Kurangi Limbah, Ampas Kopi Bisa Diolah Jadi Sabun Batangan

Vinsensia Dianawanti23 Jan 2021, 14:00 WIB
Diperbarui 23 Jan 2021, 14:00 WIB
Kurangi Limbah, Ampas Kopi Bisa Diolah Jadi Sabun Batangan

Fimela.com, Jakarta Berkembangnya industri kopi di Indonesia menjadi kabar yang cukup baik, terutama di tengah pandemi. Di sisi lain, industri kopi juga menghasilkan limbah berupa ampas kopi yang kerap dibuang begitu saja.

Sadar bahwa ampas kopi juga memiliki banyak manfaat, KISAKU pun berinisiatif mengolahnya kembali menjadi sabun batangan. Bekerja sama dengan MIJI yang merupakan UMKM lokal, KISAKU mengolah ampas kopi yang dihasilkan dari mesin pembuat kopi miliknya. Sehingga ampas kopi yang digunakan ulang masih bersih dan memiliki kualitas baik untuk diolah kembali.

“Selama ini mayoritas kedai kopi membuang ampas kopi begitu saja, padahal sisa produk tersebut masih memiliki banyak kandungan seperti kafein, antioksidan, dan juga keasaman yang bermanfaat bagi kita dan juga tumbuhan," ungkap Lionel Hanjaya Tirta selaku Co-Founder dan Operational Director KISAKU.

Pengolahan kembali ampas kopi menjadi sabun batangan ini menjadi bagian dari Sustainability Program KISAKU yang sudah dijalankan sejak September 2020. Sehingga kandungan baik yang masih ada pada ampas kopi bisa dimanfaatkan kembali.

 

Mengolah ampas kopi jadi sabun

Kurangi Limbah, Ampas Kopi Bisa Diolah Jadi Sabun Batangan
Mengurangi limbah ampas kopi, KISAKU mengolahnya menjadi sabun batangan (Foto: Kisaku)

MIJI sendiri merpakan merek lokal yang fokus dalam menerapkan gaya hidup ramah lingkungan. Ia pun menghasilkan produk yang mendukung gaya hidup ramah lingkungan dengan kualitas baik.

Sebagai bagian dari Sustainability Program, KISAKU juga meniadakan penggunaan plastik sekali pakai, memberi diskon 10% untuk pelanggan yang membawa tumbler sendiri, memperkenalkan penggunaan tutup gelas tanpa sedotan, serta memulai kolaborasi bersama Bank Sampah Induk Gesit Jakarta Selatan.

Bersamaan dengan inisiatif pengolahan kembali ampas kopi, KISAKU juga memperkenalkan drip bag coffee terbaru berisikan kopi arabika racikan KISAKU, dengan 50% kopi Aceh Gayo dan 50% kopi Flores Bajawa. Drip bag coffee ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan menikmati kopi oremium secara praktis selama masa pandemi.

 

Dikemas pada parsel

Kurangi Limbah, Ampas Kopi Bisa Diolah Jadi Sabun Batangan
Mengurangi limbah ampas kopi, KISAKU mengolahnya menjadi sabun batangan (Foto: Kisaku)

Dalam rangka menyambut Imlek, KISAKU pun juga menghadirkan dua variasi parsel sebagai hantaran kepada orang tersayang. Seperti Classic Hamper seharga Rp249ribu yang terdiri dari satu liter Tiramisu Latte, lima buah drip bag coffee, soap bar, scented wax, dua buah cokelat koin emas, dan satu buah kartu ucapan.

Selain itu ada juga Deluxe Hampers seharga Rp349ribu berisikan satu liter Tiramisu Latte, lima buah drip bag coffee, soap bar, scented candle, dua buah cokelat koin emas, dan satu buah kartu ucapan.

Simak video berikut ini

#Elevate Women

Lanjutkan Membaca ↓