Bacaan Doa untuk Orang Meninggal, Lengkap Beserta Hadist dan Terjemahannya

Imelda Rahma15 Jan 2021, 11:15 WIB
Diperbarui 15 Jan 2021, 11:15 WIB
Berdoa

Meninggal adalah sebuah kepastian bagi setiap manusia yang hidup di dunia. Pada saat ajal menjemput, kita sebagai manusia yang masih hidup dianjurkan untuk mendoakan orang yang telah meninggal, apalagi jika orang yang meninggal tersebut adalah keluarga dan kerabat dekat.

Doa untuk orang yang meninggal dimaksudkan agar mereka diberikan tempat terbaik di sisi Allah SWT serta dosa-dosanya diampuni. Mendoakan orang yang telah meninggal juga bisa menjadi wujud penghormatan terakhir kita dan juga sebagai bentuk kehilangan yang amat menyakitkan.

Terlepas dari hal itu, daripada bersedih hati menangisi kepergian seseorang, lebih baik mendoakan yang terbaik. Dengan berdoa pastinya hati akan terasa jauh lebih ikhlas dalam menerima kenyataan.

Untuk itu, Fimela.com kali ini akan mebagikan informasi bacaan doa untuk orang meninggal, lengkap beserta terjemahannya. Dilansir dari beragam sumber, simak informasi selengkapnya berikut ini.

Hadist Mendoakan Orang Meninggal

Hadist Mendoakan Orang Meninggal
Ilustrasi Berdoa Credit: shutterstock.com

Sebelum membahas doa-doa untuk orang yang sudah meninggal terlebih dahulu kamu mengetahui hadist yang menjadi panduan untuk mendoakan orang yang telah meninggal. Adapun beberapa hadist dan firman Allah SWT mengenai berdoa untuk orang yang sudah meninggal dunia, yaitu :

Allah SWT berfirman di dalam QS Al – Baqarah ayat 180 :

كُتِبَ عَلَيْكُمْ إِذَا حَضَرَ أَحَدَكُمُ الْمَوْتُ إِن تَرَكَ خَيْرًا الْوَصِيَّةُ لِلْوَالِدَيْنِ وَالأقْرَبِينَ بِالْمَعْرُوفِ حَقًّا عَلَى الْمُتَّقِينَ

Artinya :

“Diwajibkan atas kamu, apabila seorang di antara kamu kedatangan atau tanda – tanda maut. Jika ia meninggalkan harta yang banyak, berwasiat untuk ibu – bapak dan karib kerabatnya secara ma’ruf. Ini adalah kewajiban atas orang – orang yang bertakwa.” (QS Al – Baqarah : 180)

Dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda:

“Apabila seseorang telah meninggal dunia, seluruh amalnya akan terputus kecuali 3 hal, yaitu sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak sholeh yang mendoakannya.” - (HR Muslim).

Ketika ada orang yang meninggal entah itu keluarga, saudara, teman ataupun lainnya diwajibkan untuk mendoakan. Wajib hukumnya dalam Islam mendoakan orang tersebut agar segala dosa diampuni oleh Tuhan Yang Maha Esa dan ditempatkan di sisi-Nya.

Selain itu, dalam hadits yang ada dalam kitab al-Adzkar an-Nawawi, berbunyi:

"Dari Ummu Salamah r.a., ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda: Ketika kalian menyaksikan orang sakit atau meninggal maka berkatalah yang baik. Sesungguhnya malaikat mengamini terhadap apa yang kalian katakan." - (H.R. Muslim).

Doa untuk Orang Meninggal dalam Islam

Doa untuk Orang Meninggal dalam Islam
Ilustrasi Berdoa Credit: shutterstock.com

Dalam islam, wajib hukumnya mendoakan orang yang telah meninggal sesuai dengan jenis kelamin mereka.

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي وَلَهُ وَأَعْقِبْنِي مِنْهُ عُقْبَى حَسَنَةً

Allahummaghfirli wa la hu wa’qibni min hu ‘uqbaa hasanah

Artinya: “Ya Allah, ampunilah diriku dan dia serta berikan kepadaku darinya pengganti yang lebih baik.”

Doa di atas diperuntukan kepada laki-laki yang telah meninggal. Jika perempuan yang meninggal maka pada bagian “wa la hu” dan “min hu” diganti menjadi “wa la ha” dan “min ha”.

Doa untuk Orang Meninggal (berjenis kelamin laki-laki)

Jika seseorang yang meninggal berjenis kelamin laki-laki, maka doanya pun berbeda dengan perempuan.

اَللهُمَّ اغْفِرْلَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ وَاَكْرِمْ نُزُلَهُ وَوَسِّعْ مَدْخَلَهُ وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرْدِ وَنَقِّهِ مِنَ الْخَطَايَا كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ اْلاَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ وَاَبْدِلْهُ دَارًاخَيْرًا مِنْ دَارِهِ وَاَهْلاً خَيْرًا مِنْ اَهْلِهِ وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ وَاَدْخِلْهُ الْجَنَّةَ وَاَعِذْهُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَفِتْنَتِهِ وَمِنْ عَذَابِ النَّارِ

Allaahummaghfir lahu warham hu wa’aafi hii wa’fu anhu wa akrim nuzula hu wa wassi’ madkhola hu waghsil hu bilmaai wats-tsalji walbarodi wanaqqi hi minal khothooyaa kamaa yunaqqots tsaubul abyadlu minaddanasi wa abdil hu daaron khoiron min daari hi wa ahlan khoiron min ahli hi wazaujan khoiron min zaoji hi wa adkhil hul jannata wa ‘aidz hu min ‘adzaabil qobri wa fitnati hi wa min ‘adzaabin naar.

Artinya: "Ya Allah, ampunilah, rahmatilah, bebaskanlah dan lepaskanlah dia. Dan muliakanlah tempat tinggalnya, luaskanlah dia. Dan muliakanlah tempat tinggalnya, luaskanlah jalan masuknya, cucilah dia dengan air yang jernih lagi sejuk, dan bersihkanlah dia dari segala kesalahan bagaikan baju putih yang bersih dari kotoran, dan gantilah rumahnya dengan rumah yang lebih baik daripada yang ditinggalkannya, dan keluarga yang lebih baik, dari yang ditinggalkan, serta istri yang lebih baik dari yang ditinggalkannya pula. Masukkanlah dia ke dalam surga, dan lindungilah dari siksanya kubur serta fitnahnya dan dari siksa api neraka."

Doa untuk Orang Meninggal (berjenis kelamin perempuan)

Bacaan doa untuk orang meninggal berjenis kelamin perempuan sama dengan doa untuk laki-laki. Namun, ada beberapa bagian yang diganti yang menandakan perempuan seperti lafaf “hu” diganti menjadi “ha”. Berikut doanya, yakni:

اَللَّهُمَّ اغْفِرْلَها وَارْحَمْهَا وَعَافِهَا وَاعْفُ عَنْهَا، وَأَكْرِمْ نُزُلَهَا، وَوَسِّعْ مَدْخَلَهَا، وَاغْسِلْهَا بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ، وَنَقِّهَا مِنَ الْخَطَايَا كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ اْلاَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ. وَأَبْدِلْهَا دَارًا خَيِرًا مِنْ دَارِهَا، وَأَهْلًا خَيْرًا مِنْ اَهْلِهَا وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهَا، وَأَدْخِلْهَا الْجَنَّةَ، وَأَعِذْهَا مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَفِتْنَتِهِ وَمِنْ عَذَابِ النَّارِ

Allaahummaghfir laha warham ha wa’aafi ha wa’fu anha wa akrim nuzula ha wa wassi’ madkhola ha waghsil ha bil maa-i wats-tsalji wal barodi wa naqqi ha minal khothooyaa kamaa yunaqqots tsaubul abyadlu minad danasi wa abdil ha daaron khoiron min daari ha wa ahlan khoiron min ahli ha wazaujan khoiron min zaoji ha wa adkhil hal jannata wa ‘aidz ha min ‘adzaabil qobri wafitnati hi wa min ‘adzaabin naar.)

Artinya: "Ya Allah, ampunilah, rahmatilah, bebaskanlah dan lepaskanlah dia. Dan muliakanlah tempat tinggalnya, luaskanlah dia. Dan muliakanlah tempat tinggalnya, luaskanlah jalan masuknya, cucilah dia dengan air yang jernih lagi sejuk, dan bersihkanlah dia dari segala kesalahan bagaikan baju putih yang bersih dari kotoran, dan gantilah rumahnya dengan rumah yang lebih baik daripada yang ditinggalkannya, dan keluarga yang lebih baik, dari yang ditinggalkan, serta suami yang lebih baik dari yang ditinggalkannya pula. Masukkanlah dia ke dalam surga, dan lindungilah dari siksanya kubur serta fitnahnya dan dari siksa api neraka."

Lanjutkan Membaca ↓