Membuka Peluang Ekonomi Digital Penyandang Disabilitas di Indonesia bersama Grab

Annissa Wulan03 Des 2020, 18:00 WIB
Diperbarui 03 Des 2020, 18:00 WIB
Ilustrasi kursi roda

Fimela.com, Jakarta Grab baru saja merilis program peningkatan kapabilitas bagi penyandang disabilitas bertajuk "Grab Mendobrak Batas: Peluang Ekonomi Digital bagi Penyandang Disabilitas." Program ini diusung dengan semangat Hari Disabilitas Internasional.

Ini juga merupakan bagian dari komitmen jangka panjang GrabForGood dan program digitalisasi UMKM #TerusUsaha dari Grab. Komitmen Grab adalah untuk menjadi platform yang inklusif dan memastikan semua orang, termasuk penyandang disabilitas bisa merasakan manfaat dari ekonomi digital.

Tahun lalu, Grab telah membuat program "Mendobrak Sunyi" untuk memberikan peluang pendapatan melalui GrabKios, peningkatan materi pelatihan mitra pengemudi penyadang disabilitas, dan menghadirkan layanan GrabGerak. Sejak program ini diluncurkan, Grab telah mengakomodasi dan memberdayakan lebih dari 200 penyandang disabilitas di Indonesia.

 

 

Penyandang disabilitas menjadi kelompok terdampak secara finansial selama pandemi

Grab
Grab. Sumber foto: Website.

Menurut survei yang dilakukan oleh Jaringan Difabel Indonesia, sekitar 86% responden yang bekerja di sektor informal mengalami pengurangan pendapatan sebesar 50%-80%. Dengan hadirnya program ini, Grab berharap dapat membuka kesempatan bagi penyandang disabilitas untuk mendapatkan serangkaian pelatihan peningkatan kapabilitas dan peluang pendapatan sebagai mitra agen GrabKios.

Grab juga menjalin kerjasama dengan Koneksi Indonesia Inklusif, serta mendapat dukungan dari Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia.

1. Memberi motivasi wirausaha disabilitas

Ilustrasi kursi roda
Ilustrasi kursi roda. Sumber foto: unsplash.com/Marianne Bos.

Sesi ini fokus memberikan pembelajaran dan motivas dari seorang wirausahawan tunanetra agar penyandang disabilitas dapat terinspirasi, mendapatkan semangat, dan kepercayaan diri.

2. Memberi akses pada teknologi melalui kelas literasi digital

Dalam sesi ini, penyandang disabilitas diberikan pelatihan penggunaan aplikasi chat untuk menjual produk yang efektif dan menarik, serta strategi pemasaran melalui group aplikasi chat.

3. Modal pengetahuan bisnis digital bersama GrabKios

Sesi ini mengenalkan peluang usaha baru melalui GrabKios agar penyandang disabilitas dapat berjualan produk digital dan finansial.

Program ini menjadi bagian dari inisiatif digitalisasi UMKM #TerusUsaha yang diperkenalkan Grab pada bulan Juni lalu. Berangkat dari inisiatif ini juga, Grab telah menghadirkan lebih dari 40 program dan mendigitalisasi puluhan ribu UMKM agar bisa beradaptasi dan bertahan di tengah pandemi.

#ChangeMaker

Lanjutkan Membaca ↓