Jokowi Jadi Presiden Pertama yang Menerima Vaksin COVID-19 Sinovac

Vinsensia Dianawanti13 Jan 2021, 10:19 WIB
Diperbarui 13 Jan 2021, 10:19 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi)

Fimela.com, Jakarta Presiden Jokowi telah menerima vaksin COVID-19 Sinovac di Istana Kepresiden sekitar pukul 9.45 WIB pada Rabu (13/1/). Dengan demikian, Jokowi menjadi Presiden pertama di dunia yang menerima vaksin COVID-19 Sinovac.

Indonesia merupakan negara pertama setelah China yang meloloskan vaksin COVID-19 Sinovac. Vaksin ini telah mendapat izin penggunaan darurat dari BPOM pada Senin, 11 Januari 2021.

Kepala BPOM Penny Lukito menjamin vaksin ini tidak mengandung bahan yang berbahaya.

"Hasil efikasi vaksin sebesar 65,3 persen dari hasil uji klinis di Bandung menunjukkan harapan vaksin ini dapat menurunkan kejadian penyakit COVID-19 hingga 65,3 persen," ujar Kepala BPOM RI Penny Lukito, Senin 11 Januari.

 

Belum ada pemimpin negara yang gunakan Sinovac

Presiden Joko Widodo (Jokowi)
Menyambut tahun 2021, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan Indonesia mampu bangkit dari pandemi COVID-19. (Biro Pers Sekretariat Presiden)

Belum ada catatan terbaru pemimpin negara lain yang menggunakan vaksin COVID-19 Sinovac, selain Presiden Jokowi. Wakil Presiden Amerika Serikat Mike Pince memiliki vaksin Pfizer yang tingkat kemanjurannya di atas 90 persen.

Presiden terpilih AS Joe Biden juga menggunakan Pfizer, sementara wakilnya Kamala Harris disuntik vaksin Moderna. Raja Salman dari Arab Saudi serta Pangeran Mohammed bin Salman juga menggunakan Pfizer.

Sementara, Perdana Menteri Uni Emirat Arab Sheikh Mohammed bin Rashid memakai vaksin Sinopharm yang statusnya sebagai relawan.

Sebelum menerima vaksin COVID-19 Sinovac, Presiden Jokowi pun melakukan sejumlah kesiapan. Di antaranya tidur cukup dan sarapan sebelum menerima vaksin ini.

Simak video berikut ini

#Elevate Women

Lanjutkan Membaca ↓