Dunia K-Pop Menumbuhkan Jiwa Entrepreneur dalam Diriku

Endah Wijayanti23 Okt 2020, 11:15 WIB
Diperbarui 23 Okt 2020, 11:15 WIB
menjadi entrepreneur

Fimela.com, Jakarta Kita bisa bersinar melalui setiap pilihan hidup yang kita buat dalam hidup. Baik dalam hal pendidikan, karier atau pekerjaan, dan pilihan soal impian serta cita-cita. Setiap perempuan bisa menjadi sosok tangguh melalui setiap pilihan hidup yang diambil. Seperti dalam tulisan Sahabat Fimela yang diikutsertakan dalam Lomba Share Your Stories Oktober 2020: Menjadi Lady Boss Versimu ini.

***

Oleh: Ajenk Winarti

Saat mendengar kata K-Pop, apa yang pertama kali terlintas di benak kamu? Mungkin sekelompok anak-anak yang senang menghambur-hamburkan uang untuk membeli pernak-pernik K-Pop atau sekelompok remaja yang senang update status tengah menonton konser. Semua selalu terlihat menghambur-hamburkan uang dan dipandang sebelah mata oleh kebanyakan orang.

Begitu pula yang aku rasakan sebagai seorang K-Poper, tapi aku mencoba untuk menjadi lady boss di dunia K-Pop meski jalur yang dilalui tidak mudah. Buat sebagian orang yang tidak memahami, K-Pop hanya kekanak-kanakan. Namun di balik itu, K-Pop juga mengajarkan hal lain, terutama untuk diriku.

Masih teringat jelas di benak diriku saat pertama kali menyukai mereka. Dari perkenalan sebuah drama, aku melihat kesempatan untuk memanfaatkan K-Pop di jalur yang tepat. Walau mendapat pertentangan dari banyak pihak, dianggap tidak akan berhasil. Tapi, menyukai K-Pop membawaku pada perjuangan untuk membangun sebuah online shop pada tahun 2012 saat masih kuliah. Kala itu, belum terlalu banyak online shop yang berjualan barang K-Pop, terlebih akses untuk mendapatkan barang tersebut cukup rumit.

 

Merintis Online Shope

bekerja di rumah
Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/g/weedezign

Bermodalkan ponsel jadul dan kepercayaan konsumen, aku merintis online shop pertama dan meraup penghasilan yang lumayan untuk ukuran anak kuliahan. Tidak berhenti di situ saja, K-Pop juga mengantarkan diriku pada impian lain. Aku mencoba untuk menulis tentang K-Pop, hasilnya sungguh tidak terduga. Sebuah tulisan pertamaku berhasil diterbitkan oleh salah satu penerbit hingga sebuah profesi content writer khusus di bidang K-Pop menghampiriku.

Hingg saat ini pun, aku masih terus berjuang di profesi ini agar K-Pop bisa dilihat dengan sudut pandang yang berbeda. Tidak lagi melihat unsur hura-huranya, namun menjadikan K-Pop sebagai menjadi pembuka jalan untuk mengembangkan diri ke arah yang lebih positif. Dan mungkin saja, menumbuhkan jiwa entrepreneur seperti diriku.

#ChangeMaker

Lanjutkan Membaca ↓