7 Tips Keuangan Menyiapkan Dana Masa Tua Saat Gaji Pas-pasan

Karla Farhana27 Nov 2020, 15:00 WIB
Diperbarui 27 Nov 2020, 15:00 WIB
[Fimela] Tips Dana Masa Tua

Fimela.com, Jakarta Dana pensiun sebaiknya memang dipersiapkan sejak dini. Namin, menurut Lifepal, usia 40 tahun idealnya sudah aktif mengumpulkan dana pensiun. Sayangnya, tidak semua orang bisa mengalokasikan uang untuk investasi dan persiapan dana masa tua. Salah satu kendalanya adalah pendapatan atau gaji yang pas-pasan. 

Padahal biaya hidup di masa tua tidak murah. Pasalnya, akan ada banyak kebutuhan seperti kebutuhan bulanan, kesehatan, dan juga kebutuhan lainnya yang harus kamu persiapkan. Biaya yang tinggi ini juga diakibatkan adanya inflasi atau kenaikan harga barang dan jasa. 

Saat sudah pensiun, kamu seharusnya memiliki dana yang mencukupi kebutuhan hidupmu hingga tutup usia. Gaya hidup tinggi di usia muda serta banyaknya tanggungan keluarga bisa menjadi faktor seseorang tidak memiliki dana pensiun untuk hari tua. Agar hal ini tidak terjadi, Lifepal menyarankan untuk melakukan 7 hal ini. 

1. Hitung Pengeluaraan di Masa Tua

Mumpung masih muda, hitung dulu pengeluaran di masa pensiun dengan menurunkan standar biaya hidup. Lakukan perhitungan pengeluaran tahunanmu di masa tua dengan menggunakan asumsi inflasi dan penurunan standar niaya hidup. 

2. Hitung Besaran Dana Pensiun

[Fimela] Ilustrasi Masa Pensiun
Ilustrasi Masa Pensiun | pexels.com/@monica

Hitung juga besaran dana pensiun. Kamu bisa menghitung dana ini menggunakan kalkulator Lifepal sehingga lebih mudah dan cepat. 

3. Investasi Cost Averaging

 

Untuk dapat bisa mengumpulkan dana hari tua yang besar, kamu perlu berinvestasi. Investasi lump sum atau sekali bayar sangat berisiko akan mengalami kerugian. Jadi, lakukan investas berkala atau cost averaging setiap bulan untuk mengumpulkan dana pensiun. 

4. Instrumen Investasi Volatilitas

Kurangi investasi tinggi risiko ketika kamu sudah memasuki usia berkepala empat. 

5. JHT BPJS

Ini bisa kamu klaim ketika kamu sudah tidak lagi bekerja karena pemutusan hubungan kerja atau pengunduran diri. Mencairkan dana ini bukan keputusan yang tepat. Sebaiknya, jadikan dana ini sebagai tambahan dana pensiun di hari tua nanti. 

6. Kendalikan Utang 

Jika kamu memiliki utang yang menumpuk, sebaiknya kamu bayar sesegera mungkin. Baru kemudian berinvestasi. 

7. Proteksi Diri sebelum Investasi 

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi, cobalah untuk memeriksa situasi keuanganmu. Apakah kamu memiliki asuransi, seperti asuransi jiwa. Baru kemudian mengumpulkan dana pensiun dengan cara berinvestasi. 

Membiarkan diri sendiri tak terlindungi tentu akan sangat merugikan anggota keluarga ke depannya. Bayangkan saja, segala tujuan finansial keluarga yang sudah Anda atur untuk jangka pendek hingga panjang akan kandas karena hilangnya pendapatan rutin.

Milikilah asuransi dengan uang pertanggungan yang bisa mencukupi kebutuhan Anda ke depan. Untuk menghitung uang pertanggungan yang dibutuhkan, silakan gunakan Kalkulator Uang Pertanggungan Lifepal. Pilihlah asuransi dengan besaran premi yang ringan, maksimal adalah 10% dari total pendapatan bulanan. 

#ChangeMaker

 

Simak Video Berikut

Lanjutkan Membaca ↓