Setelah Menikah, Aku Makin Menyadari Pentingnya Peran Seorang Ibu

Endah Wijayanti25 Nov 2020, 14:35 WIB
Diperbarui 25 Nov 2020, 14:55 WIB
cinta ibu dan setelah aku menjadi ibu

Fimela.com, Jakarta Seorang ibu menjadi sosok yang paling istimewa di hati kita. Saat menceritakan sosoknya atau pengalaman yang kita miliki bersamanya, selalu ada hal-hal yang tak akan bisa terlupakan di benak kita. Cerita tentang cinta, rindu, pelajaran hidup, kebahagiaan, hingga kesedihan pernah kita alami bersama ibu. Seperti kisah Sahabat Fimela yang diikutsertakan dalam Lomba Share Your Stories November 2020: Surat untuk Ibu berikut ini.

***

Oleh: Sri Arjuna Razak

Ibu adalah sosok yang sebenarnya tidak mampu untuk aku gambarkan ataupun disamakan karena bagiku ia tiada tandinganya bahkan di kehidupan selanjutnya ia adalah manusia yang mencurahkan seluruh hidupnya untuk mencintai kami anak-anaknya. Bahkan setelah aku menikah dan menyandang predikat isteri dan seorang ibu, ibuku tetaplah istimewa di hatiku.

Tak terhitung berapa banyak hal yang telah engkau beri pengorbanan, perhatian, tenaga dan segalanya ibu beri dengan penuh kasih. Cintanya yang tanpa pamrih kasih yang tak mengharap balas akungnya yang teramat besar yang kiranya tidak mampu aku balas walaupun aku memberi segala dunia dan seisinya. Tuturnya yang lembut dan nasihat-nasihat bijak yang selalu meneduhkan rasanya. Bahkan di masa sebelum kelahiranku ibu akan memastikan semuanya tercukupi agar aku selalu merasa aman dan nyaman.

Ibu, kini kusadari peranmu yang kini teramat aku rasakan menjadi ibu tidaklah mudah aku harus ekstra sabar dalam menangani anakku yang juga cucumu dalam tangisnya, tantrumnya, bahkan melawan kantukku di kala malam dan aku juga harus kuat sejadi jadinya dengan setumpuk pekerjaan rumah yang tiada habisnya.

Terlebih aku yang masih mengenyam pendidikan magister di salah satu perguruan tinggi yang bagimu pendidikan amat penting di masa depan. Aku melihat kegigihanmu dan bercermin atas dirimu. Ibu adalah perempuan tangguh yang juga berkarier. Aku tidak bisa membayangkan bagaimana riuhnya letihmu kala itu yang harus membopongku di tempat kerjamu.

Ibu Sosok yang Istimewa

cinta ibu dan hari pernikahan
Bersama ibu./Copyright Sri Arjuna Razak

Meski sudah menjelang usia senja, ibu tetap sosok yang membuatku salut. Ibu masih tetap bersemangat dalam menjalankan rutinitas kebaikan-kebaikan dalam beribadah, gemar memasak, menjadikan rumah tetap bersih dan hobi merawat bunga-bungamu. Serta tak hentinya ibu selalu membagi ilmu bukan hanya dengan anak muridnya di sekolah melainkan semua orang yang akan ia temui karena ibu adalah guru di kehidupanku dan guru yang tidak menggurui guru yang terbaik bagiku.

Ibu sampai detik ini pun engkau selalu menganggapku masih anakmu yang belia. Walau aku sudah menjadi ibu, kau akan selalu menanyakan bagaimana kabar dan keadaanku di perantauan kini.

Ibu tahukah engkau aku selalu merindu segala hal yang kita lalui bersama? Tawamu, dekapanmu, bahkan celotehmu bagiku engkau adalah ibu terbaik sepanjang masaku.

Maafkan atas segala kesalahanku dan terima kasih telah menghujaniku dengan beribu cinta.

Terima kasih Tuhan telah menitipkanku ibu seperti ibuku.

#ChangeMaker

Lanjutkan Membaca ↓