Montase adalah Karya Seni Tempel yang Unik, Berikut Tutorial Pembuatannya

Imelda Rahma26 Okt 2020, 16:50 WIB
Diperbarui 26 Okt 2020, 16:50 WIB
Mengenal montase

Fimela.com, Jakarta Meskipun tidak begitu familiar ditelinga, namun kamu perlu mengenal istilah montase. Montase adalah kumpulan gambar yang disatukan dalam satu frame background. Tak hanya sekadar ditempel dan digabungkan. Karya montase tetap memiliki makna yang saling berkesinambungan dalam setiap penempelannya.

Dibandingkan dengan karya seni yang lain, montase adalah karya seni yang sampai sekarang masih populer. Tidak hanya di dunia pendidikan, tetapi juga industri kreatif. Pada dasarnya, montase adalah karya seni tempel yang mengombinasikan banyak gambar menjadi satu karya fenomenal.

Dalam istilah modern montase adalah photomontage. Di sinilah karya montase bisa tetap bertahan di industri kreatif, terutama yang berkaitan dengan fotografi. Mengandalkan software editing gambar dengan teknik croping, layering, dan eksposisi.

Nah, untuk kamu yang ingin tahu lebih banyak soal montase, bisa melihatnya berikut ini. Dilansir dari Liputan6.com, Fimela.com kali ini akan mengulas secara spesifik tentang pengertian sampai tutorial pembuatan montase. Simak ulasan selengkapnya dibawah ini.

Pengertian Montase

Pengertian Montase
Ilustrasi Montase Credit: pexels.com/RFStudio

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, montase adalah karya seni tempel yang mengombinasikan banyak gambar menjadi satu susunan. Satu susunan karya seni ini memiliki makna dari gambar yang disusun pada setiap sudutnya.

Montase adalah karya seni yang berasal dari gabungan banyak material. Mulai dari koran, majalah, brosur, buku, dan masih banyak lagi. Pokoknya segala sesuatu yang bisa ditempelkan, boleh dipergunakan. Catatannya, tetap bermaksud dan tak asal-asalan.

Kini montase lebih dikenal dengan istilah yang berkaitan dengan foto, photomontage. Istilah ini memberi pengertian bahwa montase adalah bentuk modifikasi gambar, baik analog maupun digital. Sementara dalam dunia sinematografi, montase adalah rangkaian gambar yang tak bisa bergerak.

Fungsi Montase

Fungsi Montase
Ilustrasi Montase Credit: pexels.com/cottonbro

Sebagai suatu karya seni, montase memiliki beberaap fungsi dan kegunaan. Berikut beberapa fungsi dari montase:

  • Fungsi praktis montase adalah fungsi yang terdapat pada benda sehari-hari. Sebuah maha karya montase dapat digunakan sebagai dekorasi atau dekorasi rumah.
  • Fungsi edukatif montase adalah dapat mengembangkan pikiran, daya serap, emosi, estetika, dan kreativitas.
  • Fungsi ekspresi montase adalah teknik perakitan yang menggunakan bahan dan tekstur berbeda sebagai bentuk ekspresi.
  • Fungsi psikologis montase adalah untuk menghasilkan karya dengan menanamkan semua ide dan emosi. Mampu membangkitkan rasa puas dan senang untuk mengurangi beban psikologis.
  • Fungsi sosial montase adalah mampu menciptakan lapangan kerja dengan modal kreatif karena maha karya yang unik dan menarik.

Tutorial Pembuatan Montase

Tutorial Pembuatan Montase
Ilustrasi Montase Credit: pexels.com/cottonbro

Nah, buat kamu yang penasaran dengan tutorial pembuatan montase, bisa menyimak langkah-langkahnya berikut ini:

  1. Sediakan alat dan bahan yang diperlukan.
  2. Gunting, lem perekat, buku gambar, kertas HVS, crayon, dan pensil warna.
  3. Tentukan tema dan konsep montase yang akan dibuat.
  4. Sesuai dengan judulnya, buat konsep sederhana saja karena ini maha karya sederhana.
  5. Mulailah mencari gambar yang nantinya akan digabung membentuk montase.
  6. Cari gambar yang bisa nyambung dengan konsep montase.
  7. Meskipun gambarnya jika dilihat nampak tidak masuk akal, asal mampu menarik perhatian dan berkesinambungan tak apa.
  8. Gunakan kreativitas dan imajinasimu dengan maksimal.
  9. Jika sudah menemukan, mulai potong gambar yang sudah dicetak sebelumnya.
  10. Potong dengan baik agar saat ditempel tidak terlihat aneh dan benar-benar cocok dijadikan karya seni.
  11. Pastikan untuk memotong gambar yang menjadi objeknya dan pilih yang mudah.
  12. Mulai tempelkan gambar yang sudah dipotong sebelumnya.
  13. Lebih baik lagi untuk menyusunnya tanpa lem terlebih dahulu, tujuannya agar lebih rapi dan tidak banyak kesalahan yang terjadi.
  14. Pastikan background yang akan digunakan untuk menempel tak begitu meriah.
  15. Jika ingin menggunakan background yang sudah bercerita, pastikan gambar yang akan ditempel tidak berlebihan dan tetap nyambung.
  16. Tambahkan warna arsiran untuk penegas kepingan gambar montase yang dibuat.
  17. Jangan sampai warna ini mendominasi seluruh karya dalam montase karena bisa membuat tempelan lebih kentara.
  18. Mulai lihat hasil karya yang sudah dibuat.
  19. Lakukan modifikasi jika masih ada yang kurang dan tak menarik di dalam gambar.
  20. Selesai.

 

Lanjutkan Membaca ↓