Kisah Atlet Lari yang Didiskualifikasi karena Pakai Hijab

Karla Farhana05 Feb 2021, 17:00 WIB
Diperbarui 05 Feb 2021, 17:00 WIB
Noor Alexandra Abukaram

Fimela.com, Jakarta Atlet lari muslim Noor Alexandra Abukaram didiskualifikasi saat bertanding di Ohio pada tahun 2019, di sebuah pertandingan cross-country race, karena mengenakan hijab.

Dilansir dari AJ+, perempuan yang masih berusia 16 tahun ini pada saat itu berhasil mencapai garis finish. Semua orang bergembira dan menyambut hangat Noor sebagai pemenangnya. Namun, kebahagiaan tersebut tak berlangsung lama sebelum tawa riangnya kandas usai mendengar berita kalau dirinya didiskualifikasi saat lomba sudah berakhir. 

"Ini sangat membuat saya patah hati. It shattered karena saya bekerja sangat keras di (bidang olahraga) ini, pada perlombaan cross-country, dan juga untuk mengikuti perlombaan lari tingkat sekolah. Tapi semuanya harus berakhir karena sesuatu yang saya pegang teguh," katanya. 

Kebetulan, ayahnya menelepon di saat yang sama. "Kamu tahu, saya sudah menangis, dia bertanya kenapa? Saya bilang saya didiskualifikasi," ungkapnya kepada AJ+. 

Saat itu, Noor merasa sangat berat hati mengatakan alasan kenapa dirinya harus didiskualifikasi. Pasalnya, sang ayah merupakan salah satu orang yang mendukungnya untuk berpegang teguh pada kepercayaan dan agama, termasuk mengenakan hijab

 

 

Sang Pelatih Meminta Maaf

Sayangnya, diskualifikasi tersebut berkaitan dengan izin waiver atau pengabaian yang seharusnya diajukan sang pelatih dari Ohio High School Athletic Association (OHSAA). 

"Dia meminta maaf dan bilang seharusnya dia mengajukan waiver dari awal. Tapi saya bilang, Jerry, justru itu, kenapa harus mengajukan waiver?" 

Media lokal meliput kejadian tersebut dan mewawancarai Noor. Peliputan tersebut kemudian mendorong OHSAA untuk mencabut aturan untuk pengajuan waiver. 

Perjuangan Noor untuk tetap menjalani apa yang dia cintai dan berkarya sebagai atlet lari tingkat sekolah mendapatkan dukungan dari Ibtihaj Muhammad, seorang atlet AS dan peraih medali emas pertama yang mengenakan hijab. 

Sementara, hijab tak menghalangi Noor untuk terus memecah rekor-rekor barunya sebagai atlet lari.

#elevate women

Lanjutkan Membaca ↓