi berantakan, tetapi begitu penyesuaian ini terjadi, penanganannya menjadi lebih mudah.

2. Ingat dirimu sendiri

Ketika berada di hubungan beracun, terkadang seseorang melupakan diri sendiri. Jika ingin move on, baiknya ingatkan jika dirimu sangat berharga.

Menurut terapis Samantha Carbon, healing adalah tentang mengingat nilai-nilai dirimu dan menyadari bahwa kita memang pantas mendapatkan hubungan yang sehat.

"Seringkali, orang-orang dalam hubungan disfungsional mulai kehilangan diri mereka sendiri, melupakan diri mereka sendiri dan kebahagiaan mereka seringkali tidak lagi menjadi prioritas. Belas kasihan pada diri sendiri adalah kunci untuk memastikan dirimu harus mengakhiri hubungan tidak sehat,' ujarnya.

3. Langkah-langkah praktis

sikap toxic
Hubungan yang susah dipertahankan./Copyright shutterstock.com/g/ShiftDrive

Ambil langkah-langkah praktis untuk membantumu mengatasi hubungan tidak sehat. Ketika emosi yang kuat terlibat, apa yang diputuskan suatu hari dapat diabaikan pada hari berikutnya. Kalian dapat meninggalkan pasangan dan kemudian memberinya kesempatan kedua beberapa jam kemudian. Itulah mengapa terapis Ivana Franekova merekomendasikan untuk mengambil langkah-langkah praktis untuk menghentikan emosi. Seperti buat catatan perasaan setiap harinya sehingga memiliki bukti bagaimana pasangan melukai dirimu.

Setelah memutuskan untuk mengakhirinya, pilihlah tempat yang aman untuk putus dengan pasangan. Hubungan yang beracun sering kali melibatkan intensitas, baik emosional maupun fisik, jadi pilihlah tempat di mana pasangan akan malu untuk lepas kendali.

4. Jangan menunggu permintaan maaf

Ketika mengakhiri hubungan yang beracun, banyak orang menunggu permintaan maaf atas rasa sakit. Padahal, permintaan maaf tidak akan datang yang justru membuat hubungamu semakin buruk.

Jadi tak perlu menunggu permintaan jika memang pasangan sudah berkali-kali menyakitimu.

5. Lakukan hal positif

Kedengarannya seperti klise, naun mengelilingi dirimu dengan hal positid akan memiliki efek pada pandanganmu.

Lakukan berbagai kegiatan yang membahagiakan bagi dirimu. Fokus mengejar apa yang ingin diraih dalam hidupmu.

Untuk tahu lebih lanjut topik seputar ini, daftarkan dirimu di sini dan dapatkan info terupdate FIMELA FEST 2020. Jangan sampai terlewat ya.

#changemaker

Lanjutkan Membaca ↓