Ulasan Buku Company of One, Paul Jarvis

Endah Wijayanti03 Jan 2021, 10:15 WIB
Diperbarui 03 Jan 2021, 10:15 WIB
company of one

Fimela.com, Jakarta Judul: Company of One: Why Staying Small Is the Next Big Thing for Business

Penulis: Paul Jarvis

Penerbit: Penguin Business, Penguin Random House Uk

"What if the real key to a richer and more fulfilling career was not to create and scale a new start-up, but rather, to be able to work for yourself, determine your own hours, and become a (highly profitable) and sustainable company of one? Suppose the better—and smarter—solution is simply to remain small? This book explains how to do just that."

***

Pekerjaan atau karier menjadi bagian penting dan tak terpisahkan dari hidup kita. Dalam bekerja atau berkarier, tentu saja ada hal-hal yang membuat kita tertekan dan stres. Beban pekerjaan dan waktu yang tersita untuk pekerjaan sangat memengaruhi kualitas hidup kita. Tapi pernahkah terbayang bisa memiliki pekerjaan atau bisnis yang dapat dinikmati dan bisa tetap diseimbangkan dengan aspek-aspek kehidupan pribadi?

Company of One, buku ini menawarkan sudut pandang dan pendekatan baru dalam berbisnis atau membangun sebuah usaha. Dalam konsep bisnis ini, pendekatan yang ditekankan adalah bukan untuk membuat segalanya semakin besar tapi semakin baik. Mengembangkan sebuah usaha tidak selalu berpatokan pada makin bertambahnya karyawan atau makin banyaknya cabang usaha yang dimiliki. Bisnis yang tetap dibuat "kecil" pun tetap bisa kuat dan bertahan dalam jangka panjang.

Buku yang Memuat Penjelasan tentang Company of One

company of one 1
Definisi Company of One./Copyright Endah

"A company of one is simply a business that questions growth. A company of one resists and questions some forms of traditional growth, not on principle, but because growth isn't always the most beneficial or financially viable move. It can be a small business owners or a small group of founders." (Company of One, pg. 6)

Ada di antara kita yang mungkin secara tidak sadar membangun atau sedang menjalankan konsep Company of One. Bisnis atau usaha yang dijalankan tak harus selalu sesuatu yang terus berkembang besar. Tak harus punya banyak karyawan atau bekerja dengan konsep atasan dan bawahan. 

Buku ini menyuguhkan perspektif tentang sebuah bisnis atau usaha yang bisa dijalankan sendirian tapi bukan berarti  harus melakukan segalanya seorang diri. Masih bisa menjalankan bisnis dan menghasilkan uang tanpa harus bekerja terus sepanjang waktu tanpa istirahat. Keseimbangan hidup dan bekerja bisa didapat dengan menerapkan konsep bisnis yang tepat.

company of one 2
Ada tips-tips dan saran bagi yang ingin fokus membangun Company of One./Copyright Endah

Memang konsep Company of One bukan untuk semua orang. Tentu saja setiap orang punya prioritas dan pertimbangan masing-masing dalam membangun sebuah usaha atau bisnis. Tidak semua orang akan cocok dengan konsep dan pendekatan Company of One. Tapi ada juga orang yang sangat cocok menjalankan usaha atau bisnis dengan konsep ini. 

Bisa dibilang buku ini cocok untuk kita yang masih ingin belajar bisnis. Para pemula yang mungkin masih bingung menetapkan jalan bisnis atau jalur bisnis juga sangat cocok membangun buku ini. Ada tips dan strategi yang bisa dipelajari dari pemaparan Paul Jarvis dalam buku ini.

Bagi yang sedang membangun atau merintis bisnis yang sudah fokus pada bidang tertentu atau spesialisasi tertentu, buku ini juga cocok dijadikan referensi tambahan. Kita bisa melihat sebuah bisnis dari beberapa konteks berbeda. Buku ini juga menyajikan referensi atau contoh-contoh bisnis yang menggunakan konsep Company of One.

Sangat menarik bisa mengetahui pendekatan atau konsep membangun bisnis dari sudut pandang berbeda. Company of One bisa jadi salah satu referensi yang sangat membantu bagi siapa saja yang ingin membangun usaha atau bisnis di bidang yang dikuasai. 

#ElevateWomen

Lanjutkan Membaca ↓