Jodohku adalah Sosok yang Kutemui saat Usiaku 12 Tahun

Endah Wijayanti24 Okt 2020, 13:15 WIB
Diperbarui 24 Okt 2020, 13:15 WIB
cinta menerima apa adanya

Fimela.com, Jakarta Sosok yang pernah dijumpai di masa lalu bisa jadi adalah jodoh kita. Seseorang yang dulu pernah kita lihat dan meninggalkan kesan mendalam bisa jadi pasangan hidup di masa depan. Seperti kisah yang berikut ini.

Seorang perempuan dengan akun eaglehyland (sebut saja namanya Cheryl) melalui laman Buzzfeed menceritakan kisahnya tentang jodoh hidupnya. Cheryl menceritakan bahwa pertama kali ia bertemu dengan pria yang menjadi suaminya sekarang (sebut saja namanya James) adalah saat usianya 12 tahun. "Aku bertemu suamiku di pertemuan homeschool. Usiaku 12 tahun dan dia 16 tahun. Aku bilang pada ibuku bahwa aku sangat menyukainya dan ingin menikahinya. Ibuku langsung menyuruhku berhenti berpikir begitu dan mengingatkanku bahwa dia itu orang dewasa," cerita Cheryl.

Di pesta ulang tahunnya yang ke-13, Cheryl mengundang keluarga James ke rumahnya. Itulah terakhir kalinya Cheryl bertemu dengannya sampai kemudian bertemu lagi sepuluh tahun kemudian.

Pertemuan Kembali yang Menjadi Titik Balik

pasangan cinta zodiak
ilustrasi./Photo by Kate Nuzhnaya on Unsplash

James kembali setelah menjalankan tugas luar negeri dengan militer. Dia datang ke swalayan tempat Cheryl bekerja, dan Cheryl merasa aneh.

"Perasaanku telah berubah, aku punya pacar lain. Tapi dia terus di dekatku, kami pergi makan malam bersama, dan menjadi teman baik. Tapi HANYA teman, aku sangat menegaskan itu. Lalu, dia punya masalah keluarga dan menghilang," papar Cheryl.

Begitu James pergi, barulah Cheryl menyadari bahwa ia sebenarnya mencintainya.

Saat itu, Cheryl kembali menjomlo. Tapi butuh waktu tiga bulan untuk kembali mencari James dan mengatakan bahwa ia mencintainya.

Singkat cerita, setahun setelah itu Cheryl dan James menikah. Tak lama kemudian dikaruniai seorang anak.

Jadi teringat kutipan dari Nicholas Sparks, “Loving someone and having them love you back is the most precious thing in the world.” Mencintai seseorang yang kemudian mencintai kita adalah hal yang sangat berharga di dunia. Sungguh beruntung Cheryl bisa mendapatkan cinta sejatinya. Sosok yang pertama kali ia temui saat masih belia ternyata menjadi pasangan hidup untuk selamanya.

#ChangeMaker

Lanjutkan Membaca ↓