Tips Mengatasi Rasa Takut Datangnya Penuaan

Anisha Saktian Putri27 Nov 2020, 09:30 WIB
Diperbarui 27 Nov 2020, 09:30 WIB
kakek nenek dan cucu

Fimela.com, Jakarta Penuaan itu pasti, hanya kita tinggal memilih ingin menua dengan sehat atau sakit-sakitan. Herbalife Nutrition Asia Pacific Healthy Aging Survey 2020 mengungkapkan bagaimana masyarakat memiliki visi yang jelas tentang apa arti penuaan sehat bagi mereka.

Meski kurang dari tiga dari 10 konsumen yang memiliki kepercayaan diri untuk dapat menua dengan sehat, yang diikuti dengan kekhawatiran jatuh sakit karena kekebalan tubuh yang menurun sebagai kekhawatiran utamanya.

Senior Director & General Mamager Herbalife Nutrition Indonesia Adam Dewi mengatakan kekhawatiran tentang penuaan dikaitkan dengan masalah kesehatan yang timbul ketika menua. "Semua orang memiliki peluang yang sama untuk dapat menjalani masa penuaan yang sehat.

Lalu bagaimana definisi menua dengan sehat? Responden Indonesia memiki pandangan positif, 63 persen menyatakan bahwa penuaan dengan sehat berarti tidak menderita penyakit tertentu di saat tua. Sementara 58 persen responden mendefinisikan menua sehat dengan tidak menjadi beban bagi keluarga, dan 49 persen menyatakan tetap aktif dan tajam secara mental yang jadi definisi menua dengan sehat.

Ketua Program Studi Pascasarjana Ilmu Gizi Institut Pertanian Bogor (IPB) University, Dr. Rimbawan mengatakan penuaan tidak dilihat dari usia saja. Melainkan dapat dikaitkan dengan kebugaran serta cara tubuh bekerja dan bereaksi.

“Ketika merasakan bahwa telah terjadi adanya perubahan pada bagaimana tubuh terlihat, perubahan fungsi pada tubuh yang berbeda dibandingkan dengan usia sebelumnya. Itu tanda mulai proses penuaan,” ujar Dr. Rimbawan.

Langkah-langkah menua dengan sehat

pasangan orang tua
ilustrasi kakek nenek/copyright by fizkes (Shutterstock)

Mayoritas responden di Indonesia memahami pentingnya penuaan yang sehat, dengan lebih dari delapan dari 10 konsumen (82%) telah mengambil langkah-langkah untuk membantu menua dengan sehat.

Langkah-langkah yang dilakukan antara lain sebanyak 73 persen telah memperbaiki asupan nutrisi mereka, 63 persen menyatakan mereka telah melakukan lebih banyak olahraga reguler, 50 persen juga menyatakan telah melakukan aktifitas yang menstimulus kesehatan mental.

Sementara itu, 46 persen mengkonsumsi suplemen yang mendorong kesehatan dan 42 persen juga telah melakukan pengecekan kesehatan lebih teratur.

#changemaker

Lanjutkan Membaca ↓