Cara Menangani Penyakit Sinusitis dan Kenali Penyebabnya

Kezia Prasetya Christvidya22 Jan 2021, 07:10 WIB
Diperbarui 22 Jan 2021, 07:10 WIB
sinus-kezo

Fimela.com, Jakarta Sinusitis adalah penyakit yang menyerang sistem pernapasan pada manusia. Sinus adalah rongga kecil yang terhubung melalui saluran udara, yang terdpat di bagian belakang belakang tulang dahi, tulang pipi, batang hidung dan belakang mata.

Sinusitis ini terjadi karena adanya peradangan pada dinding sinus, yang menyebabkan seseorang menjadi susah untuk bernapas. Penyakit sinusitis ini bisa menyerang anak-anak dan dewasa.

Sebenarnya penyakit sinusitis ini hampir sama dengan penyakit flu. Hanya saja penyakit sinusitis ini bisa menyebabkan komplikasi infeksi tulang, mata, darah dan otak. Agar tidak berkelanjutan mengalami sinusitis, yuk kenali penyebab sinusitis dan cara menanganinya, dilansir dari Liputan6.com:

Pengertian Sinusitis

ilustrasi penyakit sinusitis/Andrea Piacquadio/pexels
ilustrasi penyakit sinusitis/Andrea Piacquadio/pexels

Sinusitis adalah penyakit yang menyebabkan peradangan pada area rongga sinus. Rongga sinus ini terdapat pada tulang pipi, bagian bawah dahi, rongga hidung bagian belakang dan bagian tulang antara hidung dan mata.

Rongga sinus yang tidak tampak secara fisik ini, memiliki fungsi untuk mengeluarkan cairan mukus, yang memiliki tekstur lengket dan tebal di dalam hidung.

Cairan mukus ini membantu mencegah infeksi di dalam hidung, yang disebabkan karena alergi, masuknya kuman dan benda asing. Biasanya sinusitis ini disebabkan karena infeksi yang terdapat di saluran pernapasan.

Gejala Sinus

ilustrasi gejala sinusitis/Polina Tankilevitch/pexels
ilustrasi gejala sinusitis/Polina Tankilevitch/pexels

Penyakit sinusitis bisa menyerang anak-anak maupun dewasa, dengan gejala awal seperti flu, hidung mampet atau berair, munculnya lendir kental berwarna kuning kehijauan dan munculnya demam yang tak kunjung sembuh.

Sebenarnya penyakit sinusitis ini hampir sama dengan penyakit pilek. Namun sinusitis ini merupakan penyakit pilek, yang tidak kunjung sembuh walaupun sudah 10 hari lebih. Sinusitis ini biasanya muncul bersamaan dengan batuk berat.

Selain gejala tersebut, penyakit sinusitis juga memunculkan gejala seperti nyeri di area wajah sekitar pipi, mata, dahi, berkurangnya fungsi indra penciuman, mengalami sakit gigi dan bau mulut.

Penyebab Sinusitis

ilustrasi penyebab sinus/ engin akyurt/unsplash
ilustrasi penyebab sinus/ engin akyurt/unsplash

Sinusitis dapat disebabkan karena adanya peradangan atau infeksi di area sinus. Pemicu dari infeksi ini adalah karena bakteri, virus atau benda asing yang masuk ke dalam sinus. Berikut penyebab sinusitis yang lainnya:

Virus

Virus yang terdapat di rongga hidung dapat berpindah ke rongga sinus, yang menyebabkan peradangan di rongga sinus, dan mengeluarkan cairan mukus lebih banyak daripada biasanya.

Rhinitis Alergi

Rhinitis alergi adalah salah satu penyebab sinusitis. Rhinitis alergi ini disebabkan karena sistem imunitas tubuh, mengeluarkan zat untuk melindungi tubuh dari infeksi yang menyebabkan alergi dan peradangan.

Polip Hidung

Penyebab sinusitis yang selanjutnya adalah polip hidung. Polip hidung adalah tumbuhnya daging kecil, yang berada di rongga sinus atau hidung. Adanya polip ini bisa membuat saluran pernapasan menjadi terhambat dan meradang.

Gangguan Sistem Imun Tubuh

Seseorang yang mengalami gangguan sistem imun tubuh, atau sistem imunitas tubuhnya lemah, bisa terserang berbagai macam penyakit, salah satunya adalah sinusitis.

Infeksi Gigi

Karena sinus juga terdapat di area gigi, maka infeksi pada gigi bisa menyebabkan penyakit sinusitis, akibat bakteri dan virus yang terdapat pada gigi, menyebar ke rongga sinus dan saluran pernapasan lainnya.

Cara Menangani Sinusitis

ilustrasi cara menangani sinus/Andrea Piacquadio/pexels
ilustrasi cara menangani sinus/Andrea Piacquadio/pexels

Sinusitis adalah penyakit yang bisa didiagnosa melalui pemeriksaan fisik, karena gejala penyakit sinusitis ini bisa terlihat jelas oleh kasat mata, jika terjadi pembengkakan dan peradangan pada rongga hidung, mata dan dahi.

Penyakit sinusitis ini juga bisa didiagnosa oleh dokter, menggunakan pemeriksaan rhinoskopi, yang berfungsi untuk melihat lokasi penyumbatan pada rongga hidung.

Gejala sinusitis yang ringan, biasanya bisa sembuh dengan sendirinya, dalam waktu kurang lebih 7 hari hingga 14 hari.

Namun untuk penanganan sinusitis yang tidak normal, biasanya dokter akan melakukan penyedotan cairan sinus dengan menggunakan jarum suntik, untuk mendeteksi kuman dan menentukan jenis infeksinya. Ada juga yang menggunakan CT Scan dan MRI untuk pemeriksaan lebih serius.

Penanganan penyakit sinusitis ini juga bisa menggunakan obat oral, seperti antibiotik yang diresepkan dokter untuk melawan infeksi virus dan kuman. Tetapi sinusitis juga bisa ditangani dengan cara operasi sinus.

Lanjutkan Membaca ↓