Pelaku Usaha Harus Tahu 3 Tren Baru Bisnis UMKM di Tahun 2021

Novi Nadya16 Jan 2021, 09:00 WIB
Diperbarui 16 Jan 2021, 09:00 WIB
bisnis baju single mom

 

Fimela.com, Jakarta Pelaku UMKM yang berhasil bertahan melewati 2020 memiliki tantangan baru di tahun 2021. Sebab itu, penting bagi para pelaku UMKM untuk terus mengetahui tren terbaru di pasar untuk memetakan strategi dan kesempatan agar tak hanya bertahan namun terus berkembang.

UMKM dan pelaku usaha perlu menyesuaikan diri dengan perkembangan pasar untuk mengobservasi dan mengidentifikasi cara terbaik untuk memperkuat bisnis. Dalam riset terbaru, McKinsey menekankan jika tahun 2021 menjadi tahun peralihan di mana masyarakat mulai membentuk masa depan mereka.

"Lewat platform solusi bisnis satu atap, Zilingo Trade, kami bersemangat mendukung bisnis dan UMKM dengan menyediakan solusi untuk membantu proses pengadaan bagi bisnis," ujar Country Manager Zilingo Indonesia Patrick Vaz.

Patrick pun membagikan tiga tren bisnis di tahun 2021 yang dapat dijadikan acuan pelaku UMKM dalam merencanakan masa depan dan menciptakan kesempatan baru;

 

1. Pola Belanja Baru

Mengidentifikasi perubahan pola belanja konsumen sedini mungkin merupakan langkah krusial dalam mencapai kesuksesan di tahun baru. Hal ini akan menyediakan sebuah roadmap untuk menyelaraskan bisnis dengan keinginan dan kebutuhan pelanggan yang terus berubah.

Menurut Accenture, konsumen di seluruh dunia merasa lebih terhubung satu sama lain karena situasi pandemi yang menyebabkan adanya peningkatan dalam praktik conscious buying dan keinginan masyarakat untuk membeli lebih banyak produk lokal. Conscious buying serta keinginan untuk ‘berbuat baik’ merupakan hal yang diinginkan konsumen untuk dapat dicerminkan oleh merek pilihan mereka.

"Sebab itu, pelaku UMKM perlu fokus untuk memperkuat daya tarik lokal serta menekankan peran positif usaha di dalam masyarakat agar produk serta penawaran lainnya dapat lebih menonjol di pasar,” kata Patrick.

 

2. Masa Depan Kerja Remote

usaha roti canai di rumah
Ilustrasi bisnis dari rumah./Copyright shutterstock.com/g/chungyam

Jumlah pekerja jarak jauh (remote) di seluruh dunia meningkat tajam pada tahun 2020. Faktanya, bekerja dari rumah telah menjadi cara baru dalam melakukan sebuah pekerjaan di masa mendatang.

Pelaku usaha mungkin perlu berinvestasi dalam teknologi tambahan dan solusi perangkat lunak untuk memastikan bahwa karyawan dapat bekerja dengan nyaman tanpa harus ke kantor. Meskipun hampir 60% bisnis berukuran kecil mengira bahwa mereka luput dari sasaran serangan siber, tahun 2021 seharusnya menjadi tahun di mana pelaku UMKM mulai memperkuat keamanan siber mereka.

“UMKM harus mulai melihat perlindungan jaringan, komputer, program, serta data yang ada melalui lensa bisnis perusahaan. Setiap bisnis akan selalu menjadi sasaran para peretas karena kita memiliki akses ke uang dan data, yang merupakan dua hal utama yang diinginkan peretas terlepas dari banyak atau sedikitnya uang atau data yang Anda miliki," saran Patrick.

 

3. Kemajuan Platform E-Commerce

Berkesempatan Memiliki Mentor
Ilustrasi Mengikuti Seminar Bisnis Online Credit: pexels.com/AndreaPiacquadio

Menurut survei UNCTAD, pandemi telah mendorong tren pertumbuhan platform e-commerce dengan adanya perubahan dalam komposisi penjualan lebih dari 65%. Survei tersebut menegaskan bahwa lebih banyak konsumen yang mengakses platform online untuk mencari produk penting seperti: bahan makanan, produk farmasi, produk kesehatan dan kebersihan, pengiriman restoran, dan layanan keuangan.

Dengan begitu, beralih ke dunia digital tidak hanya menjadi sebuah gagasan yang bagus melainkan sebuah proses penting dalam perkembangan setiap bisnis. Pelaku UMKM harus menyadari bahwa platform e-commerce dapat menjadi alternatif saluran lain yang dapat dimanfaatkan untuk mendiversifikasi produk.

"Di Zilingo Trade, kami tidak hanya dapat mengembangkan performa digital pelaku bisnis, dengan memanfaatkan solusi bisnis kami yang luas. Tetapi kamu juga bisa mendapatkan akses ke banyak pilihan dengan harga termurah, jaringan penjual terpercaya yang besar, pengiriman cepat, serta pembayaran online yang fleksibel,” jelas Patrick.

Selain tren tersebut, Zilingo Trade juga mengawali tahun dengan penuh semangat lewat promo tahun barunya di mana para pelaku usaha dapat menemukan berbagai promo kampanye menarik seperti “Promo Kaget Awal Tahun” dengan diskon hingga 70%. Ada juga “Fashionista 2021” untuk outfit paling trendi mulai dari Rp39K dan ekstra potongan harga dengan kode 'FASHIONISTA150' serta “Cantik Berseri di Januari” untuk pilihan produk kecantikan terbaik mulai dari Rp7K.

Kita juga dapat lebih berhemat dan menikmati gratis biaya pengiriman hingga 10Kg di seluruh Pulau Jawa. Terlepas dari bagaimana performa bisnis tahun lalu, sekarang saatnya untuk memulai awal baru dengan semangat baru.

Simak Video Berikut

#Elevate Women 

Lanjutkan Membaca ↓