Berhasil Membangun Usaha Parfum dan Impian yang Masih Ingin Kuwujudkan

Endah Wijayanti26 Okt 2020, 11:10 WIB
Diperbarui 26 Okt 2020, 11:10 WIB
berjualan parfum

Fimela.com, Jakarta Kita bisa bersinar melalui setiap pilihan hidup yang kita buat dalam hidup. Baik dalam hal pendidikan, karier atau pekerjaan, dan pilihan soal impian serta cita-cita. Setiap perempuan bisa menjadi sosok tangguh melalui setiap pilihan hidup yang diambil. Seperti dalam tulisan Sahabat Fimela yang diikutsertakan dalam Lomba Share Your Stories Oktober 2020: Menjadi Lady Boss Versimu ini.

***

Oleh: Mutiara Wikjayanti

Walaupun kata orang, enak lho jadi PNS karena gaji tiap bulan pasti ada, pensiun sudah terjamin, tapi aku selalu berpikir kalau ingin jadi orang kaya itu janganlah menjadi seorang PNS. Oleh karena itu, beberapa bulan terakhir, di sela-sela kesibukanku menjadi seorang PNS, aku merintis usaha toko parfum.

Berbekal melihat usaha parfum refill seorang teman yang sukses merajai pasaran parfum di kotaku, aku mencoba untuk belajar bagaimana cara bisnisnya. Dan lahirlah inisiatif membuka toko parfum sendiri tapi dengan cara bermitra dengan temanku tersebut. Menurutku, parfum adalah jualan yang paling mudah dikelola. Karena tidak perlu setiap hari ditunggu. Aku bisa memberi tugas menjaga toko parfum dengan orang yang aku percaya. 

Sekarang parfum juga sedang naik daun. Baik muda maupun tua, pasti memakai parfum demi menjamin  penampilannya. Parfum refill harganya pun jauh lebih murah dibandingkan parfum original yang harganya selangit.

Saat ini, aku membuka dua toko parfum. Satu toko di kawasan pasar dan satu toko yang lain di kawasan kampus. 

Usaha Berjalan dengan Baik

toko parfum
Toko parfum./Copyright Mutiara Wikjayanti

Ketika awal awal mendirikan usaha, tentunya aku terbentur oleh kurangnya modal. Maklum, karena memang saya langsung membuka dua toko parfum sekaligus. Oleh karena itu aku mencoba menjual mobil yang biasa aku pakai sehari sebagai tambahan modal. Alhamdulillah, dengan hasil penjualan mobil, aku dapat membeli biang biang parfum, sewa toko, serta botol botol parfum. Aku mencoba merekrut dua karyawan terlebih dahulu untuk menjaga.

Sekarang usahaku sudah berjalan dengan baik. Pendapatan setiap bulannya, bahkan melebihi ekspektasiku. Tokoku tak hanya menjual parfum badan saja. Tetapi juga menjual parfum laundry dan ruangan juga. Karyawanku juga sudah bertambah menjadi 4 orang.

Impianku selanjutnya adalah, aku ingin produk dari toko parfumku bisa dikenal  sampai seluruh Indonesia. Aku tidak hanya berjualan secara offline, tapi juga secara online. Aku pun ingin mencoba menawarkan produk parfumku ke beberapa toko lainnya untuk dipasarkan. Jadi aku seperti agen parfum yang menaruh barang untuk dijual dan keuntungannya bagi hasil. Selain itu, aku juga mempunyai target paling tidak aku bisa menambah satu toko baru lagi. 

#ChangeMaker

Lanjutkan Membaca ↓