Di Balik Mengecilnya Lingkaran Pertemanan, Ada yang Membaik dalam Kenyamanan

Endah Wijayanti26 Jan 2021, 14:15 WIB
Diperbarui 26 Jan 2021, 14:15 WIB
pertemanan saat dewasa

Fimela.com, Jakarta Saat masih sekolah, kita punya banyak teman. Setidaknya setiap hari saat berada di sekolah, kita akan menjumpai teman-teman sekelas. Ketika kuliah pun, kita memiliki beberapa teman baru. Namun, seringkali ketika kita bertambah dewasa, teman-teman kita yang dulu begitu dekat mulai menapak jalan yang berbeda. 

Lingkaran pertemanan kita bisa saja mengecil saat kita semakin dewasa. Jumlah teman atau sahabat bisa berkurang saat kita semakin bertambah usia. Meski mungkin terasa cukup menyedihkan, tapi selama kita bisa menjaga kualitas pertemanan yang ada, maka ada kenyamanan yang bisa kita rasa.

Jumlah Teman yang Sedikit Bisa Bantu Meningkatkan Kualitas Hidup

“I think if I've learned anything about friendship, it's to hang in, stay connected, fight for them, and let them fight for you. Don't walk away, don't be distracted, don't be too busy or tired, don't take them for granted. Friends are part of the glue that holds life and faith together. Powerful stuff.”― Jon Katz

Semakin dewasa, prioritas hidup kita akan terus bertambah. Kita perlu membagi waktu kita untuk banyak hal. Tak apa jika jumlah teman kita sedikit selama mereka adalah sosok-sosok yang bisa kita ajak berjalan beriringan untuk hidup yang lebih baik. Mereka yang masih bertahan dan ada di samping kita saat ini adalah sosok-sosok penting. Maka, tetap jaga mereka yang masih ada di sisi kita. Lingkaran pertemanan mungkin menyempit, tapi hal itu bisa jadi pertanda baik. Sebab kita masih bisa punya cukup energi dan waktu untuk menyelesaikan prioritas-prioritas hidup  yang lain.

Tak Perlu Lagi Buang-Buang Waktu Hadapi Orang-Orang Toxic

[Fimela] persahabatan
ilustrasi.| pexels.com/@ichad-windhiagiri-2311709

“Well, it seems to me that the best relationships - the ones that last - are frequently the ones that are rooted in friendship. You know, one day you look at the person and you see something more than you did the night before. Like a switch has been flicked somewhere. And the person who was just a friend is... suddenly the only person you can ever imagine yourself with.”― Gillian Anderson

Biasanya teman-teman yang ada dan bertahan sampai saat ini adalah mereka yang memang terbaik untuk kita. Mereka adalah sosok-sosok yang bisa kita andalkan. Mereka adalah sosok yang bisa membantu kita menjalani hidup yang lebih baik. Kita tak lagi harus membuang-buang waktu untuk orang-orang toxic. Cukup dengan beberapa orang saja selama mereka adalah sosok-sosok yang bisa kita ajak berjalan untuk hidup yang lebih positif, maka kita akan merasa nyaman. 

Jumlah Sahabat Mungkin Makin Sedikit, tapi Hidup Bisa Terasa Lebih Lapang

Seiring waktu berjalan, perubahan terus hadir dalam hidup kita. Termasuk dalam perubahan soal pertemanan atau persahabatan. Kita tak lagi memusingkan sebanyak apa teman yang kita punya, melainkan seistimewa apa keberadaan mereka dalam hidup kita. Jumlah sahabat mungkin makin berkurang, tapi kita tahu mereka adalah sosok terbaik dalam hidup kita. 

Tetap jaga baik hubungan pertemanan yang ada saat ini. Mungkin jumlah teman atau sahabat itu makin berkurang, tapi kenyamanan saat bisa tetap bersama mereka bisa makin meningkat. Semoga semua teman dan sahabatmu yang ada saat ini selalu sehat dan bahagia juga, ya.

#ElevateWomen

Lanjutkan Membaca ↓