Bukan Tanda Mengantuk, Ini 4 Alasan Kucing Mendengkur

Zaki Baldan05 Des 2020, 07:38 WIB
Diperbarui 05 Des 2020, 07:38 WIB
Bukan Tanda Mengantuk, Ini 4 Alasan Kucing Mendengkur

Fimela.com, Jakarta Setelah berkeliling di luar rumah dan dibawa kembali ke kamar atau kandangnya, kucing biasanya akan mengeluarkan bunyi dengkuran. Banyak yang mengatakan jika mendengkur adalah cara kucing untuk menunjukkan rasa bahagia dan nyaman. Bila ditelusuri lebih jauh, ternyata konsep dengkurang kucing tak sesederhana itu. Ada beberapa alasan memang yang mendorong kucing mendengkur. Apa saja itu? Cari tahu lebih lanjut yuk!

Kucing Mendengkur Tanda Bahagia

Bukan Tanda Mengantuk, Ini 4 Alasan Kucing Mendengkur
(c) shutterstock

Mendengkur bisa jadi bentuk komunikasi yang bisa diartikan kondisi kucing sedang santai. Bukan rahasia lagi kalau banyak pemilik kucing menganggap dengkuran sebagai tanda hewan peliharaannya sedang bahagia. Biasanya, suara getaran rendah itu akan dibarengi kucing yang tampak rileks dengan ekor diam dan hampir memejamkan mata.

Mendengkur Saat Gugup atau Cemas

Bukan Tanda Mengantuk, Ini 4 Alasan Kucing Mendengkur
(c) shutterstock

Tahukah kamu bagaimana beberapa orang tersenyum ketika mereka gugup? Ternyata, kucing mendengkur dengan cara yang sama seperti manusia tersenyum. Terkadang, kucing mendengkur saat gugup atau cemas misalnya pergi ke tempat asing atau saat dibawa ke dokter hewan.

Bagi kucing, mendengkur jadi cara ampuh untuk menenangkan diri dalam situasi stres. Selain itu, penting juga untuk mengenali tanda-tanda lainnya, seperti punggung berkedut, tatapan sayu, hingga telinga yang berputar ke belakang.

Tanda Kucing Mengalami Luka atau Cedera

Bukan Tanda Mengantuk, Ini 4 Alasan Kucing Mendengkur
(c) shutterstock

Kucingmu tampak baik-baik saja, meskipun baru saja melompat dari ketinggian? Tapi dengkurannya tampak aneh, berbeda dengan suara yang dikeluarkan saat kucing kesayangan sedang bersantai. Ditambah tanda-tanda seperti menolak untuk disentuh, posisi berbaring yang tak biasa atau pincang saat berjalan. Dilihat dari sikap-sikap tersebut, dengkurannya bisa jadi merupakan pertanda kucing sedang merasa kesakitan.

Penelitian menunjukkan kecepatan dengkuran yang menggetarkan seluruh tubuh kucing, antara 24 hingga 140 getaran per menit, ternyata dapat membantu kucing menyembuhkan dirinya sendiri. Selain terbukti melegakan pernafasan, kucing juga mendengkur untuk mengurangi pembengkakan dan mempercepat penyembuhan tulang.

Dengkuran sebagai Alat Komunikasi

Anak kucing ternyata terlahir buta dan tuli, tapi dengkuran dari ibunya mampu memberikan rasa nyaman. Sebaliknya, anak kucing akan mendengkur untuk memberi tanda lapar. Yup, kucing pun menggunakan dengkuran khusus saat berkomunikasi dengan manusia. Mirip suara bayi menangis, kucing mendengkur untuk menunjukkan keinginan makan atau ingin memperoleh perhatian. Bukan tanpa tujuan, frekuensi suara dengkuran ini mendorong naluri alami untuk menemukan asal suara dan membantunya.

Kucing yang mendengkur bisa bahagia, stres, lapar, atau puas. Awalnya mungkin sulit, tapi lewat dengkuran dan perilakunya, pemilik kucing dapat lebih mudah memahami cara komunikasi hewan peliharaan, termasuk saat membutuhkan perhatian atau makanan.

Bukan Tanda Mengantuk, Ini 4 Alasan Kucing Mendengkur
(c) Muezza

Jadi, sudah kasih makan si kucing? Jangan sembarangan memilih cat food ya, pastikan yang dapat memenuhi kebutuhan nutrisi mereka seperti Muezza yang terbuat dari bahan alami dan diformulasikan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi kucing kesayangan. Memiliki 4 varian rasa lezat yang bakal disukai kucing, Muezza juga sudah mengantongi sertifikat halal dari The Central Islamic Committee of Thailand. Beli sekarang juga di Shopee dan Tokopedia, ya!

Beli Muezza di Shopee Beli Muezza di Tokopedia 

Lanjutkan Membaca ↓