Secara Ilmiah Meniran, daun kelor dan kunyit Efektif Meningkatkan Imunitas

Anisha Saktian Putri30 Okt 2020, 12:30 WIB
Diperbarui 30 Okt 2020, 12:30 WIB
Jangan Sia-siakan Daun Kelor, Ini 3 Manfaatnya (MOHAMED ABDULRAHEEM/shutterstock)

ringkasan

  • Meniran terbukti secara ilmiah sebagai imunostimulan yang berfungsi meningkatkan sistem imun spesifik dan non spesifik
  • Daun kelor kaya akan nutrisi seperti kalsium, zat besi, fosfor, kalium, zinc, protein, dan berbagai vitamin
  • Kunyit dapat membantu memelihara sistem saluran pencernaan sehingga meningkatkan absorpsi nutrisi pada saluran pencernaan,
Lanjutkan Membaca

Fimela.com, Jakarta Di masa pandemi Covid-19 ini setiap orang disarankan untuk meningkatkan imunitas tubuh. Hal tersebut dilakukan untuk mencegah paparan virus masuk ke dalam tubuh.

Salah satu cara meningkatkan imunitas tubuh dengan omunomodulator yang merupakan zat mampu melindungi tubuh secara optimal dari infeksi atau mikroorganisme seperti virus, bakteri atau parasit.

Ketua Umum Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia (PDPOTJI) dr. Inggrid Tania, M.Si. menjelaskan, imunomodulator bekerja dengan menstimulasi mekanisme pertahanan spesifik (satu jenis antigen) dan non-spesifik (berbagai macam antigen).

Selain itu, imunomodulator juga berperan sebagai imunostimulan, yaitu senyawa yang dapat meningkatkan mekanisme pertahanan tubuh.

"Konsumsi imunomodulator untuk tingkatkan daya tahan tubuh sangat penting, terlebih saat ini masyarakat sedang menghadapi ancaman virus SARS-CoV-2 penyebab COVID-19,” ujar Inggrid dalam siaran pers Imugard.

Imunomodulator berbahan alami

[Fimela] Masker Kunyit
Masker Kunyit | unsplash.com

dr. Inggrid memaparkan, masyarakat dapat memperoleh zat imunomodulator dengan mengonsumsi tanaman herbal, seperti Meniran, daun kelor dan kunyit, baik dalam bentuk segar maupun produk siap minum. Konsumsi imunomodulator alami yang berasal dari ketiga herbal tersebut dapat digunakan dalam jangka waktu panjang dan tanpa batas durasi maksimal.

Pasalnya Meniran, daun kelor dan kunyit secara umum tidak memiliki kontra indikasi yang membahayakan tubuh. Meski begitu, penggunaan imunomodulator yang sifatnya imunostimulan kuat sebaiknya dibatasi selama 6-8 minggu atau dengan konsultasi dokter, sebab dikhawatirkan dapat mencetuskan penyakit autoimun dan memperparah alergi.

Meniran terbukti secara ilmiah sebagai imunostimulan yang berfungsi meningkatkan sistem imun spesifik dan non spesifik. Daun kelor kaya akan nutrisi seperti kalsium, zat besi, fosfor, kalium, zinc, protein, dan berbagai vitamin, serta berfungsi juga sebagai imunomodulator.

Kunyit juga dapat membantu memelihara sistem saluran pencernaan sehingga meningkatkan absorpsi nutrisi pada saluran pencernaan, serta sebagai antiviral, anti inflamasi yang berfungsi sebagai imunomodulator.

Chief Business Development and R&D PT Deltomed Laboratories, apt. Drs. Victor S. Ringoringo, S.E., M.Sc., mengatakan ketiga bahan alami tersebut bisa diperoleh dalam satu Kaplet Imugard.

"Imugard baik dikonsumsi oleh anak usia di atas 12 tahun, dewasa maupun lansia dengan dosis sebanyak 1 kaplet setiap hari, tetapi jika kondisi tubuh sedang turun atau membutuhkan lebih, bisa di konsumsi 2 kaplet sehari. Diproduksi dengan standar Good Manufacturing Practices (GMP) dan Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik (CPOTB). Dengan menerapkan GMP dan CPOTB sehingga mempunyai kualitas yang baik," papar Victor

 

#changemaker

Lanjutkan Membaca ↓