Terjebak dalam Hubungan Penuh Kekerasan? Simak Bahaya yang Sering Tidak Disadari

Nabila Mecadinisa26 Nov 2020, 12:00 WIB
Diperbarui 26 Nov 2020, 12:00 WIB
[Bintang] Ilustrasi Relationship

Fimela.com, Jakarta Kekerasan dalam hubungan kerap terjadi. Bahkan, di masa pandemi saat ini, jumlah kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) atau dalam hubungan pasangan yang belum menikah meningkat tajam. Yang menyedihkan, banyak perempuan yang menganggap hal ini adalah hal wajar. Padahal tentu tidak.

KDRT bisa berupa Kekerasan baik fisik maupun verbal dapat mempengaruhi kesehatan. apalagi jika dibiarkan secara terus menerus, tentu efeknya akan semakin panjang dan berdampak sangat negatif. Lalu, bahaya apa yang sering tidak kita sadari? Simak selengkapnya berikut ini. 

Efek KDRT

[Fimela] relationship
Relationship | pexels.com/@trinitykubassek

1. Jauh dengan orang sekitar

Hal ini kerap dialami oleh orang-orang yang mengalami abusive relationship. Biasanya pelaku akan memainkan emosi korban dengan membuat korban merasa bersalah jika tidak ingin menuruti keinginan pelaku. Hal ini juga membuat korban perlahan jadi jauh dengan orang-orang terdekatnya.

2. Rugi mental dan fisik

Mental dan fisik sudah pasti akan terkena dampaknya. Biasanya, orang-orang seperti ini akan mengalami sakit fisik dan mental jika dibiarkan secara terus menerus. Jadi, tak ada kata terlambat untuk melangkah lebih maju saat kamu mengalami abusive relationship.

3. Rugi finansial

Tak jarang, mereka juga mengalami kerugian secara finansial. Biasanya, abusive relatonship membuat kita tidak bebas bekerja sehingga penghasilan juga terbatas, dan pelaku kerap mengontrol keuangan kita. Hal ini tentu bukanlah kejadian yang bisa dibiarkan begitu saja.

#ChangeMaker

Lanjutkan Membaca ↓