3 Pengaruh Luka Emosi Masa Kecil yang dapat Memengaruhi Kehidupan Dewasa

Gayuh Tri Pinjungwati26 Nov 2020, 20:15 WIB
Diperbarui 26 Nov 2020, 20:15 WIB
single

Fimela.com, Jakarta Jika dirimu pernah merasakan sakit parah atau trauma emosional sebagai seorang anak, ini akan membuatmu keberatan menemukan diri terjebak dalam situasi tertentu dalam kehidupan dewasa. Luka emosional masa kecil kita umumnya berasal dari dinamika relasional antara kita dan pengasuh kita. Meskipun ada banyak jenis luka emosional, tiga luka umum terkait dengan kemandirian, kasih sayang, dan harga diri perlu diketahui seperti berikut ini.

Kebebasan

Jika kebebasan dan kemandirian sangat dibatasi ketika dirimu masih kecil, dirimu mungkin mengalami kesulitan dalam kehidupan di masa dewasa. Tumbuh dalam lingkungan di mana keterampilan pengambilan keputusanmu selalu dipertanyakan dan dikritik dapat berdampak negatif pada dirimu sebagai orang dewasa. Artinya, dirimu mungkin kurang percaya diri untuk membuat keputusan dan mengambil inisiatif dalam kehidupan dewasa Anda. Selain itu, sifat pasifmu dan ketidaktegasan dapat memudahkan orang lain untuk mengontrol atau memanfaatkanmu.

Kasih Sayang

Gambar Ilustrasi Seseorang Mengalami Stres
Sumber: Freepik

Seorang anak yang kehilangan cinta, kasih sayang, dan dukungan, tumbuh dengan perasaan kesepian, terisolasi, dan tidak mampu. Dalam kehidupan dewasanya, mereka tumbuh untuk mencari validasi secara eksternal untuk menghilangkan keyakinan mereka bahwa mereka tidak cukup baik. Ini berarti bahwa mereka mungkin tumbuh menjadi orang yang menyenangkan dan / atau terlalu peduli dengan apa yang orang pikirkan tentang mereka. Dengan kata lain, orang dewasa yang memiliki luka emosional masa kanak-kanak terkait dengan kasih sayang berjuang melawan cinta diri.

Kepercayaan Diri

Luka emosional yang berkaitan dengan kepercayaan diri umumnya berasal dari penolakan. Seorang anak yang terus-menerus ditolak oleh pengasuhnya akan sangat kesulitan dalam kehidupan dewasanya. Disalahkan, dikritik, dihina, dan direndahkan sangat berbahaya dan bahkan bisa mengalami traumatis. Sebagai orang dewasa, orang yang menghadapi penolakan dari orang yang mereka cintai cenderung memiliki kepercayaan diri yang sangat rendah.

Langkah pertama untuk mengatasi dan menyembuhkan luka emosional adalah dengan melihat dan mengenalinya. Setelah dirimu melakukannya, dirimu akan dapat bekerja untuk mencari tahu dari mana asalnya dan bagaimana dirimu membiarkannya memengaruhi kehidupanmu di masa dewasa. Seringkali, orang perlu mencari bantuan seorang profesional yang akan dapat membimbing mereka dan membuatnya lebih mudah untuk melihat polanya.

Cek Video di Bawah Ini

#Changemaker

Lanjutkan Membaca ↓